Bump Test Machine
Bump Test Machine adalah alat pengujian getaran kejut berulang yang dirancang untuk mengevaluasi ketahanan, keandalan, dan integritas struktural produk terhadap guncangan mekanis yang terjadi selama proses transportasi, penanganan, penyimpanan, maupun penggunaan di lingkungan operasional. Alat ini bekerja dengan menghasilkan serangkaian benturan atau guncangan berulang (bump shocks) pada amplitudo, percepatan, frekuensi, dan durasi tertentu untuk mensimulasikan kondisi nyata yang dapat menyebabkan kerusakan pada komponen, sambungan, rangka, maupun sistem elektronik. Pengujian ini sangat efektif untuk mendeteksi kelemahan desain, kelonggaran komponen, retakan material, serta potensi kegagalan akibat paparan guncangan berulang dalam jangka panjang. Dilengkapi dengan sistem kontrol digital, meja uji berpresisi tinggi, sensor percepatan (accelerometer), sistem pemantauan data otomatis, dan pengaturan parameter yang fleksibel, Bump Test Machine mampu menghasilkan hasil pengujian yang akurat, konsisten, dan sesuai dengan berbagai standar internasional seperti IEC 60068, MIL-STD, ISO, ASTM, JIS, dan GB. Peralatan ini banyak digunakan dalam industri elektronik, otomotif, aerospace, telekomunikasi, baterai, peralatan militer, serta laboratorium pengujian untuk memastikan produk memiliki ketahanan terhadap guncangan mekanis, menjaga kualitas, meningkatkan keandalan, dan memperpanjang umur pakai produk sebelum dipasarkan atau digunakan di lingkungan operasional yang menuntut.

Aplikasi Pengujian
1. Industri Elektronik (Electronics)
Digunakan untuk menguji ketahanan berbagai perangkat elektronik terhadap benturan, jatuh, dan guncangan selama penggunaan maupun transportasi.
Produk yang dapat diuji:
- Telepon seluler (mobile devices)
- Tablet
- Laptop
- Papan sirkuit (PCB – Printed Circuit Board)
- Modul elektronik
- Baterai dan paket baterai (battery packs)
- Perangkat IoT
Tujuan Pengujian
- Mengevaluasi ketahanan produk terhadap jatuh (drop resistance).
- Mengidentifikasi kerusakan akibat benturan.
- Memastikan keandalan produk selama penggunaan dan distribusi.
2. Industri Otomotif (Automotive)
Digunakan untuk mengevaluasi kemampuan komponen otomotif dalam menahan benturan dan beban kejut.
Produk yang dapat diuji:
- Airbag
- Sensor kendaraan
- Modul elektronik otomotif
- Komponen interior
- Struktur rangka kendaraan
- Sistem keselamatan kendaraan
Tujuan Pengujian
- Menilai ketahanan benturan (crashworthiness).
- Memastikan komponen tetap berfungsi setelah menerima beban kejut.
- Mendukung pengembangan sistem keselamatan kendaraan.
3. Industri Dirgantara dan Militer (Aerospace & Military)
Digunakan untuk memverifikasi ketahanan peralatan yang beroperasi pada lingkungan ekstrem dan kondisi berisiko tinggi.
Produk yang dapat diuji:
- Peralatan komunikasi militer
- Sistem navigasi
- Peralatan avionik
- Peralatan pertahanan
- Instrumen penerbangan
- Perangkat elektronik lapangan
Tujuan Pengujian
- Memastikan ketahanan terhadap guncangan eksplosif (explosive shock).
- Menguji ketahanan terhadap benturan berkecepatan tinggi (high-velocity impact).
- Menjamin keandalan peralatan dalam kondisi operasional yang berat.
4. Industri Kemasan (Packaging)
Digunakan untuk mengevaluasi efektivitas kemasan dalam melindungi produk selama proses penyimpanan dan distribusi.
Produk yang dapat diuji:
- Kemasan elektronik
- Kemasan makanan dan minuman
- Kemasan farmasi
- Kemasan industri
- Kemasan logistik dan e-commerce
Tujuan Pengujian
- Memastikan kemasan mampu melindungi produk dari benturan dan getaran selama transportasi.
- Mengurangi risiko kerusakan produk saat pengiriman.
- Meningkatkan kualitas dan keamanan distribusi produk.
Produk Spesifikasi
| Model | HD-G809-5 |
| Max Load Capacity | 15kg (including fixtures, test specimen, sensors, etc.) |
| Peak Acceleration | 40–490 m/s² (4–50g) |
| Pulse Duration | 4-20 ms |
| Pulse Waveform | Half-sine wave |
| Collision Frequency | 10–20 cycles/min |
| Max Drop Height | 150 mm |
| Drop Height Adjustment | 1-150 mm (auto) |
| Control System | Sampling Rate: 1 MHz |
| Max Acceleration: 100,000g | |
| Min Pulse Width: 0.1 ms | |
| Multi-frame waveform recording & playback | |
| Internal/external triggering | |
| Dimensions | Table: 500(W)×500(D) mm |
| Overall: 1000(W)×800(D)×1200(H) mm | |
| Parameter | Value |
| Lifting Mechanism | Precision pneumatic cylinders + dual guide columns for smooth vertical motion |
| Anti-Vibration Base | Air cushion + shock dampers (floor-friendly design) |
| Resonance-Free Design | Ensures measurement accuracy |
| Safety Features |
Friction brake system (anti-rebound) |
| Emergency stop, abnormal status alarm | |
| Data Acquisition | Single-channel acceleration measurement |
| Data storage, report generation, database management | |
| Measurement System | Channels: 1 |
| Sampling Rate: 192 kHz | |
| Input: Voltage/Charge | |
| Coupling: AC/DC/ICP | |
| Voltage Range: ±10 V | |
| Standards: MIL-STD-810, IEC68-2-27, UN38.3, IEC62281, IEC62133-2, UL2054, IEEE1625 SAEJ2929, IEC62660-2, ISO12405-3, UL2580 | |
| Platform Material | High-strength aluminum alloy |
| Net Weight | 800 kg |
| Power Supply | Single Phase, AC 220V±10%, 50Hz |
| Pneumatic Supply | ≥0.6 MPa (stable air source) |
| Operating Environment | Temp: RT~40°C; Humidity: ≤80% (non-condensation) |




