Textile Elmendorf Tearing Tester
Textile Elmendorf Tearing Tester adalah alat pengujian yang dirancang untuk mengukur kekuatan sobek (tearing strength) pada berbagai jenis kain dan material tekstil menggunakan metode pendulum Elmendorf. Pengujian dilakukan dengan memberikan sobekan awal (pre-cut) pada sampel yang dijepit, kemudian sebuah pendulum dilepaskan untuk melanjutkan sobekan tersebut. Energi yang diserap selama proses sobekan digunakan untuk menentukan ketahanan material terhadap perambatan sobekan. Metode ini banyak digunakan untuk mengevaluasi daya tahan kain terhadap kerusakan yang dapat terjadi selama proses produksi, penggunaan, maupun pencucian.
Textile Elmendorf Tearing Tester banyak digunakan untuk menguji kain tenun, kain nonwoven, tekstil teknis, kain pelapis, geotekstil, dan berbagai material fleksibel lainnya. Dilengkapi dengan sistem pendulum berpresisi tinggi, penjepit sampel yang kuat, pisau pemotong standar, layar digital untuk pembacaan hasil, serta opsi kalibrasi dan pencatatan data otomatis, alat ini mampu menghasilkan pengukuran yang akurat, konsisten, dan dapat diulang. Peralatan ini banyak digunakan oleh industri tekstil, garmen, laboratorium pengujian, pusat penelitian, dan lembaga sertifikasi untuk memastikan kualitas produk sesuai standar internasional seperti ISO 13937-1, ASTM D1424, JIS L1096, ISO 9290, dan standar pengujian sobek lainnya. Dengan kemampuan mengevaluasi ketahanan sobek secara objektif, alat ini membantu produsen meningkatkan kualitas, keandalan, dan umur pakai produk tekstil sebelum dipasarkan.

Standar Pengujian
Tekstil (Textile)
-
ASTM D1424 – Metode pengujian kekuatan sobek kain menggunakan metode Elmendorf.
-
DIN 53862 – Standar Jerman untuk pengukuran ketahanan sobek pada tekstil.
-
EN ISO 13937-1 – Penentuan gaya sobek kain menggunakan metode pendulum balistik (Elmendorf).
-
ISO 4674-2 – Pengujian ketahanan sobek pada kain berlapis karet atau plastik.
-
ISO 9290 – Metode evaluasi sifat sobek material tekstil tertentu.
-
M&S P29 – Standar pengujian ketahanan sobek yang digunakan oleh Marks & Spencer.
-
NEXT 17 – Standar pengujian sobek untuk kontrol kualitas tekstil oleh NEXT.
Plastik (Plastics)
-
ASTM D1922 – Metode pengujian ketahanan sobek propagasi pada film dan lembaran plastik menggunakan metode pendulum.
-
ISO 6383-2 – Penentuan ketahanan sobek film dan lembaran plastik dengan metode Elmendorf.
-
JIS K 7128-2 – Standar Jepang untuk pengukuran kekuatan sobek pada film plastik.
-
NF T54-141 – Standar Prancis untuk pengujian ketahanan sobek material plastik.
Nonwoven
-
ASTM D5734 – Metode pengujian kekuatan sobek pada material nonwoven menggunakan alat Elmendorf.
-
WSP 100.1 – Standar EDANA/INDA untuk pengukuran ketahanan sobek material nonwoven.
Kertas (Paper)
-
APPITA P400 – Standar industri pulp dan kertas untuk pengujian ketahanan sobek kertas.
-
ASTM D689 – Metode pengujian kekuatan sobek kertas dengan metode Elmendorf.
-
BS 4468 – Standar Inggris untuk pengujian ketahanan sobek kertas.
-
CSA D9 – Standar Kanada untuk pengukuran kekuatan sobek kertas.
-
DIN 53128 – Standar Jerman untuk pengujian ketahanan sobek kertas.
-
EN 21974 – Standar Eropa untuk pengukuran kekuatan sobek kertas dan karton.
-
ISO 1974 – Standar internasional untuk menentukan ketahanan sobek kertas menggunakan metode Elmendorf.
| Measuring pendulum range | 16N
32N (By adding Augmenting weight) 64N (By adding Augmenting weight) |
| Unit of measurement | CN, N , gf , lbf |
| Distance between Clamps | 7.0 ± 0.25 mm |
| Tearing Distance | 43 ± 0.15m |
| Slit Size | 20 ± 0.2 mm |
| Tollerance range | 20-80 % of each full scale, settable range or full scale |
| Angular resolution | high resolution digital optical encoder |
| Display | LCD display backlight |
| Blade | steel |
| Data port | RS232 port for printer connection and 3 pin Mini-DIN connector for PC. |
| Statistics | Force min. max. mean, CV%, St. Deviation, Range% |
| Language | English |
| Template Size | As per ASTM standard |
| Dimensions | 490 x 430 x 680 mm |
| Power supply | 220V, 50Hz |
| Weight | 58KG |




