Textile Fabric Wet Resistance Tester
Textile Fabric Wet Resistance Tester adalah alat pengujian yang dirancang untuk mengevaluasi kemampuan kain dalam menahan penetrasi air atau cairan serta menentukan tingkat ketahanan basah (wet resistance) pada berbagai jenis material tekstil. Alat ini digunakan untuk menguji kain tahan air, pakaian pelindung, kain outdoor, bahan berlapis (coated fabric), kain nonwoven, dan tekstil teknis lainnya yang membutuhkan perlindungan terhadap kelembapan atau paparan cairan.
Pengujian dilakukan dengan memberikan tekanan atau paparan air pada permukaan sampel kain dalam kondisi yang telah ditentukan, kemudian mengamati kemampuan material dalam mencegah masuknya air melalui struktur kain. Hasil pengujian dapat digunakan untuk menentukan tingkat ketahanan hidrostatik, kemampuan waterproof, kualitas lapisan pelindung, serta performa material dalam kondisi penggunaan nyata seperti hujan atau lingkungan lembap.
Dilengkapi dengan sistem kontrol tekanan presisi, wadah pengujian tahan air, penjepit sampel yang kuat, sensor pendeteksi penetrasi cairan, serta tampilan digital untuk pencatatan hasil, Textile Fabric Wet Resistance Tester mampu memberikan pengujian yang akurat, stabil, dan dapat diulang. Peralatan ini banyak digunakan oleh industri tekstil, produsen pakaian outdoor, manufaktur alat pelindung diri (APD), laboratorium pengujian, pusat penelitian, dan lembaga sertifikasi.
Alat ini mendukung berbagai standar pengujian internasional seperti ISO 811, AATCC 127, ASTM D751, EN 20811, dan standar ketahanan air tekstil lainnya. Dengan kemampuan mengevaluasi performa perlindungan terhadap cairan secara objektif, Textile Fabric Wet Resistance Tester membantu produsen memastikan kualitas, kenyamanan, dan keandalan produk tekstil sebelum digunakan atau dipasarkan.

Standar Pengujian
-
ISO 4920 – Textiles: Determination of Resistance to Surface Wetting (Spray Test)
Standar internasional untuk menentukan ketahanan kain terhadap pembasahan permukaan dengan metode penyemprotan air (spray test). Pengujian dilakukan untuk menilai kemampuan kain dalam menahan penetrasi air pada permukaan. -
AATCC 22 – Water Repellency: Spray Test
Metode pengujian untuk mengevaluasi sifat anti-air (water repellency) pada tekstil menggunakan semprotan air dengan jumlah dan kondisi tertentu. -
BS 3702 – Method for Determination of Water Repellency of Textile Fabrics
Standar Inggris untuk mengukur ketahanan kain terhadap pembasahan akibat air dan mengevaluasi performa lapisan pelindung pada material tekstil. -
NEXT 23 – Standar pengujian internal industri tekstil untuk mengevaluasi ketahanan kain terhadap pembasahan permukaan (water repellency).
-
WSP 080.1.R4 (12) – Standar pengujian untuk material nonwoven dalam menentukan kemampuan tahan air dan karakteristik pembasahan permukaan.
-
BS EN 24920 – Textiles: Determination of Resistance to Surface Wetting (Spray Test)
Standar Eropa untuk menentukan tingkat ketahanan permukaan tekstil terhadap pembasahan menggunakan metode spray test. -
M&S P23 – Standar pengujian internal Marks & Spencer untuk mengevaluasi daya tahan tekstil terhadap air dan sifat water repellency.
Spesifikasi Produk
| Item | Specification |
| Funnel | Ф150 × 150 (capacity 500ml) |
| the sample placement angle | 45 ° to the horizontal |
| the nozzle to the specimen center distance | 150mm |
| The sample holder diameter | Ф150mm |
| the metal nozzle diameter | Ф0.9mm |
| 250ml water spray time | 25-30s |
| water tray size | 500 × 400 × 30mm |
| size | 200 × 250 × 480mm |
| Weight | 5Kg |




