Alat Uji Tegangan Tembus Minyak Trafo 6 Bejana Huazheng 80kV

Manufacturer 80kV 6 Cups Transformer Oil BDV Test Equipment | Alat Uji Tegangan Tembus Minyak Trafo 6 Bejana Huazheng 80kV

Pada sistem ketenagalistrikan, jaringan perkeretaapian, hingga pabrik petrokimia dan area pertambangan berskala besar, perusahaan mengoperasikan banyak sekali peralatan listrik berbasis isolasi berbahan minyak (oil-filled insulation). Pengujian kekuatan dielektrik pada minyak isolasi merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang wajib diukur secara berkala.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar, perusahaan kami telah mengembangkan dan memproduksi secara mandiri seri Alat Uji Kekuatan Dielektrik Minyak Isolasi (Insulation Oil Dielectric Strength Tester) yang mengacu pada standar nasional GB/T507-2002, standar industri DL429.9-91, serta standar industri ketenagalistrikan terbaru DL/T846.7-2004.

I. Fungsi dan Fitur Utama

  1. Sistem Terintegrasi 6 Bejana (6 Cups): Digerakkan oleh mikroprosesor dengan sistem 6 bejana terintegrasi yang mampu menjalankan seluruh alur pengujian secara otomatis—mulai dari proses penaikan tegangan (boosting), penahanan tegangan (holding), pengadukan (stirring), pendiaman (static discharge), kalkulasi data, hingga pencetakan laporan. Alat ini mampu melakukan pengujian tegangan tembus pada sirkulasi minyak dalam rentang 0–80 kV.
  2. Layar LCD Besar: Dilengkapi layar LCD berukuran besar dengan navigasi menu yang jelas dan informatif.
  3. Pengoperasian Otomatis & Praktis: Sangat mudah digunakan; teknisi cukup melakukan pengaturan parameter dasar, dan instrumen akan secara otomatis menyelesaikan pengujian tegangan tembus untuk 1 hingga 6 sampel minyak sekaligus. Nilai tegangan tembus (breakdown voltage) dan jumlah siklus pengujian setiap sampel akan tersimpan secara otomatis. Setelah pengujian selesai, thermal printer internal dapat langsung mencetak nilai tegangan tembus serta nilai rata-rata dari setiap sampel.
  4. Memori Penyimpanan & Sensor Lingkungan: Dilengkapi fitur power-off hold (data tersimpan meski alat dimatikan) yang mampu menyimpan hingga 100 hasil pengujian, serta menampilkan suhu dan kelembapan lingkungan operasional saat itu.
  5. Kontrol Mikrokontroler Presisi: Menggunakan kontrol mikrokontroler untuk proses kenaikan tegangan yang stabil dan konstan (uniform voltage boosting). Frekuensi tegangan dijaga presisi pada 50 Hz sehingga seluruh proses pengujian terintegrasi dengan baik.
  6. Sistem Proteksi Keselamatan Lengkap: Dilengkapi fitur perlindungan terhadap tegangan berlebih (overvoltage), arus berlebih (overcurrent), serta batasan jarak (limit protection) untuk menjamin keselamatan penuh bagi operator.
  7. Tampilan Suhu & Jam Sistem: Menyajikan fitur tampilan pengukuran suhu minyak/ruangan serta indikator jam sistem real-time.
  8. .Antarmuka Kommunikasi RS232: Dilengkapi port komunikasi standar RS232 untuk kemudahan transfer data dan koneksi ke komputer (PC communication)
Petroleum Products distillation apparatus (3)

II. Indikator Teknis Utama

  • Tegangan Output (Output Voltage): 0–80 kV (dapat disesuaikan)
  • Tingkat Distorsi Tegangan (Voltage Distortion Rate):$< 3\%$
  • Kecepatan Kenaikan Tegangan (Boosting Speed): 2,0–3,5 kV/s (dapat diatur)
  • Waktu Pendiaman Awal (Rest Time): 15 menit (dapat diatur)
  • Jeda Antar-Kenaikan Tegangan (Boost Interval): 5 menit (dapat diatur)
  • Jumlah Pengulangan Siklus (Boosting Frequency): 1–6 kali
  • Kapasitas Booster (Booster Capacity):$0,4\text{ kVA} \times 2$
  • Akurasi Pengukuran (Measurement Accuracy):$\pm 3\%$
  • Tegangan Catu Daya (Power Supply Voltage): AC 220V $\pm 10\%$, $50\text{ Hz} \pm 1\text{ Hz}$
  • Konsumsi Daya (Power): 200 W
  • Suhu Operasional (Applicable Temperature): 0°C sampai 45°C
  • Kelembapan Operasional (Applicable Humidity):$< 75\%$ RH
  • Dimensi Alat (Dimensions): 585 mm × 390 mm × 410 mm

 

III. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan (Petunjuk Keselamatan)

  1. Persiapan Sampel & Elektroda: Pengambilan, penempatan sampel minyak, serta pengaturan jarak antar-elektroda sebelum pengujian wajib mematuhi ketentuan standar nasional maupun standar industri yang berlaku.

  2. Keselamatan Kerja Tegangan Tinggi: Setelah catu daya dinyalakan, operator maupun personel lain dilarang keras menyentuh cangkang/pelindung luar (casing) guna menghindari bahaya sengatan listrik tegangan tinggi.

  3. Penanganan Kondisi Darurat: Jika ditemukan indikasi ketidaknormalan atau kendala teknis selama pengoperasian instrumen, segera putuskan sambungan listrik (power OFF) secara langsung.

  4. Perawatan Bejana Minyak (Oil Cup): Bejana minyak baru atau yang baru selesai dibersihkan harus menjalani proses pengujian kejut (breakdown/punctured test) sebanyak 24 kali sebelum pengujian resmi dilakukan. Saat alat tidak digunakan, rendam bagian dalam bejana dengan minyak isolasi yang bersih.

V. Pemeliharaan dan Perawatan (Maintenance and Upkeep)

  1. Pencegahan Kelembapan: Hindari menempatkan atau menyimpannya di lingkungan yang lembap guna menjaga keandalan komponen elektronik dan isolasi internal.

  2. Perawatan Bejana dan Elektroda (Oil Cup & Electrode): Bejana minyak dan elektroda harus selalu dijaga kebersihannya. Selama periode tidak digunakan (shutdown), isi bejana dengan minyak trafo baru sebagai langkah perlindungan. Sebelum alat digunakan kembali, periksa apakah ada perubahan pada jarak antar-elektroda serta pastikan tidak ada ulir yang longgar antara ujung elektroda (electrode tip) dan batang elektroda (electrode rod). Jika ditemukan ulir yang longgar, segera kencangkan.

  3. Pemeliharaan Sakelar Elektromagnetik Tegangan Tinggi: Sakelar elektromagnetik tegangan tinggi di dalam kotak bejana minyak menggunakan tipe isolasi terendam minyak (oil-filled insulation). Periksa level minyak secara berkala melalui Rumah Sakelar Transparan (transparent switch housing). Jika jarak antara permukaan minyak dan bagian atas rumah sakelar melebihi 10 mm, lepas sumbat ulir (screw plug) dan tambahkan minyak trafo No. 25 yang sesuai dengan standar GB 2536.

 

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Keranjang Belanja