Penguji Tahan Api untuk Kabel dan Kabel | Fire Resistance Tester for Wire And Cable IEC 60331

Penguji Tahan Api IEC 60331 untuk Kabel dan Kawat sesuai dengan IEC 60331-11&12. Alat ini digunakan untuk menguji ketahanan api dari kabel listrik atau kabel jaringan listrik. Dibakar dalam nyala api tidak kurang dari 750°C dan 950°C, kabel uji tetap menjaga integritas sirkuit.

Fire Resistance Tester for Wire and Cable IEC 60331

 

Pendahuluan

Fire Resistance Tester for Wire and Cable IEC 60331 adalah alat uji laboratorium yang digunakan untuk mengevaluasi ketahanan api (Fire Resistance) pada kabel listrik dan kabel serat optik sesuai dengan standar IEC 60331.

Kabel tahan api (Fire Resistant Cable) adalah kabel yang tetap mampu mempertahankan fungsi operasionalnya dalam jangka waktu tertentu meskipun terkena paparan api secara langsung.

Standar IEC 60331 membagi pengujian ketahanan api menjadi dua kategori, yaitu:

  • Kelas A, dengan temperatur nyala api 950–1000°C selama 90 menit.
  • Kelas B, dengan temperatur nyala api 750–800°C selama 90 menit.

Selama proses pengujian, spesimen harus tetap dialiri tegangan nominal sehingga kemampuan kabel mempertahankan fungsi kelistrikannya dapat dievaluasi selama terjadi kebakaran.

Peralatan ini dirancang sesuai persyaratan IEC 60331-11 dan digunakan untuk menentukan karakteristik ketahanan api pada kabel listrik maupun kabel serat optik di bawah kondisi pembakaran standar.


Standar

  • IEC 60331 Part 11
  • IEC 60331 Part 21
  • BS 6387 (Opsional)

Fitur Utama

  1. Seluruh perlengkapan pengujian dibuat dari stainless steel yang tahan terhadap panas dan korosi.
  2. Menggunakan burner gas propana tipe pita (Ribbon Burner) yang dilengkapi Venturi Mixer, dengan ukuran nozzle:
    • Panjang 500 mm
    • Lebar 15 mm
  3. Lubang pembakaran tersusun dalam tiga baris berselang-seling, dengan spesifikasi:
    • Lebar burner: 15 mm
    • Diameter lubang: 1,32 mm
    • Jarak antar pusat lubang: 3,2 mm
  4. Salah satu ujung dudukan spesimen dilengkapi penjepit untuk menahan kabel selama pengujian, sedangkan ujung lainnya memungkinkan perpindahan panas sepanjang kabel.
  5. Spesimen kabel ditopang oleh dua cincin logam dengan jarak antar cincin sekitar 300 mm.
  6. Diameter dalam cincin penyangga adalah 150 mm, sedangkan diameter penampang cincin sebesar 10 ± 2 mm.
  7. Posisi burner dipasang:
    • Minimal 200 mm dari dasar ruang pembakaran.
    • Minimal 300 mm dari dinding ruang uji.

Sistem Pembakaran

  1. Menggunakan panel kontrol listrik independen sesuai standar.
  2. Dilengkapi fungsi deteksi cerdas (Intelligent Detection) yang akan secara otomatis memberikan alarm dan mematikan sumber api apabila terjadi hubungan singkat (Short Circuit) pada spesimen selama pengujian.
  3. Arus sekering (Fuse Current) pada rangkaian pengujian sebesar 2 A.
  4. Tegangan pengujian dapat diatur pada rentang 100–1000 VAC.
  5. Durasi pembakaran dapat diatur sesuai kebutuhan, dengan waktu standar yang direkomendasikan yaitu 90 menit.

Parameter Perangkat

  1. Tegangan kerja:
    • AC 380V
    • 3 Fasa
    • 50/60 Hz
    • 30 A
  2. Tegangan keluaran pengujian:
    • 0–1000 V, dapat diatur.
  3. Arus pemutusan (Breakdown Current):
    • 2 A
  4. Daya maksimum:
    • 5000 VA
  5. Rentang pengatur waktu:
    • 0–999 menit
  6. Rentang temperatur nyala api:
    • 0–1100°C, dapat diatur.
  7. Arus beban pengujian:
    • 0,25 A, dapat disesuaikan.

Spesifikasi

Parameter Spesifikasi
Dimensi Unit Pengujian 1600 × 850 × 1650 mm
Dimensi Panel Kontrol 600 × 750 × 1200 mm
Catu Daya AC 380V, 3 Fasa, 50/60Hz, 30A
Berat Sekitar 100 kg

 

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Keranjang Belanja