BS 476-7 Surface Spread of Flame Tester untuk Material Bangunan dan Perkeretaapian

Pendahuluan
BS 476-7 Surface Spread of Flame Tester adalah alat uji laboratorium yang dirancang untuk mengukur penyebaran nyala api pada permukaan material sesuai dengan standar BS 476 Part 7. Pengujian dilakukan pada spesimen yang dipasang secara vertikal dengan kondisi aliran udara berlawanan (opposed flow conditions) untuk mengevaluasi laju dan luas penyebaran api di permukaan material.
Metode pengujian ini digunakan sebagai dasar klasifikasi material berdasarkan kemampuan penyebaran nyala apinya. Hasil pengujian sangat cocok digunakan untuk membandingkan performa berbagai material datar, material komposit, maupun sistem panel yang umumnya diaplikasikan sebagai permukaan dinding dan plafon pada bangunan maupun sarana transportasi rel.
Aplikasi
- Material Bangunan
- Industri Perkeretaapian (Rail)
Standar
BS 476-7
Fire Tests on Building Materials and Structures – Method of Test to Determine the Classification of the Surface Spread of Flame of Products
Metode pengujian untuk menentukan klasifikasi penyebaran nyala api pada permukaan material bangunan dan struktur.
Fitur Utama
- Struktur rangka terbuat dari stainless steel yang kuat, tahan korosi, dan memiliki tampilan yang rapi.
- Dilengkapi sistem penyalaan elektronik (electronic ignition) serta perangkat pemantauan keamanan yang secara otomatis mematikan api apabila terjadi kondisi tidak normal.
- Saluran pembuangan asap berbahan stainless steel dengan komponen yang dapat dilepas sehingga memudahkan proses pembersihan termokopel.
- Menggunakan burner berbentuk tabung dari stainless steel dengan:
- Diameter dalam: 3,0 mm
- Diameter luar: 6,4 mm
- Burner diposisikan 28 ± 2 mm di atas permukaan spesimen dan nyala api diterapkan sekitar 6 mm di atas bagian bawah permukaan spesimen.
- Tinggi kontak antara nyala api dan spesimen berada pada kisaran 75–100 mm.
- Ukuran spesimen pengujian adalah 885 × 270 mm.
- Panel radiasi dipasang pada rangka dengan ketinggian 1250 mm dari permukaan lantai.
- Sesuai standar BS 476-7, dudukan spesimen dipasang membentuk sudut 90° terhadap panel radiasi.
- Panel radiasi berukuran 850 × 850 mm, terbuat dari blok tahan api berpori yang memungkinkan campuran gas terbakar secara sempurna tanpa terjadi pembakaran pada permukaan panel.
- Dudukan spesimen terdiri dari rangka baja berpendingin air dan penjepit panel berpendingin air. Suhu air keluar dari dudukan spesimen tidak boleh melebihi 35°C.
- Laju aliran air pendingin sebesar 12 L/menit.
- Laju aliran gas sebesar 1500 ± 200 ml/menit.
- Dudukan spesimen dapat diputar pada sumbu tengah sehingga sudut antara permukaan uji dan panel radiasi dapat diatur sesuai kebutuhan. Posisi pengujian juga dapat disesuaikan dengan mudah.
- Sistem kontrol daya otomatis akan mengatur keluaran daya radiasi berdasarkan waktu pengujian secara otomatis.
- Sistem komputer secara otomatis mengolah data hasil pengujian dan menghasilkan laporan pengujian yang dapat dicetak.


Sistem Kontrol
- Dilengkapi panel kontrol listrik terpisah untuk pengoperasian yang lebih aman.
- Menggunakan komputer dengan sistem kontrol cerdas berbasis LabVIEW untuk mengendalikan seluruh proses pengujian.
- Antarmuka sistem yang mudah digunakan sehingga pengoperasian lebih sederhana dan efisien.
- Menggunakan flow meter gas impor untuk mengontrol aliran gas secara presisi.
- Sistem melakukan kalibrasi otomatis intensitas radiasi serta mengontrol tingkat radiasi selama pengujian.
- Seluruh data hasil pengujian disimpan secara otomatis dan dapat dicetak kapan saja.
- Dilengkapi komputer bermerek sebagai bagian dari sistem pengujian.

Spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Tegangan | 220 V, 50 Hz |
| Jenis Gas | Propana atau Gas Alam (disediakan oleh pelanggan) |
| Sistem Udara | Dilengkapi blower |
| Dimensi Unit Pembakaran | 1220 × 550 × 1920 mm |
| Dimensi Panel Kontrol Listrik | 600 × 800 × 1700 mm |
| Berat | Sekitar 200 kg |







