Schildknecht Flexing Tester
Schildknecht Flexing Tester adalah alat pengujian yang dirancang untuk menentukan ketahanan material berlapis (coated fabrics) terhadap kerusakan akibat pembengkokan dan pelipatan berulang (flexing). Alat ini digunakan untuk mengevaluasi kemampuan kain yang dilapisi karet, plastik, polyurethane (PU), PVC, atau material pelapis lainnya dalam menahan retak, pecah, delaminasi, dan kerusakan permukaan setelah mengalami siklus pembengkokan berulang. Pengujian ini sangat penting untuk produk seperti pakaian pelindung, kain tahan air, bahan pelapis industri, tekstil teknis, dan material sintetis lainnya.
Prinsip pengujian dilakukan dengan membentuk sampel kain menjadi silinder di antara dua dudukan silinder yang saling berhadapan. Salah satu silinder bergerak secara bolak-balik sehingga menghasilkan efek kompresi dan pelipatan berulang pada sampel. Proses ini dilakukan hingga mencapai jumlah siklus yang telah ditentukan atau hingga terlihat kerusakan pada material. Hasil pengujian digunakan untuk menilai tingkat ketahanan material terhadap flex cracking dan kelelahan mekanis akibat penggunaan jangka panjang.Dilengkapi dengan sistem penggerak presisi tinggi, penghitung siklus digital otomatis, dudukan sampel multi-posisi, kontrol kecepatan stabil, serta rangka yang kokoh, Schildknecht Flexing Tester mampu menghasilkan hasil pengujian yang akurat, konsisten, dan dapat diulang. Banyak model mampu menguji hingga 10 sampel secara bersamaan dengan frekuensi flexing sekitar 500 siklus per menit untuk meningkatkan efisiensi pengujian laboratorium.
Peralatan ini banyak digunakan oleh industri tekstil, produsen kain berlapis, manufaktur pakaian pelindung, laboratorium pengujian, pusat penelitian, dan lembaga sertifikasi untuk memastikan kualitas dan daya tahan material. Alat ini mendukung berbagai standar internasional seperti ISO 7854 Method B, BS 3424, GB/T 12586, serta metode pengujian flex cracking lainnya. Dengan kemampuan mensimulasikan pembengkokan berulang secara terkontrol, Schildknecht Flexing Tester membantu produsen meningkatkan kualitas, ketahanan, dan umur pakai produk sebelum dipasarkan.

Standar Pengujian
- ASTM D1907 – Standard Test Method for Linear Density of Yarn (Yarn Number) by the Skein Method
Standar ASTM yang digunakan untuk menentukan linear density (nomor benang) dari berbagai jenis benang dalam bentuk gulungan menggunakan metode skein (gulungan benang). Hasil pengujian dapat dinyatakan dalam berbagai sistem penomoran benang seperti Tex, Denier, Ne, dan Nm. - ASTM D2260 – Tables of Conversion Factors and Equivalent Yarn Numbers Measured in Various Numbering Systems
Standar yang menyediakan tabel konversi untuk mengubah hasil pengukuran nomor benang antara berbagai sistem penomoran yang digunakan dalam industri tekstil. - ISO 2060 – Textiles: Yarn from Packages – Determination of Linear Density (Mass per Unit Length) by the Skein Method
Standar internasional untuk menentukan massa per satuan panjang (linear density) benang menggunakan metode skein. Berlaku untuk benang tunggal, benang rangkap, dan benang kabel (cabled yarns). - BS 2010 – Method for Determination of the Linear Density of Yarns from Packages
Standar Inggris untuk pengukuran linear density benang dari kemasan atau gulungan benang. - DIN 53830 – Testing of Textiles; Determination of Linear Density of Single and Plied Yarns (Reel Method)
Standar Jerman yang menggunakan metode reel untuk menentukan linear density pada benang tunggal maupun benang rangkap.
Spesifikasi Produk
| Rotation speed | 8.3Hz±0.4Hz(498±24r/min) |
| Test track | R460mm |
| Test travel | 11.7±0.35mm |
| Specimen size | 50mm×105mm |
| Dimension | 400mm×550mm×350mm |
| Weight | 35kgs |
| Power | AC 220V 50Hz |




