Slag inclusion
Pendahuluan
Slag Inclusion (Inklusi Terak) adalah cacat pengelasan yang terjadi ketika terak (slag) atau material non-logam terperangkap di dalam logam las selama proses pengelasan. Keberadaan inklusi terak dapat mengurangi kekuatan mekanis sambungan las, menurunkan ketahanan terhadap beban dinamis, serta menjadi titik awal terbentuknya retak.
Pada pemeriksaan menggunakan Ultrasonic Flaw Detector (UT), karakteristik sinyal slag inclusion bergantung pada bentuk cacatnya:
- Inklusi terak berbentuk titik (point-like slag inclusion) menghasilkan sinyal pantulan yang mirip dengan porositas (porosity).
- Inklusi terak berbentuk memanjang (strip-like slag inclusion) umumnya menghasilkan sinyal berbentuk gerigi (sawtooth) dengan amplitudo yang relatif rendah.
- Tampilan gelombang ultrasonik sering menyerupai struktur bercabang (dendritic), dengan beberapa puncak kecil di sekitar puncak utama.
- Ketika probe digerakkan, amplitudo sinyal akan berubah-ubah, dan hasil pemeriksaan dari arah yang berbeda biasanya menunjukkan amplitudo pantulan yang tidak sama.
Karakteristik tersebut membantu operator membedakan slag inclusion dari jenis cacat internal lainnya.

Penyebab Slag Inclusion
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terbentuknya slag inclusion antara lain:
- Arus pengelasan terlalu rendah sehingga peleburan logam tidak sempurna.
- Kecepatan pengelasan terlalu tinggi sehingga terak tidak memiliki waktu untuk naik ke permukaan kolam las.
- Kampuh las dan lapisan las sebelumnya tidak dibersihkan dengan baik sebelum proses pengelasan berikutnya.
- Terak tidak dibersihkan pada setiap lapisan saat melakukan multi-pass welding.
- Sudut kampuh (groove angle) terlalu sempit sehingga menyulitkan keluarnya terak.
- Komposisi kimia logam induk atau bahan tambah tidak sesuai, terutama kandungan sulfur (S) dan fosfor (P) yang tinggi.
Cara Pencegahan
Untuk mencegah terbentuknya slag inclusion, beberapa langkah berikut perlu diterapkan:
- Menggunakan arus pengelasan yang sesuai dengan jenis material dan ketebalan benda kerja.
- Menentukan sudut kampuh yang cukup agar proses peleburan dan pembuangan terak berlangsung optimal.
- Membersihkan kampuh las sebelum proses pengelasan dimulai.
- Membersihkan seluruh terak pada setiap lapisan sebelum melanjutkan pengelasan berikutnya.
- Mengatur kecepatan pengelasan dan sudut elektroda secara tepat.
- Menggunakan bahan tambah dan material dengan komposisi kimia yang memenuhi standar kualitas.
Rekomendasi alat pengecekan cacat pengelasan: TIME®1150

TIME1150 merupakan alat uji cacat ultrasonik digital (Digital Ultrasonic Flaw Detector) unggulan yang diproduksi oleh TIME Group Inc., dirancang untuk memberikan deteksi cacat internal material secara cepat, akurat, dan andal pada berbagai aplikasi inspeksi non-destruktif (NDT) dan Quality Control (QC) di sektor industri.
Kesimpulan
Slag Inclusion (Inklusi Terak) merupakan cacat internal yang terjadi akibat terperangkapnya terak di dalam logam las. Pada inspeksi menggunakan Ultrasonic Flaw Detector (UT), cacat ini memiliki karakteristik sinyal yang khas, seperti bentuk gelombang bergerigi, bercabang, dan amplitudo yang berubah sesuai arah pemeriksaan. Dengan menjaga kebersihan kampuh, membersihkan terak pada setiap lapisan pengelasan, serta mengatur parameter pengelasan secara tepat, risiko terbentuknya slag inclusion dapat dikurangi secara signifikan. Langkah-langkah tersebut akan meningkatkan kualitas sambungan las, memperpanjang umur pakai komponen, dan memastikan hasil pengelasan memenuhi standar mutu industri.

