Ammonia Nitrogen Water Quality Analyzer T9001 CHUNYE

Ammonia Nitrogen Water Quality Analyzer | Alat Analisis Kualitas Air Nitrogen Amonia T9001 CHUNYE

 

Nitrogen amonia dalam air mengacu pada amonia dalam bentuk amonia bebas, yang terutama berasal dari hasil penguraian bahan organik yang mengandung nitrogen dalam limbah domestik oleh mikroorganisme, air limbah industri seperti amonia sintetis hasil proses kokas, serta air drainase lahan pertanian. Ketika kadar nitrogen amonia dalam air tinggi, hal ini bersifat racun bagi ikan dan berbahaya bagi manusia dalam berbagai tingkatan. Penentuan kadar nitrogen amonia dalam air bermanfaat untuk mengevaluasi tingkat pencemaran dan kemampuan pemurnian alami air, sehingga nitrogen amonia merupakan indikator penting pencemaran air. Alat analisis ini dapat beroperasi secara otomatis dan terus-menerus dalam waktu lama tanpa pengawasan, sesuai dengan pengaturan di lokasi. Alat ini banyak digunakan pada air limbah dari sumber pencemaran industri, air limbah dari instalasi pengolahan air limbah perkotaan, air permukaan untuk pemantauan kualitas lingkungan, serta berbagai aplikasi lainnya. Sesuai dengan kompleksitas kondisi pengujian di lokasi, sistem pra-pengolahan yang sesuai dapat dipilih untuk memastikan proses pengujian dapat diandalkan, hasil pengujian akurat, dan sepenuhnya memenuhi kebutuhan berbagai lokasi. Metode ini cocok untuk air limbah dengan kandungan nitrogen amonia dalam kisaran 0–300 mg/L. Ion kalsium dan magnesium yang berlebihan, klorin sisa, atau kekeruhan dapat mengganggu pengukuran.

Ammonia Nitrogen Water Quality Analyzer merupakan alat analisis kualitas air yang dirancang untuk mengukur kadar nitrogen amonia (NH₃-N) dalam sampel air secara akurat dan efisien. Alat ini digunakan untuk memantau kualitas air limbah industri, limbah domestik, serta air pada instalasi pengolahan air limbah. Hasil pengukuran membantu pengguna mengevaluasi tingkat pencemaran dan mengontrol proses pengolahan air agar kualitas air tetap terjaga.

 

Spesifikasi Produk

 

No.

Nama

Parameter Teknis

1

Rentang Aplikasi

Cocok untuk air limbah dengan kadar nitrogen amonia 0–300 mg/L.

2

Metode Pengujian

Kolorimetri spektrofotometri asam salisilat.

3

Rentang Pengukuran

0–300 mg/L (rentang bertingkat: 0–8 mg/L, 0,1–30 mg/L, 5–300 mg/L).

4

Batas Deteksi Terendah

0,02 mg/L

5

Resolusi

0,01 mg/L

6

Akurasi

±10% atau ±0,1 mg/L (dipilih nilai yang lebih besar).

7

Repeatabilitas

5% atau 0,1 mg/L.

8

Drift Nol (Zero Drift)

±3 mg/L

9

Drift Rentang (Span Drift)

±10%

10

Siklus Pengukuran

Minimum 20 menit. Waktu pembentukan warna dapat diatur dari 5–120 menit sesuai kondisi lingkungan di lokasi.

11

Periode Pengambilan Sampel

Interval waktu dapat disesuaikan, dengan pengaturan per jam atau mode pengukuran berdasarkan pemicu.

12

Siklus Kalibrasi

Kalibrasi otomatis dapat diatur setiap 1–99 hari. Kalibrasi manual juga dapat diatur sesuai kondisi sampel air.

13

Siklus Pemeliharaan

Interval pemeliharaan lebih dari satu bulan, sekitar 30 menit setiap kali pemeliharaan.

14

Pengoperasian Antarmuka

Layar sentuh untuk menampilkan informasi dan memasukkan perintah.

15

Pemeriksaan Mandiri dan Perlindungan

Sistem mendiagnosis status kerja secara mandiri. Data tidak hilang saat terjadi kondisi abnormal atau pemadaman listrik. Sisa reagen dihilangkan secara otomatis dan sistem melanjutkan operasi setelah pengaturan ulang atau daya kembali normal.

16

Penyimpanan Data

Penyimpanan data minimal 6 bulan.

17

Antarmuka Input

Sinyal input digital (Switch Quantity).

18

Antarmuka Output

Dua output digital RS232 dan satu output analog 4–20 mA.

19

Kondisi Operasi

Penggunaan di dalam ruangan; suhu 5–28°C; kelembapan relatif ≤90% (tanpa kondensasi atau embun).

20

Catu Daya dan Konsumsi

AC 230 V ±10%, 50–60 Hz, 5 A.

21

Dimensi

355 × 400 × 600 mm

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Keranjang Belanja