Protokol Komunikasi
CR1000 mendukung berbagai protokol komunikasi seperti PakBus, Modbus, DNP3, TCP/IP, FTP, dan SMTP.
PakBus: Jaringan memiliki kecerdasan routing terdistribusi untuk mengevaluasi tautan secara berkelanjutan. Evaluasi ini mengoptimalkan waktu pengiriman dan, jika terjadi kegagalan pengiriman, memungkinkan pengalihan otomatis ke rute cadangan yang telah dikonfigurasi.
Modbus RTU: Mendukung format floating point dan long. Datalogger dapat bertindak sebagai slave dan/atau master.
DNP3: Mendukung format data long. Datalogger ini kompatibel dengan level 2 slave serta beberapa operasi dari implementasi level 3.
TCP/IP, FTP, dan SMTP: Menyediakan fungsionalitas jaringan ketika CR1000 digunakan bersama dengan modul NL241, NL201, NL116, atau NL121.
Catu Daya (Power Supplies)
CR1000 umumnya ditenagai menggunakan PS200, PS150, atau BPALK.
PS200 & PS150: Menyediakan baterai isi ulang tertutup 7 Ah yang harus dihubungkan ke sumber pengisian daya (konverter daya atau panel surya).
BPALK: Terdiri dari delapan baterai alkalin D-cell non-isi ulang dengan kapasitas 7,5 Ah pada suhu 20°C.
Baterai BP7, BP12, & BP24: Menyediakan rating nominal masing-masing 7, 12, dan 24 Ah. BP7 biasanya digunakan jika baterai harus dipasang di bawah Hinged Stack Bracket 31143. BP12 dan BP24 digunakan untuk sistem yang memerlukan peralatan dengan konsumsi arus lebih tinggi seperti pemancar satelit.
Spesifikasi Teknis Utama
Input Analog: 8 kanal diferensial (16 single-ended) untuk mengukur tingkat tegangan. Resolusi pada rentang paling sensitif adalah 0,67 µV.
Penghitung Pulsa (Pulse Counters): Dua kanal pulsa dapat menghitung pulsa dari gelombang persegi tingkat tinggi (5 V), penutupan sakelar (switch closure), atau sinyal AC tingkat rendah.
Eksitasi Tegangan Tersakel (Switched Voltage Excitations): Tiga output menyediakan tegangan eksitasi presisi untuk pengukuran jembatan resistif (resistive bridge).
Port I/O Digital: 8 port untuk pengukuran frekuensi, kontrol digital, dan trigger. Tiga di antaranya juga dapat digunakan untuk mengukur perangkat SDM. Port I/O dapat dipasangkan sebagai pengirim dan penerima dengan perangkat keras UART 0 hingga 5 V.
Port CS I/O: Digunakan untuk menghubungkan komputer bertenaga AC dan berbagai periferal komunikasi melalui antarmuka SC32B atau SC-USB untuk isolasi kelistrikan.
Port RS-232: Port non-terisolasi untuk menghubungkan laptop bertenaga baterai, sensor serial, atau modem RS-232.
Port Periferal: Port 40-pin untuk antarmuka modul Ethernet NL116/NL121 atau modul CompactFlash CFM100.
Switched 12 Volt: Terminal yang menyediakan tegangan 12 V tak teregulasi yang dapat dinyalakan dan dimatikan di bawah kontrol program.
Kapasitas Penyimpanan: 2 MB memori flash untuk Sistem Operasi, dan 4 MB SRAM cadangan baterai untuk penggunaan CPU, penyimpanan program, serta penyimpanan data berbasis tabel. Kapasitas dapat diperluas menggunakan kartu CompactFlash.
Enklosur / Stack Bracket: Housed dalam enklosur tahan cuaca. Braket tumpuk 31551 dan 31143 menghemat ruang dan memudahkan akses pemeliharaan.
Aplikasi Utama
Meteorologi: Pemantauan klimatologi jangka panjang, penelitian meteorologi, dan pengukuran cuaca rutin (mengukur anemometer cup/propeller/sonic, pencatat hujan tipping bucket, arah angin, pyranometer, sensor jarak ultrasonik, termistor/RTD/termokopel, barometer, dan probe kelembapan udara/RH).
Pertanian & Riset Pertanian: Digunakan dalam penelitian tanaman air, keseimbangan energi kanopi, patologi tanaman, prediksi embun beku, manajemen tanaman, penjadwalan irigasi, dan penyimpanan makanan.
Pemantauan Angin (Wind Profiling): Memantau kondisi di lokasi penilaian angin, ladang angin, dan jalur transmisi. CR1000 dapat berfungsi sebagai PLC atau RTU serta terus merekam data saat terjadi pemadaman listrik.
Kelembapan Tanah (Soil Moisture): Kompatibel dengan berbagai teknologi seperti soil moisture blocks, sensor potensi air matriks (matric water potential), sistem Time-Domain Reflectometry (TDR), reflektometer kadar air mandiri, dan tensiometer.




