Alat Uji Injeksi Arus Primer Huazheng HZ-109S2

Manufacture Primary Current Injection Tester | Alat Uji Injeksi Arus Primer Huazheng HZ-109S2

Mengadopsi teknologi chip ARM untuk mengontrol keluaran serta transformator toroida berkapasitas tinggi dan dilengkapi dengan meteran layar LCD, Penguji Injeksi Arus Primer HZ-109S2 (HZ-109S2 Primary Current Injection Tester) dapat menampilkan arus primer, arus sekunder, dan rasio lilitan secara bersamaan. Produk ini memiliki karakteristik tampilan yang menarik, kapasitas keluaran besar, ukuran kecil, bobot ringan, dan keunggulan lainnya dengan wadah luar paduan aluminium (aluminium alloy) serta panel PC. Alat ini utamanya cocok untuk pengujian rasio lilitan CT dan resistansi kontak pada sistem tenaga listrik serta keperluan pengujian arus tinggi lainnya.

I. Indeks Kinerja Utama

  • 2.1 Catu Daya Masukan: AC: 220V·50A, 50Hz.
  • 2.2 Arus Keluaran: AC: 2000A·5V atau 1000A·10V.
  • 2.3 Tampilan Digital Layar LCD: Menampilkan arus primer dan sekunder secara bersamaan serta rasio lilitan;
    Rentang Arus Primer: 0–2200A, Resolusi: 0,1A;
    Rentang Arus Sekunder: 0–6A, Resolusi: 0,001A.
  • 2.4 Presisi: TRUE RMS 0,5%.
  • 2.5 Lingkungan Penggunaan: Suhu -10–40℃, Kelembapan relatif <80%.

Primary Current Injection Tester (1)

II. Prinsip Kerja

Rangkaian ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Masukan dari X5 dan X6 (AC 240V) mengalir melalui sakelar utama (KG), disesuaikan oleh pengatur tegangan (TY), diperkuat, lalu mengeluarkan arus besar melalui transformator arus dari X1 dan X4. Kedua kumparan paralel akan mengeluarkan arus 2000A, dengan tegangan tanpa beban maksimum 6V; kedua kumparan seri akan mengeluarkan arus 1000A, dengan tegangan tanpa beban maksimum 12V.
Pengontrol ARM menangani tampilan data untuk panel tetikus (mouse) dan sinyal, mengelola keluaran stopwatch (posisi sambungan atau potensial listrik), serta mengontrol sistem.
1

III. Penggunaan

Gunakan jalur masukan daya khusus perusahaan, jalur keluaran arus tinggi khusus, jalur rangkaian sekunder, dan kabel pembumian (grounding). Pertama, setel pengatur tegangan ke posisi nol, lalu colokkan catu daya 220V. (Jika stopkontak jauh dari unit dan harus menggunakan panel daya, penampang kabel tidak boleh kurang dari 4,0 mm²; jika tidak, daya keluaran dapat terpengaruh.) Pada titik ini, indikator masukan hijau pada panel pengatur tegangan akan menyala, dan layar LCD unit utama akan menyala dengan menampilkan pesan: “Welcome to use the HZ-109S2 Primary Current Injection Tester.” Sistem kemudian akan masuk ke antarmuka pengguna.
Antarmuka pengguna seperti yang ditunjukkan:
Rasio Lilitan (Turn Ratio): 0,000/5
I1: 0,0A | I2: 0,000A | 360°
Atur kenop pengatur, dan indikator keluaran merah pada panel pengatur akan menyala secara bertahap. Terminal arus tinggi akan mengeluarkan arus, dan meteran arus primer akan menampilkan nilai arus keluaran. Pada titik ini, jika arus sekunder dimasukkan, nilai arus sekunder akan ditampilkan pada meteran, beserta fasa (yang menunjukkan polaritas) antara arus primer dan sekunder. Rasio lilitan transformator yang diuji (0,000/5) juga akan ditampilkan di layar. Setelah selesai digunakan, kembalikan pengatur ke posisi nol.

Packing List

The circuit is shown in the figure below. Input from X5 and X6 (AC 240V) flows through the main switch (KG), is adjusted by the voltage regulator (TY), amplified, and then outputs a large current via the current transformer from X1 and X4. The two parallel coils will output 2000A of current, with a maximum no-load voltage of 6V; the two series coils will output 1000A of current, with a maximum no-load voltage of 12V.

No.

Item

Qty

1

Main engine

1

2

Regulator

1

3

High current test line

4

4

Double core sheathed wire

2

5

Regulator connection cable (1 yellow 1 black)

2

6

Power line(1 red 1 black)

2

7

Ground lead

2

8

Small clip (1 red 2 black)

3

9

Insert(2 red 1 black)

3

 

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Keranjang Belanja