CODcr Water Quality On-line Automatic Monitor T900 CHUNYE

CODcr Water Quality On-line Automatic Monitor | Monitor Otomatis Kualitas Air CODcr T900 CHUNYE

 

Kebutuhan Oksigen Kimia (COD) mengacu pada konsentrasi massa oksigen yang dikonsumsi oleh zat pengoksidasi saat mengoksidasi zat pereduksi organik dan anorganik dalam sampel air menggunakan zat pengoksidasi kuat dalam kondisi tertentu. COD juga merupakan indeks penting yang mencerminkan tingkat pencemaran air oleh zat pereduksi organik dan anorganik. Alat analisis ini mengotomatiskan metode oksidasi dikromat standar. Alat ini secara berkala mengambil sampel air, menambahkan volume yang tepat dari zat pengoksidasi kalium dikromat (K₂Cr₂O₇) dan asam sulfat pekat (H₂SO₄) dengan perak sulfat (Ag₂SO₄) sebagai katalis, serta memanaskan campuran tersebut untuk mempercepat proses oksidasi. Setelah proses pencernaan, sisa dikromat diukur melalui kolorimetri atau titrasi potensimetrik. Alat ini menghitung konsentrasi COD berdasarkan konsumsi oksidator. Model-model canggih mengintegrasikan reaktor pencernaan, sistem pendingin, dan modul penanganan limbah untuk menjamin keamanan dan akurasi.

CODcr Water Quality On-line Automatic Monitor merupakan alat pemantauan kualitas air otomatis yang dirancang untuk mengukur kebutuhan oksigen kimia (Chemical Oxygen Demand/CODcr) dalam air limbah secara berkala. Alat ini menggunakan metode digesti kalium dikromat pada suhu tinggi yang dikombinasikan dengan pengukuran kolorimetri untuk menentukan kadar COD. Cocok digunakan untuk memantau air limbah industri dan domestik, alat ini membantu mengevaluasi tingkat pencemaran serta efektivitas proses pengolahan air limbah.

 

Spesifikasi Produk

 

No.

Nama

Spesifikasi Teknis

1

Rentang Aplikasi

Cocok untuk air limbah dengan kadar COD 10–5.000 mg/L dan konsentrasi klorida kurang dari 2,5 g/L Cl⁻. Sesuai kebutuhan pelanggan, alat dapat disesuaikan untuk air limbah dengan konsentrasi klorida kurang dari 20 g/L Cl⁻.

2

Metode Pengujian

Digesti kalium dikromat pada suhu tinggi dan pengukuran kolorimetri.

3

Rentang Pengukuran

10–5.000 mg/L

4

Batas Deteksi Terendah

3 mg/L

5

Resolusi

0,1 mg/L

6

Akurasi

±10% atau ±8 mg/L (dipilih nilai yang lebih besar).

7

Repeatabilitas

10% atau 6 mg/L (dipilih nilai yang lebih besar).

8

Drift Nol (Zero Drift)

±5 mg/L

9

Drift Rentang (Span Drift)

±10%

10

Siklus Pengukuran

Minimum 20 menit. Waktu digesti dapat diatur dari 5–120 menit sesuai karakteristik sampel air.

11

Periode Pengambilan Sampel

Interval waktu dapat disesuaikan, dengan pengaturan per jam atau mode pengukuran berdasarkan pemicu.

12

Siklus Kalibrasi

Kalibrasi otomatis dapat diatur setiap 1–99 hari. Kalibrasi manual juga dapat diatur sesuai kondisi sampel air.

13

Siklus Pemeliharaan

Interval pemeliharaan lebih dari satu bulan, sekitar 30 menit setiap kali pemeliharaan.

14

Pengoperasian Antarmuka

Layar sentuh untuk menampilkan informasi dan memasukkan perintah.

15

Pemeriksaan Mandiri dan Perlindungan

Sistem mendiagnosis status kerja secara mandiri. Data tidak hilang saat terjadi kondisi abnormal atau pemadaman listrik. Sisa reagen dihilangkan secara otomatis dan sistem melanjutkan operasi setelah pengaturan ulang atau daya kembali normal.

16

Penyimpanan Data

Minimal 6 bulan.

17

Antarmuka Input

Sinyal input digital (Switch Quantity).

18

Antarmuka Output

Dua output digital RS485 dan satu output analog 4–20 mA.

19

Kondisi Operasi

Penggunaan di dalam ruangan; suhu 5–28°C; kelembapan relatif ≤90% (tanpa kondensasi atau embun).

20

Catu Daya dan Konsumsi

AC 230 V ±10%, 50–60 Hz, 5 A.

21

Dimensi

355 × 400 × 600 mm

 

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Keranjang Belanja