I. Fitur Teknis Utama
1. Instrumen Pengujian Otomatis Penuh
Cukup atur tegangan output maksimum dan arus output maksimum, kemudian instrumen akan secara otomatis menaikkan tegangan mulai dari nol untuk menjalankan berbagai jenis pengujian. Instrumen secara otomatis merekam data pengujian, kurva karakteristik volt-ampere, kurva kesalahan 10% dan 5%, serta menghitung nilai titik belok (turning point).
Hal ini menghilangkan proses manual yang rumit, seperti pengaturan tegangan, pencatatan data, dan penggambaran kurva secara manual, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pengujian secara signifikan. Hasil pengujian dapat disimpan ke komputer, dicetak langsung di lokasi pengujian, atau disalin ke USB flash drive untuk diproses lebih lanjut menggunakan komputer. Pengoperasiannya cepat, sederhana, praktis, dan mudah dipelajari.
2. Fungsi Pengujian Lengkap
Instrumen menyediakan berbagai fungsi pengujian untuk CT dan PT, meliputi:
Pengujian CT (Current Transformer):
- Kurva karakteristik volt-ampere.
- Perhitungan otomatis titik belok kurva.
- Kurva kesalahan 5% dan 10%.
- Pengujian rasio dan polaritas.
- Pengukuran kesalahan diferensial dan kesalahan sudut.
- Pengujian beban rangkaian sekunder.
- Pengujian tegangan tahan AC pada belitan sekunder.
- Pengujian resistansi DC belitan sekunder.
- Pengujian aliran arus.
Pengujian PT (Potential Transformer):
- Kurva karakteristik volt-ampere.
- Perhitungan otomatis titik belok kurva.
- Kurva kesalahan 5% dan 10%.
- Pengujian rasio dan polaritas.
- Pengukuran kesalahan diferensial dan kesalahan sudut.
- Pengujian beban rangkaian sekunder.
- Pengujian tegangan tahan AC pada belitan sekunder.
- Pengujian resistansi DC belitan sekunder.
3. Fungsi Penahanan Output (Output Keeping)
Fungsi “Keeping Boost” digunakan untuk pengukuran, deteksi, dan pengujian tegangan tahan AC pada belitan sekunder. Fungsi ini juga memudahkan proses pemeriksaan rangkaian sekunder.
4. Sampling Nilai Efektif Sebenarnya (True RMS)
Seluruh sinyal tegangan dan arus disampling berdasarkan nilai efektif sebenarnya (True RMS) untuk memastikan keakuratan hasil pengukuran. Untuk proses verifikasi atau koreksi, gunakan multimeter True RMS.
5. Catu Daya Tunggal dan Pengoperasian Mudah
Instrumen hanya memerlukan satu sumber daya AC 220 V, sehingga tidak membutuhkan sumber daya 380 V yang digunakan oleh beberapa produsen untuk memenuhi persyaratan teknis tertentu.
6. Penyimpanan Data melalui USB Flash Drive
Data hasil pengujian dapat ditransfer ke komputer menggunakan USB flash drive untuk diproses, ditampilkan, disimpan, dan dicetak bersama kurva pengujian. Fitur ini sangat memudahkan pengguna dalam membuat laporan hasil pengujian.
7. Tanggal dan Jam
Instrumen dilengkapi jam sistem internal yang secara otomatis mencatat waktu pengujian selama proses pengukuran. Fitur ini memudahkan penyimpanan dan peninjauan kembali rekaman hasil pengujian.
8. Pengujian Tanpa Kontak dan Tingkat Keselamatan Tinggi
Sebagai perangkat yang dikendalikan sepenuhnya oleh komputer, instrumen tidak memerlukan kontak manual setelah parameter pengujian ditentukan. Proses pengujian dapat dilakukan secara otomatis, sehingga personel penguji dapat menjaga jarak aman dari rangkaian tegangan tinggi dan meningkatkan keselamatan selama pengujian.
9. Kapasitas Output Besar
Instrumen memiliki kapasitas output yang tinggi, dengan:
- Output tegangan AC hingga 2.000 V.
- Output arus hingga 25 A untuk waktu singkat.
- Arus maksimum hingga 600 A.
10. Layar Sentuh LCD Warna 8 Inci
Dilengkapi layar LCD warna 8 inci dengan resolusi 800 × 600 piksel, tampilan berdefinisi tinggi, serta pengoperasian melalui layar sentuh penuh. Antarmuka yang intuitif dapat menampilkan kurva volt-ampere dan data hasil pengujian dengan jelas.
Instrumen juga dilengkapi printer internal yang memungkinkan pengguna mencetak kurva dan data hasil pengujian kapan saja.
11. Pengoperasian melalui Layar Sentuh
Instrumen menggunakan teknologi layar sentuh canggih sebagai antarmuka pengoperasian, sehingga tidak lagi bergantung pada tombol, sakelar, dan kenop konvensional. Desain ini menghasilkan antarmuka yang sederhana, praktis, mudah dioperasikan, serta memiliki masa pakai yang panjang.
12. Kapasitas Penyimpanan Data Sangat Besar
Setiap fungsi pengujian dapat menyimpan hingga 50 set data hasil pengujian. Data tidak akan hilang ketika instrumen dimatikan dan dapat dicetak atau diunggah ke komputer setelah pengujian selesai.
Instrumen juga mendukung penyimpanan data melalui USB flash drive, sehingga pengguna dapat menyimpan rekaman pengujian lapangan dalam jumlah besar tanpa batas kapasitas penyimpanan internal.
II.Technical Parameters And Hardware Structure
1、Technical Parameters
Power input voltage | AC 220V AC 220 V | Resolution ratio | |
CT volt ampere characteristic test | Secondary current secondary voltage | 0~2500 V,0~20A | 1mV、1mA |
| CT variable ratio error, angle error test | Primary side current | 0~1000A | 1mA |
Secondary side current | 0~5 A | 1mA | |
CT secondary loop load | Secondary side current | 0~5 A | 1mA |
| Secondary-circuit impedance | 0~10Ω | 0.001Ω | |
CT primary flow | Primary side current | 0-1000A | 1mA |
| PT Volt-ampere characteristic test | Output voltage | 0~200 V | 1mV |
Output current | 0~10 A | 1mA | |
| PT variable ratio, ratio angle error test | Primary side voltage | 0~2500 V | 1mV |
Secondary rated voltage | 100V,57.7V,100/3V | 1mV | |
Accuracy class | Volt ampere characteristic test | < 0.5% | |
| 5% and 10% error curve | < 1% | ||
Ratio test | < 0.5% | ||
Angle error test | < 1% | ||
| Secondary loop load test | < 0.5% | ||
| Power supply voltage | AC 220 V 50~60 Hz | ||
| Working environment temperature | -10℃ – +50℃ | ||
2. Struktur Dasar dan Komposisi
Perangkat utama terdiri dari booster otomatis, perangkat pengukuran arus internal, sistem kontrol mikrokomputer, serta layar LCD warna 8 inci dengan resolusi 800 × 600 piksel. Perangkat ini juga dilengkapi printer mikro, pengoperasian melalui layar sentuh, konektivitas USB, dan berbagai fitur lainnya.
Perangkat utama dapat digunakan secara langsung untuk melakukan pengujian karakteristik volt-ampere (V-A) CT dan perhitungan titik belok (turning point), termasuk pengujian kurva kesalahan 5% dan 10%, rasio dan polaritas, uji perbandingan, uji perbedaan sudut, pengujian beban rangkaian sekunder, serta uji arus (flow-through test).
Selain itu, perangkat mendukung pengujian karakteristik volt-ampere dan rasio serta polaritas pada PT, serta berbagai pengujian pada sisi sekunder.
III. Penanganan Gangguan Umum dan Penggunaan
1. Tidak ada keluaran arus dan tegangan
Jika perangkat tidak menghasilkan keluaran arus maupun tegangan, periksa sekring pada soket catu daya panel di bagian dalam perangkat (20 A) untuk memastikan apakah sekring terputus. Jika sekring putus, sebaiknya diganti dengan sekring dengan model dan spesifikasi yang sama. Jangan mengganti sekring dengan spesifikasi yang tidak sesuai.
2. Gangguan saat pengujian rasio
Saat melakukan pengujian rasio, jika arus pada sisi primer meningkat tetapi tidak terdapat arus pada sisi sekunder, gunakan multimeter untuk memeriksa rangkaian sekunder CT. Periksa hal-hal berikut:
- Pastikan rangkaian sekunder CT tidak dalam kondisi terbuka (open circuit).
- Pastikan fasa pengkabelan sisi sekunder sesuai dengan fasa pada sisi yang diuji.
3. Penyimpanan dan pencadangan data
Setiap modul fungsi pada perangkat dapat menyimpan hingga 50 set data. Data pengujian tetap tersimpan meskipun perangkat dimatikan. Untuk mencegah data penuh dan tidak mengganggu pekerjaan berikutnya, disarankan untuk mencetak atau mengunggah data ke komputer secara berkala.
4. Fungsi demagnetisasi inti CT
Beberapa perangkat dari produsen lain di pasaran menyediakan fungsi khusus demagnetisasi inti CT. Pada prinsipnya, fungsi tersebut bekerja dengan memberikan tegangan AC ke sisi sekunder CT, kemudian menurunkan dan mengembalikan tegangan secara bertahap sehingga proses demagnetisasi terjadi. Prinsip ini berkaitan dengan karakteristik volt-ampere (V-A) CT. Informasi teknis terkait prinsip tersebut dapat digunakan sebagai referensi untuk memahami proses demagnetisasi.
5. Penggunaan kabel pada model 1000 A
Untuk model 1000 A, paket kabel internal dilengkapi empat konduktor arus tinggi, yaitu dua kabel berpenampang 50 mm² dan dua kabel berpenampang 35 mm².
- Untuk arus ≤600 A, cukup gunakan dua kabel 50 mm² untuk melakukan pengujian secara normal.
- Untuk arus >600 A, gunakan dua kabel 35 mm² lainnya secara paralel bersama kabel 50 mm² untuk meningkatkan kapasitas penghantaran arus.
Packing List
No. | Item | Qty |
1 | Main engine | 1 |
2 | Primary red large current wire with clip | 1 |
3 | Primary black large current wire with clip | 1 |
4 | Secondary test lead | 4 |
5 | Clip | 6 |
6 | Fuse pipe | 3 |
7 | Ground lead | 1 |
8 | Power line | 1 |
9 | printer paper | 2 |







