Dibandingkan model dengan kapasitas lebih kecil, SX2-4-10 memiliki ruang kerja yang lebih luas sehingga dapat mengakomodasi spesimen berukuran lebih besar atau beberapa sampel sekaligus. Hal ini membantu meningkatkan efisiensi pengujian tanpa mengurangi kualitas distribusi panas di dalam ruang tungku.
Tungku ini banyak digunakan untuk proses quenching, annealing, tempering, heat treatment, serta analisis unsur pada berbagai jenis logam dan material teknik. Berkat konstruksi yang kokoh dan sistem pemanasan yang efisien, SX2-4-10 menjadi pilihan yang tepat untuk laboratorium penelitian, industri manufaktur, perguruan tinggi, maupun laboratorium kontrol kualitas.
Fitur Utama
- Suhu operasi maksimum hingga 1000°C untuk berbagai aplikasi pemanasan laboratorium.
- Sistem operasi batch (cycle operation) yang cocok untuk penelitian, pengembangan, dan pengujian material.
- Kapasitas ruang kerja lebih besar sehingga mampu memproses lebih banyak sampel dalam satu siklus.
- Distribusi panas yang merata untuk menghasilkan proses pemanasan yang akurat dan konsisten.
- Cocok untuk proses quenching, annealing, tempering, dan heat treatment pada logam.
- Dapat digunakan untuk analisis unsur (elemental analysis) serta preparasi material sebelum pengujian.
- Material ruang tungku tahan suhu tinggi dengan insulasi termal yang baik untuk meningkatkan efisiensi energi.
- Desain kokoh dan mudah dioperasikan, sesuai untuk penggunaan laboratorium maupun industri.
Aplikasi SX2-4-10 Resistance Furnace
SX2-4-10 banyak digunakan dalam berbagai bidang, antara lain:
- Laboratorium penelitian dan pengembangan (R&D).
- Industri metalurgi dan perlakuan panas logam.
- Industri manufaktur.
- Laboratorium pengujian material.
- Industri pertambangan.
- Universitas dan lembaga penelitian.
- Laboratorium Quality Control (QC).
Standar yang Didukung
SX2-4-10 Resistance Furnace dapat digunakan sebagai peralatan pendukung untuk pengujian yang mengacu pada standar berikut:
- EN 12697-1 Clause C – Bituminous Mixtures – Sampling
- EN 13108 – Bituminous Mixtures – Material Specifications
- EN 196-2 – Methods of Testing Cement – Chemical Analysis of Cement
- EN 196-21 – Methods of Testing Cement – Determination of Chloride, Carbon Dioxide, and Alkali Content
- EN 459-2 – Building Lime – Test Methods
- EN 1367-5 – Tests for Thermal and Weathering Properties of Aggregates
Spesifikasi Teknis
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Daya Terpasang | 4 kW |
| Tegangan | 220 V |
| Suhu Maksimum | 1000°C |
| Dimensi Ruang Kerja (Studio) | 200 × 300 × 120 mm |
| Dimensi Keseluruhan | 490 × 490 × 540 mm |
| Berat | 158 kg |




