PosiTector CMM IS In Situ Concrete Moisture Meter dari DeFelsko merupakan solusi yang sederhana, kuat, dan akurat untuk melakukan pengujian kelembapan beton atau Relative Humidity (RH) sesuai dengan ASTM F2170, “Standard Test Method for Determining Relative Humidity in Concrete Floor Slabs Using In Situ Probes.”
Metode ini digunakan untuk menentukan relative humidity di dalam slab beton sebelum pemasangan flooring, coating, adhesive, dan sistem pelapis lainnya. Pengukuran RH internal membantu memastikan kondisi kelembapan beton telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan sebelum pekerjaan dilanjutkan.
Artikel ini membahas berbagai metode pengukuran relative humidity pada slab beton, menjelaskan sistem pengukuran kelembapan beton inovatif yang ditawarkan oleh DeFelsko, serta memberikan penjelasan mengenai prosedur pengujian RH beton sesuai ASTM F2170.
Latar Belakang
Beton (concrete) merupakan material komposit yang tersusun dari agregat halus dan agregat kasar yang diikat menggunakan semen, terutama kalsium oksida (calcium oxide). Ketika dicampurkan dengan air, bubuk semen mengalami reaksi kimia yang mengikat material agregat menjadi material bangunan yang kuat dan menyerupai batu.
Namun, setelah beton mengeras melalui proses curing, sebagian air yang digunakan dalam proses pencampuran masih tertinggal sebagai kelembapan di dalam struktur beton yang berpori. Selama beberapa bulan berikutnya, kelembapan tersebut secara perlahan keluar dari beton hingga akhirnya mencapai kondisi keseimbangan dengan tingkat kelembapan lingkungan di sekitarnya.
Cara Mengukur Kelembapan Beton — Metode Umum
Sebelum mengaplikasikan protective coating, flooring, adhesive, atau material pelapis lainnya pada slab beton, sangat penting untuk memastikan bahwa tingkat kelembapan di dalam beton telah turun hingga batas yang dapat diterima.
Jika kelembapan beton masih terlalu tinggi, uap air dapat terperangkap di bawah coating atau material flooring dan menyebabkan berbagai masalah, seperti:
- Perubahan warna (discoloration)
- Cupping atau perubahan bentuk pada flooring
- Buckling atau penggelembungan/pelengkungan material
- Blistering atau terbentuknya gelembung pada coating
- Adhesive failure atau kegagalan daya rekat
- Pertumbuhan jamur (mold growth)
Oleh karena itu, pengujian moisture atau Relative Humidity (RH) beton merupakan bagian penting dari quality control sebelum pemasangan flooring dan aplikasi coating pada permukaan beton. Pengukuran yang tepat membantu memastikan kondisi slab sesuai dengan persyaratan material yang akan diaplikasikan dan mengurangi risiko kegagalan coating atau flooring di kemudian hari.
Uji Kalsium Klorida Anhidrat
Anhydrous calcium chloride test dilakukan dengan mengukur peningkatan berat garam setelah menyerap kelembapan dari area permukaan beton yang ditutup atau dienkapsulasi. Meskipun metode ini telah lama digunakan, terdapat beberapa keraguan terkait akurasi dan keandalannya, antara lain:
- Tidak terdapat cara praktis untuk mengkalibrasi kit dengan ketertelusuran (traceability) ke standar nasional.
- Pengujian hanya mengukur kelembapan pada permukaan beton, bukan kondisi kelembapan di dalam slab.
- Hasil pengukuran sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitar, seperti temperatur dan kelembapan relatif udara.
Karena keterbatasan tersebut, hasil pengujian calcium chloride perlu dipertimbangkan dengan hati-hati ketika digunakan untuk menentukan kesiapan beton sebelum aplikasi flooring atau coating.
Non-Destructive Electronic Concrete Moisture Meter
Non-destructive electronic concrete moisture meter, seperti PosiTest CMM, mengukur impedansi listrik beton yang memiliki hubungan dengan tingkat kelembapan beton.
Instrumen ini dapat memberikan hasil pengukuran secara hampir seketika pada kedalaman sekitar ¾ inci (±19 mm) dari permukaan slab.
Namun, karena prinsip kerjanya, alat jenis ini dapat dipengaruhi oleh kondisi lain pada slab. Perbedaan komposisi beton maupun keberadaan material penguat seperti rebar (tulangan baja) dapat menyebabkan hasil pengukuran yang tidak akurat.
Oleh karena itu, ASTM merekomendasikan penggunaan concrete moisture meter jenis ini sebagai alat pembanding (comparator) atau pendamping (companion) terhadap pengujian RH in-situ, bukan sebagai metode untuk menentukan kadar kelembapan beton secara kuantitatif.
In-Situ Relative Humidity (RH) Probe
Saat ini, salah satu metode yang menjadi standar industri untuk mengukur Relative Humidity beton adalah in-situ concrete relative humidity test sebagaimana dijelaskan dalam ASTM F2170 – Standard Test Method for Determining Relative Humidity in Concrete Floor Slabs Using In Situ Probes.
Metode ini dilakukan dengan membuat lubang pada slab beton hingga kedalaman yang ditentukan, kemudian memasukkan electronic relative humidity probe untuk mengukur kondisi kelembapan secara langsung di dalam beton.
Keunggulan In-Situ RH Test
Metode in-situ RH memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode pengukuran kelembapan lainnya:
- Mengukur kondisi kelembapan aktual di dalam beton, tanpa terlalu bergantung pada jenis campuran beton, jenis agregat, ketebalan slab, maupun kondisi permukaan.
- Dapat memberikan penghematan waktu dan tenaga kerja dibandingkan pengujian calcium chloride.
- Probe in-situ dapat dikalibrasi dan memiliki traceability ke standar nasional, sehingga hasil pengukuran dapat dipertanggungjawabkan.
- Memberikan informasi yang lebih relevan mengenai kondisi kelembapan internal beton sebelum aplikasi flooring, adhesive, atau protective coating.
Solusi DeFelsko untuk Mengukur RH Beton
PosiTector CMM IS In Situ Concrete Moisture Meter dari DeFelsko dirancang untuk melakukan pengukuran Relative Humidity (RH) beton secara in-situ sesuai dengan ASTM F2170.
Sistem ini membantu inspector dan kontraktor memperoleh data kelembapan internal beton secara lebih praktis dan akurat, sehingga dapat digunakan untuk menentukan apakah concrete floor slab telah memenuhi persyaratan kelembapan sebelum proses flooring installation atau coating application dilakukan.
PosiTector CMM IS In Situ Concrete Moisture Meter merupakan solusi yang sederhana, kuat, dan akurat untuk mengukur Relative Humidity (RH) beton sesuai dengan ASTM F2170 – Standard Test Method for Determining Relative Humidity in Concrete Floor Slabs Using In Situ Probes.
Probe NIST-Traceable yang Dapat Digunakan Kembali
Setiap PosiTector CMM IS probe dapat digunakan kembali dan dilengkapi NIST-traceable calibration. Setiap probe juga dilengkapi calibration check salt dan chamber yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan kalibrasi serta conditioning dan penyimpanan probe.
Probe menggunakan teknologi komunikasi nirkabel Bluetooth Low Energy (BLE) dengan fitur auto-pairing, sehingga data hasil pengukuran kelembapan beton dapat dikirim secara otomatis ke:
- Smartphone yang menjalankan aplikasi gratis PosiTector App
- PosiTector Advanced Gage dengan nomor seri 784.000 atau lebih tinggi
PosiTector App kompatibel dengan perangkat iOS dan Android, sehingga memudahkan proses pengumpulan, pengelolaan, dan pelaporan data pengukuran.
Desain Probe yang Praktis
Setiap probe PosiTector CMM IS dapat beroperasi hingga 3 minggu menggunakan satu baterai alkaline coin cell.
Probe memiliki desain inovatif berupa combined sleeve and probe, sehingga fungsi yang biasanya memerlukan sleeve terpisah dapat dilakukan tanpa biaya dan kerumitan penggunaan consumable sleeve.
Setiap probe juga dilengkapi cap berwarna kuning terang yang dapat digunakan kembali untuk menutup probe di dalam lubang pengujian. Cap ini membantu menjaga probe tetap berada pada posisi yang tepat selama proses pengukuran.
PosiTector App untuk Dokumentasi ASTM F2170
Aplikasi gratis PosiTector App memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan, menyimpan, dan membuat laporan data probe sesuai dengan persyaratan ASTM F2170.
Dengan menggunakan smartphone atau tablet yang kompatibel, pengguna dapat:
- Menampilkan posisi setiap probe pada floor plan.
- Menambahkan metadata untuk setiap titik pengukuran.
- Menambahkan catatan inspeksi sesuai kebutuhan ASTM F2170.
- Mengelola data dari beberapa titik pengukuran secara terpusat.
- Membuat laporan PDF profesional setelah pengujian selesai.
DeFelsko menyediakan beberapa pilihan PosiTector CMM IS Kit yang dapat disesuaikan dengan luas area pengujian dan kebutuhan inspeksi RH beton.
1. Basic Kit
Basic Kit cocok untuk pengukuran kelembapan beton pada area hingga 1.000 ft² (±100 m²).
Isi kit meliputi:
- 3 PosiTector CMM IS probes
- Calibration certificates
- Calibration check salts
- Calibration chambers
- Measuring tape
- Extraction tool
Kit ini sesuai untuk kebutuhan inspeksi RH beton pada proyek dengan area relatif kecil hingga menengah.
2. Complete Kit
Complete Kit dirancang untuk pengukuran RH beton pada area hingga 3.000 ft² (±300 m²).
Kit ini mencakup seluruh isi Basic Kit, ditambah:
- 2 probe tambahan, sehingga total menjadi 5 probes
- Calibration certificates
- Check salts
- Calibration chambers
- Hard-shell carrying case
- Vacuum tool untuk membersihkan lubang setelah proses pengeboran
Dengan lima probe, pengguna dapat melakukan pengujian pada lebih banyak titik secara bersamaan sehingga lebih efisien untuk area yang lebih luas.
3. Pro Kit
Pro Kit mencakup seluruh perlengkapan dalam Complete Kit, ditambah PosiTector DPM Advanced untuk melakukan pengukuran kondisi lingkungan di sekitar area pengujian.
PosiTector DPM Advanced dapat mengukur:
- Ambient temperature
- Ambient relative humidity
- Concrete surface temperature
Instrumen ini dapat menerima dan merekam data RH dan temperatur in-situ secara nirkabel, kemudian menampilkannya bersama data kondisi lingkungan.
Sensor surface temperature pada PosiTector DPM juga sangat berguna untuk mengukur temperatur permukaan beton, sehingga inspector dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi beton dan lingkungan selama pengujian.
Rekomendasi alat pengukuran kelembapan beton: PosiTector CMM

PosiTector CMM IS adalah pengukur kelembapan beton in-situ (in-situ concrete moisture RH meter) nirkabel canggih yang dirancang untuk mengukur dan merekam kelembapan relatif (RH) serta suhu pada pelat lantai beton secara akurat sesuai dengan standar internasional ASTM F2170, dengan pemantauan langsung via perangkat pintar atau bodi pengukur PosiTector Advanced.
Kesimpulan
PosiTector CMM IS In Situ Concrete Moisture Meter dari DeFelsko merupakan solusi inovatif dengan probe yang dapat digunakan kembali untuk melakukan pengukuran dan pelaporan Relative Humidity (RH) beton secara lebih cepat, sederhana, dan akurat.
Probe yang telah tersertifikasi dan NIST-traceable dirancang untuk pengukuran RH beton secara in situ sesuai dengan persyaratan ASTM F2170. Dengan sistem pengukuran yang praktis dan dukungan dokumentasi digital, PosiTector CMM IS membantu inspector memperoleh data kelembapan beton yang dapat diandalkan sebelum aplikasi flooring, coating, adhesive, maupun material pelapis lainnya.
Secara keseluruhan, PosiTector CMM IS menjadi pilihan yang tepat untuk kebutuhan concrete moisture inspection, quality control, dan dokumentasi RH beton sesuai standar ASTM F2170.

