SX2-8-10 menghasilkan pemanasan yang stabil dan merata, sehingga sangat cocok digunakan untuk analisis unsur (elemental analysis), heat treatment, quenching, annealing, tempering, serta berbagai proses penelitian dan pengembangan material. Berkat konstruksinya yang kokoh dan sistem pemanas yang efisien, tungku ini banyak digunakan di laboratorium, industri manufaktur, perusahaan pertambangan, dan institusi penelitian.
Fitur Utama
- Suhu operasi maksimum hingga 1000°C untuk berbagai aplikasi laboratorium dan industri.
- Sistem operasi batch (cycle operation) yang ideal untuk pengujian material dan perlakuan panas.
- Daya pemanas 8 kW memberikan proses pemanasan yang cepat dan efisien.
- Ruang kerja berkapasitas lebih besar untuk mengakomodasi spesimen berukuran besar atau beberapa sampel sekaligus.
- Distribusi suhu yang merata sehingga menghasilkan proses pemanasan yang konsisten dan akurat.
- Cocok untuk proses quenching, annealing, tempering, stress relieving, dan heat treatment berbagai jenis logam.
- Mendukung analisis unsur dan preparasi material untuk keperluan penelitian maupun kontrol kualitas.
- Material ruang tungku tahan suhu tinggi dengan insulasi termal yang baik untuk meningkatkan efisiensi energi.
- Konstruksi kokoh, mudah dioperasikan, dan dirancang untuk penggunaan laboratorium maupun industri secara berkelanjutan.
Aplikasi SX2-8-10 Resistance Furnace
SX2-8-10 banyak digunakan dalam berbagai bidang, antara lain:
- Laboratorium penelitian dan pengembangan (R&D).
- Industri metalurgi dan perlakuan panas logam.
- Industri manufaktur.
- Laboratorium pengujian material.
- Industri pertambangan.
- Universitas dan lembaga penelitian.
- Laboratorium Quality Control (QC).
- Industri keramik dan material teknik.
Standar yang Didukung
SX2-8-10 Resistance Furnace dapat digunakan sebagai peralatan pendukung untuk pengujian yang mengacu pada standar berikut:
- EN 12697-1 Clause C – Bituminous Mixtures – Sampling
- EN 13108 – Bituminous Mixtures – Material Specifications
- EN 196-2 – Methods of Testing Cement – Chemical Analysis of Cement
- EN 196-21 – Methods of Testing Cement – Determination of Chloride, Carbon Dioxide, and Alkali Content
- EN 459-2 – Building Lime – Test Methods
- EN 1367-5 – Tests for Thermal and Weathering Properties of Aggregates
Spesifikasi Teknis
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Daya Terpasang | 8 kW |
| Tegangan | 380 V |
| Suhu Maksimum | 1000°C |
| Dimensi Ruang Kerja (Studio) | 250 × 400 × 160 mm |
| Dimensi Keseluruhan | 610 × 540 × 550 mm |
| Berat | 163 kg |




