Manfaat Environmental, Social, and Governance (ESG) dari Monitoring Otomatis

Sudah diketahui bahwa solusi monitoring otomatis dan real-time dapat mengurangi biaya proyek, meningkatkan keselamatan, serta mendorong efisiensi. Namun, manfaatnya tidak berhenti di situ. Teknologi ini juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian Environmental, Social, and Governance (ESG) serta target dan standar keberlanjutan perusahaan.

Di tengah berbagai tantangan lingkungan dan sosial yang semakin kompleks serta regulasi yang terus berkembang, ESG menjadi faktor penting bagi keberhasilan dan keberlanjutan organisasi. ESG dapat memengaruhi reputasi perusahaan, kinerja, pertumbuhan, profitabilitas, hingga kemampuan perusahaan dalam menarik dan mempertahankan talenta terbaik.

Berikut adalah beberapa cara utama bagaimana solusi monitoring geoteknik dan infrastruktur otomatis dari Ackcio dapat mendukung tujuan dan inisiatif ESG perusahaan.

Environment: Mengurangi Emisi Karbon dan Melindungi Lingkungan

Secara umum, monitoring otomatis dapat mengurangi risiko insiden yang berpotensi merusak lingkungan dengan menyediakan data real-time yang lengkap. Data tersebut memungkinkan tim melakukan pemeliharaan secara proaktif dan mengambil tindakan pencegahan sebelum masalah berkembang menjadi kegagalan serius.

Teknologi ini dapat berfungsi sebagai sistem peringatan dini terhadap potensi kegagalan besar pada tambang, bendungan, dan infrastruktur kritis lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dalam skala besar, termasuk kerusakan permanen pada ekosistem sensitif atau spesies yang terancam punah.

Namun, terdapat banyak cara lain sistem IoT otomatis seperti Ackcio mendukung keberlanjutan lingkungan, termasuk membantu mengurangi jejak karbon. Sistem monitoring nirkabel menghilangkan kebutuhan penggunaan kabel yang dalam suatu proyek dapat mencapai beberapa kilometer. Hal ini mengurangi kebutuhan material sekaligus emisi yang dihasilkan dari proses produksinya.

Ackcio juga menyediakan sumber daya yang lebih ramah lingkungan untuk perangkat kerasnya, termasuk penggunaan panel surya. Ackcio turut berperan sebagai mitra monitoring dalam berbagai proyek yang mendukung keberlanjutan, salah satunya adalah proyek perluasan kilang energi terbarukan milik Neste di Singapura, sebuah proyek senilai US$1,75 miliar dengan durasi empat tahun.

Karena sistem Ackcio dapat mengirimkan data pengukuran secara andal dari jarak jauh, kebutuhan pekerja untuk datang langsung ke lokasi guna melakukan pengambilan data atau pemeliharaan dapat dikurangi secara signifikan. Hal ini turut menurunkan emisi akibat perjalanan, yang dapat menjadi cukup besar, terutama pada lokasi terpencil yang hanya dapat diakses melalui jalur udara.

Desain Ackcio yang hemat energi dan minim pemeliharaan memungkinkan perangkat beroperasi selama bertahun-tahun tanpa pengawasan langsung. Di tengah meningkatnya budaya penggunaan produk sekali pakai dan planned obsolescence, perangkat keras Ackcio yang dirancang untuk kebutuhan industri dibuat agar memiliki masa pakai panjang, bahkan ketika digunakan dalam lingkungan yang berat.

Pada proyek konstruksi, monitoring otomatis juga dapat membantu mengurangi kebutuhan material. Semakin detail dan akurat data yang tersedia, semakin tepat pula penilaian risiko yang dapat dilakukan. Hal ini mengurangi margin kesalahan dalam proses pembangunan dan dapat menghasilkan penghematan baja, beton, serta material konstruksi lainnya dalam jumlah besar pada proyek berskala besar.

Social: Melindungi Manusia dan Melestarikan Warisan Budaya

Monitoring otomatis dapat mengurangi berbagai jenis risiko dalam proyek, terutama risiko yang berkaitan dengan keselamatan pekerja dan masyarakat.

Dalam operasi berisiko tinggi seperti pertambangan, semakin banyak pekerjaan berbahaya yang dapat dihilangkan, semakin baik. Salah satu contohnya adalah pekerjaan yang mengharuskan pekerja masuk ke area bawah tanah untuk melakukan pengambilan data secara manual.

Jaringan nirkabel jarak jauh Ackcio membantu menghilangkan kebutuhan terhadap aktivitas berisiko tersebut. Ketika pekerja tetap harus memasuki area bawah tanah, sistem monitoring juga dapat memberikan informasi terkini mengenai keamanan dan stabilitas terowongan, sehingga risiko terhadap keselamatan pekerja dapat dikurangi.

Salah satu contohnya adalah tambang emas dan tembaga bawah tanah di Eropa Timur yang dikenal sebagai salah satu pemimpin dalam inovasi digital. Tambang tersebut menggunakan solusi nirkabel Ackcio untuk mengotomatisasi pengumpulan data geoteknik dengan menghubungkan berbagai sensor ke jaringan Wi-Fi.

Klien ingin mengurangi frekuensi pekerja melakukan perjalanan ke area bawah tanah. Sistem wireless mesh jarak jauh Ackcio membantu mencapai tujuan tersebut sekaligus menyediakan alternatif yang andal dan hemat biaya dibandingkan metode pengumpulan data secara manual.

Sebagaimana insiden atau kegagalan infrastruktur dapat menimbulkan konsekuensi lingkungan yang serius, insiden tersebut juga dapat memberikan dampak besar terhadap manusia.

Di Taiwan, Feitsui Dam merupakan salah satu lokasi di mana perlindungan lingkungan memiliki hubungan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Bendungan ini berada di kawasan dengan reservoir air tawar yang menjadi sumber air minum bagi lebih dari lima juta penduduk Taipei.

Dengan melakukan monitoring stabilitas pada area yang rentan terhadap longsor, sistem Ackcio membantu memastikan sumber daya air yang sangat penting tersebut tetap aman dan terlindungi.

Dalam sektor seperti konstruksi dan perkeretaapian, proyek sering berada di kawasan perkotaan yang padat. Kecelakaan dapat berdampak pada ratusan bahkan ribuan orang. Oleh karena itu, monitoring real-time sangat penting untuk menjaga keselamatan sekaligus memastikan aktivitas perkotaan tetap berjalan normal.

Selain mengurangi risiko cedera atau korban jiwa, teknologi monitoring modern juga dapat membantu melindungi dan melestarikan aset budaya serta bangunan bersejarah.

Di Madrid, misalnya, sistem Ackcio digunakan untuk memonitor fasad bangunan bersejarah yang dipertahankan sementara bagian struktur lainnya dibongkar. Pengambilan data secara berkala memberikan informasi yang dibutuhkan tim untuk memastikan fasad tetap berada dalam kondisi yang tidak berubah selama proses konstruksi berlangsung.

Governance: Memenuhi Regulasi dan Memenuhi Ekspektasi Stakeholder

Saat ini, pemilik proyek semakin dituntut untuk menunjukkan komitmen terhadap operasional yang bertanggung jawab kepada berbagai stakeholder, termasuk regulator pemerintah, pemegang saham, investor, dan masyarakat.

Dalam sektor tertentu seperti pertambangan, aktivitas operasional diatur oleh berbagai regulasi internasional, termasuk Global Industry Standard on Tailings Management (GISTM). Setelah terjadinya berbagai bencana yang menjadi perhatian publik, pemilik dan operator tambang menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk meningkatkan sistem manajemen risiko.

Salah satu cara terbaik untuk menjaga keselamatan pekerja dan aset adalah menyediakan data sensor secara rutin dan real-time. Data tersebut memberikan gambaran terkini dan berkelanjutan mengenai kondisi bawah tanah maupun area proyek yang sering kali memiliki cakupan sangat luas.

Operator tambang dapat dengan cepat mengidentifikasi dan menyelidiki data yang tidak normal serta merespons secara real-time terhadap potensi pergerakan berbahaya yang berkaitan dengan perpindahan tanah, deformasi, aktivitas air tanah, dan parameter geoteknik lainnya.

Pada industri yang belum memiliki standar global seperti sektor pertambangan, proyek tetap harus memenuhi standar yang semakin ketat di tingkat provinsi, negara bagian, maupun nasional. Selain itu, spesifikasi tender proyek semakin sering mensyaratkan penggunaan monitoring nirkabel dan remote real-time, yang secara bertahap menjadi standar internasional dalam proyek-proyek baru.

Di seluruh dunia, infrastruktur kritis seperti terowongan, bendungan, jembatan, gedung, dan jalur kereta api semakin menua. Banyak di antaranya dibangun ketika standar keselamatan belum seketat saat ini.

Monitoring otomatis memberikan pemilik proyek dan stakeholder informasi yang dapat ditindaklanjuti mengenai kondisi dan kesehatan struktur. Dalam monitoring infrastruktur, informasi yang akurat merupakan dasar penting untuk perlindungan aset, pengambilan keputusan, dan pengelolaan risiko.

Seiring meningkatnya standar, regulasi, dan tuntutan terhadap kepatuhan, organisasi yang mampu menunjukkan praktik ESG yang kuat akan memperoleh keunggulan kompetitif. Memenuhi bahkan melampaui standar yang berlaku bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga memiliki manfaat bisnis yang nyata.

Bagi pemilik dan stakeholder proyek industri, infrastruktur kritis, maupun konstruksi, monitoring remote dan real-time merupakan cara nyata untuk menunjukkan komitmen organisasi terhadap standar tertinggi dalam tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.

Dengan menyediakan data secara kontinu, mengurangi risiko, meningkatkan keselamatan, mendukung kepatuhan regulasi, serta mengurangi dampak terhadap lingkungan, solusi monitoring otomatis seperti Ackcio Beam dapat menjadi bagian penting dalam strategi ESG dan keberlanjutan proyek modern.

Rekomendasi alat untuk sistem peringatan dini terhadap potensi kegagalan besar pada infrastruktur: Analogue Nodes Ackcio BEAM-AN-S1 | BEAM-AN-S4

Ackcio Analogue Nodes dapat digunakan untuk memantau berbagai jenis sensor yang memiliki output analog, termasuk output tegangan (voltage), current loop, dan Wheatstone Bridge.

  • BEAM-AN-S1: Mendukung 1 sensor, dengan 2 kanal analog dan 1 kanal termistor.
  • BEAM-AN-S4: Mendukung 4 sensor, dengan 8 kanal analog dan 4 kanal termistor.

Kesimpulan

Monitoring otomatis dan real-time tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan memperkuat keselamatan proyek, tetapi juga berperan penting dalam mendukung penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG). Dengan menyediakan data yang akurat dan berkelanjutan, sistem monitoring memungkinkan perusahaan mendeteksi potensi risiko lebih awal, mengurangi dampak terhadap lingkungan, melindungi pekerja dan masyarakat, serta memenuhi tuntutan regulasi dan stakeholder.

Solusi seperti Ackcio Beam memberikan pendekatan monitoring yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan melalui teknologi nirkabel jarak jauh. Penerapannya pada proyek pertambangan, konstruksi, infrastruktur, bendungan, terowongan, hingga perkeretaapian dapat membantu organisasi mengambil keputusan berdasarkan data sekaligus memperkuat komitmen terhadap prinsip ESG.

Pada akhirnya, monitoring otomatis bukan sekadar teknologi untuk mengumpulkan data, tetapi merupakan bagian strategis dari pengelolaan risiko, perlindungan lingkungan, keselamatan manusia, dan tata kelola proyek yang lebih baik. Seiring meningkatnya tuntutan terhadap keberlanjutan dan kepatuhan, monitoring real-time menjadi investasi penting bagi proyek yang ingin mencapai kinerja jangka panjang yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja