Poin Penggunaan Blok Uji IIW / V-1 (Points of Use)
Pengujian Rentang & Linearitas: Ketebalan blok uji 25 mm digunakan untuk menentukan rentang dinamis, linearitas horizontal, dan rentang deteksi gelombang longitudinal dari alat detektor cacat ultrasonik (flaw detector).
Pengukuran Sudut & Sensitivitas: Lengkungan $\Phi 50$ mm dan lubang tembus $\Phi 1,5$ mm digunakan untuk mengukur sudut pembiasan probe sudut (inclined probe) serta margin sensitivitas probe langsung gelombang longitudinal. Ukuran dead zone (area mati) probe lurus serta kemampuan penetrasi alat uji yang dikombinasikan dengan probe juga dapat diperkirakan secara kasar.
Koreksi Sumbu Waktu & Titik Masuk: Permukaan lengkung dengan radius R100 mm digunakan untuk mengukur titik masuk (incident point) dan dead zone probe sudut, serta mengoreksi skala sumbu waktu dan titik nol (zero point).
Pengukuran Resolusi Vertikal: Tiga bidang takik (notch plane) dengan jarak jangkauan 85 mm, 91 mm, dan 100 mm digunakan untuk mengukur resolusi vertikal dari probe lurus.
Pengukuran Sudut Deviasi Berkas Akustik: Sisi persegi panjang dari blok uji digunakan untuk mengukur sudut deviasi berkas akustik (acoustic beam deviation angle) dari probe sudut.
Fitur & Fungsi Utama (Key Features & Functions)
Standar Global NDT: Diakui dan digunakan secara luas di seluruh dunia untuk kalibrasi rutin peralatan pengujian ultrasonik sesuai standar ISO dan IIW.
Kalibrasi Komprehensif: Digunakan untuk mengkalibrasi berbagai parameter penting, termasuk:
Pengukuran titik nol (zero point) dan sudut pembiasan probe gelombang sudut (angle beam probe).
Pengaturan sensitivitas pengujian (sensitivity calibration).
Evaluasi resolusi daya (resolving power) dan linearitas waktu instrumen ultrasonik.
Desain Presisi Tinggi: Bentuk dan dimensi geometrisnya dirancang secara ketat sesuai spesifikasi teknis internasional (seperti yang ditunjukkan pada panduan teknis/gambar standar).
Blok Uji IIW2 / Blok V-2 (IIW2 Test Block / V-2 Test Block)
Blok uji IIW2 (atau dikenal sebagai Blok V-2) adalah blok uji standar yang disetujui oleh Lembaga Pengelasan Internasional (International Institute of Welding / IIW). Dibandingkan dengan blok uji IIW standar, blok V-2 (sesuai standar DIN 54122) memiliki keunggulan berupa bobot yang lebih ringan dan sangat mudah dibawa, sehingga sangat ideal untuk penggunaan langsung di lapangan (field use).
Spesifikasi Teknis V-2:
Bahan: Baja karbon 1018 (Carbon Steel 1018), baja tahan karat 304/316 (Stainless Steel 304/316), baja tahan karat dupleks 2205 (Duplex Stainless Steel 2205), dan aluminium 7075 (Aluminum 7075).
Diameter Lubang: 1,5 mm / 3 mm / 5 mm.
Ketebalan: 12,5 mm / 20 mm / 25 mm.
Tanda / Label: Melayani pesanan kustomisasi OEM (Original Equipment Manufacturer).








