Hot-Wire Ignition Tester
Hot-Wire Ignition Tester adalah alat pengujian yang digunakan untuk mengevaluasi ketahanan material terhadap penyalaan akibat kontak dengan kawat panas (hot wire). Pengujian ini mensimulasikan kondisi di mana komponen listrik yang mengalami panas berlebih atau kegagalan dapat menjadi sumber penyalaan pada material di sekitarnya. Hasil pengujian digunakan untuk menentukan kemampuan material dalam menahan penyalaan, pembakaran, dan penyebaran api akibat paparan sumber panas lokal.
Dilengkapi dengan elemen kawat pemanas presisi, sistem kontrol temperatur otomatis, ruang uji tertutup, serta perangkat pemantauan waktu penyalaan dan pembakaran, Hot-Wire Ignition Tester mampu menghasilkan pengujian yang akurat dan konsisten. Alat ini banyak digunakan dalam industri elektronik, kelistrikan, plastik, material isolasi, laboratorium pengujian, dan pusat penelitian untuk memastikan produk memenuhi standar keselamatan kebakaran sesuai IEC 60695-2-20, IEC 60695-2-13, UL 746A, dan standar fire hazard testing terkait lainnya.

Standar Pengujian
- GB/T 4943-2022 – Audio/Video, Information and Communication Technology Equipment – Safety Requirements
Standar keselamatan untuk peralatan teknologi informasi, komunikasi, audio, dan video yang mencakup evaluasi risSiko kebakaran akibat komponen yang mengalami panas berlebih. - IEC 60950:1999 – Safety of Information Technology Equipment
Standar internasional untuk keselamatan peralatan teknologi informasi, termasuk persyaratan ketahanan material terhadap bahaya panas dan kebakaran. - IEC 60695-2-20:2021 – Fire Hazard Testing – Hot Wire Coil Ignition Test Method
Standar yang menetapkan metode pengujian penyalaan menggunakan kawat panas (hot wire) untuk mengevaluasi kemampuan material menahan penyalaan akibat komponen listrik yang terlalu panas. - UL 60950 – Safety of Information Technology Equipment
Standar keselamatan Amerika Utara yang mencakup persyaratan perlindungan terhadap risiko kebakaran pada perangkat elektronik dan teknologi informasi. - ASTM D3874-1997 – Standard Test Method for Ignition of Solid Electrical Insulating Materials by Hot Wire Sources
Digunakan untuk menentukan ketahanan material isolasi listrik terhadap penyalaan yang disebabkan oleh sumber panas berupa kawat berpijar atau kawat panas.
Spesifikasi Produk
| Model | 6004-HD |
| Chamber Volume | ≥0.5 m³, with a glass observation door. |
| Heating Wire Specification | Diameter: Ø0.5mm, length: 250mm±5mm, material: nickel-chromium alloy (80% Ni, 20% Cr, iron-free), cold resistance: ~5.28 Ω/m |
| Annealing Stand Spacing | 250mm |
| Sample Stand Spacing | 70mm |
| Sample Stand Height | 60mm |
| Annealing Time | 8–12 seconds (adjustable range: 1–999.9 seconds, digital display) |
| Annealing Power | 0.26W/mm ±4%, digitally adjustable and displayed |
| Test Duration | 120 seconds (adjustable range: 1–999.9 seconds, digital display) |
| Test Power | 0.26W/mm ±4%, digitally adjustable and displayed |
| Sample Dimensions | 130mm (length) × 13mm (width) |
| Key Features | Black interior background, integrated ventilation and lighting, digital display for time and power, ensuring easy observation, recording, and reliable operation. |
| Power Supply | AC 220V, 50Hz. |



