I. Fungsi dan Fitur Utama
Sistem Pengujian Otomatis hingga 100 kV: Digerakkan oleh mikroprosesor yang mampu menjalankan seluruh alur pengujian tegangan tembus pada sirkulasi minyak secara otomatis dalam rentang 0–100 kV (mencakup proses penaikan tegangan, penahanan tegangan, pengadukan, pendiaman, kalkulasi data, hingga pencetakan laporan).
Layar LCD Besar: Dilengkapi layar LCD berukuran besar dengan navigasi menu petunjuk yang intuitif dan mudah dipahami.
Pengoperasian Ringkas & Praktis: Sangat mudah digunakan; teknisi cukup melakukan pengaturan parameter dasar, dan instrumen akan secara otomatis menyelesaikan pengujian tegangan tembus pada 1 bejana (single cup) sampel minyak. Nilai tegangan tembus untuk 1 hingga 6 kali pengujian beserta jumlah pengulangannya akan tersimpan secara otomatis. Setelah pengujian selesai, thermal printer internal dapat langsung mencetak setiap nilai tegangan tembus serta nilai rata-ratanya.
Memori Penyimpanan & Sensor Lingkungan: Dilengkapi fitur power-down preservation (data tersimpan meski alat dimatikan) yang mampu menyimpan hingga 100 hasil pengujian, serta menampilkan suhu dan kelembapan lingkungan operasional saat pengujian.
Kontrol Mikrokontroler Presisi: Menggunakan kontrol mikrokontroler single-chip untuk proses kenaikan tegangan yang stabil dan konstan (even speed). Frekuensi tegangan dijaga presisi pada 50 Hz sehingga seluruh proses pengujian terintegrasi dengan baik dan mudah dikendalikan.
Sistem Proteksi Keselamatan Lengkap: Dilengkapi fitur perlindungan terhadap tegangan berlebih (over-voltage), arus berlebih (over-current), serta batasan jarak (limit protection) untuk menjamin keselamatan penuh bagi operator.
Tampilan Suhu & Jam Sistem: Menyajikan fitur tampilan pengukuran suhu minyak/ruangan serta indikator jam sistem real-time.
Antarmuka Komunikasi RS232 (Opsional): Dilengkapi port komunikasi standar RS232 opsional untuk kemudahan transfer data dan koneksi ke komputer (PC communication).

II. Indikator Teknis Utama
Tegangan Output (Output Voltage): 0–100 kV (dapat disesuaikan)
Tingkat Distorsi Tegangan (Voltage Distortion Rate): $< 3\%$
Kecepatan Kenaikan Tegangan (Voltage Raising Speed): 0,5–5,0 kV/s (dapat diatur)
Waktu Pendiaman Awal (Standing Time): 15 menit (dapat diatur)
Jeda Antar-Kenaikan Tegangan (Boosting Interval): 5 menit (dapat diatur)
Jumlah Pengulangan Siklus (Boosting Frequency): 1–9 kali (opsional)
Kapasitas Booster (Booster Capacity): $0,5\text{ kVA} \times 2$
Akurasi Pengukuran (Measuring Accuracy): $\pm 3\%$
Tegangan Catu Daya (Supply Voltage): AC 220V $\pm 10\%$, 50 Hz / 60 Hz
Konsumsi Daya (Power): 200 W
Suhu Operasional (Applicable Temperature): 0°C sampai 45°C
Kelembapan Operasional (Applicable Humidity): $< 75\%$ RH
Dimensi Keseluruhan (Overall Dimension): 465 mm × 385 mm × 425 mm
III. Metode Pembersihan Bejana Minyak dan Pemecahan Masalah Umum
1. Metode Pembersihan Bejana Minyak (Oil Cup Cleaning)
Usap permukaan elektroda dan batangnya berulang kali menggunakan kain sutra (silk cloth) yang bersih.
Atur celah/jarak antar-elektroda menggunakan pengukur standar (standard gauge).
Gunakan petroleum ether (dilarang keras menggunakan pelarut organik lainnya) untuk mencuci bejana sebanyak 3 kali, dengan prosedur setiap tahap sebagai berikut:
Tuangkan petroleum ether ke dalam bejana minyak hingga terisi $1/4$ sampai $1/3$ bagian.
Tutup mulut bejana dengan selembar kaca yang telah dibersihkan menggunakan petroleum ether. Kocok bejana secara merata selama 1 menit dengan tekanan yang cukup.
Buang petroleum ether, lalu keringkan bagian dalam bejana menggunakan pengering rambut (blower) selama 2–3 menit.
Cuci bejana sebanyak 1–3 kali menggunakan sampel minyak yang akan diuji:
Tuangkan sampel minyak ke dalam bejana hingga terisi $1/4$ sampai $1/3$ bagian.
Tutup mulut bejana dengan selembar kaca yang telah dibersihkan. Kocok bejana secara merata selama 1 menit.
Buang sisa sampel minyak pencuci tersebut, dan bejana siap digunakan untuk pengujian.
2. Metode Pembersihan Baling-Baling Pengaduk (Agitating Blade)
Usap baling-baling pengaduk berulang kali dengan kain sutra bersih hingga tidak ada partikel halus yang tersisa di permukaannya. Dilarang menyentuh permukaan baling-baling langsung dengan tangan.
Gunakan pinset untuk menjepit baling-baling, lalu masukkan ke dalam petroleum ether dan cuci hingga bersih.
Gunakan pinset untuk memegang baling-baling, lalu keringkan menggunakan blower.
Gunakan pinset untuk memasukkan dan mencuci baling-baling ke dalam sampel minyak yang akan diuji.
3. Penyimpanan Bejana Minyak (Oil Cup Storage)
Metode 1: Isi bejana dengan minyak isolasi berkualitas baik setelah pengujian selesai, lalu simpan dalam posisi stabil dan tegak.
Metode 2: Bersihkan dan keringkan bejana sesuai prosedur di atas, kemudian simpan di dalam pengering vakum (desiccator/vacuum dryer).
4. Pemecahan Masalah Umum (Common Fault Clearances)
Lampu Indikator Daya Mati & Layar Tidak Menyala:
Periksa sambungan kabel dan colokan daya (power plug).
Periksa kondisi sekering/tabung pelindung (fuse) di dalam colokan daya.
Periksa ketersediaan arus listrik pada stopkontak.
Tidak Ada Loncatan Listrik / Tidak Terjadi Pelepasan Tegangan (No Punch Through) pada Bejana:
Periksa kerapatan konektor kabel pada papan sirkuit (PCB board).
Periksa kontak sakelar tegangan tinggi pada penutup (cap high-voltage switch).
Periksa daya tarik/koneksi kontak tegangan tinggi (high-voltage contacts).
Periksa apakah ada jalur/kabel tegangan tinggi yang terputus.
Kontras Layar Terlalu Gelap atau Terang:
Putar dan sesuaikan potensiometer yang terdapat pada papan sirkuit (PCB board).
Printer Internal Mengalami Gangguan/Gagal Mencetak:
Periksa kerapatan sambungan kabel daya printer.
- Periksa kerapatan sambungan kabel data printer.







