Fire Resistance Valve, Hose & Pipe Tester

Pendahuluan
Fire Resistance Valve, Hose & Pipe Tester adalah alat uji laboratorium yang dirancang untuk mengevaluasi ketahanan api (Fire Resistance) pada katup (valve), selang (hose assembly), dan pipa plastik sesuai dengan berbagai standar internasional. Peralatan ini digunakan untuk memastikan bahwa komponen sistem proteksi kebakaran dan perpipaan tetap mampu mempertahankan fungsi serta integritasnya saat terpapar api pada kondisi tekanan kerja tertentu.
Peralatan ini mendukung tiga jenis pengujian utama, yaitu:
- Pengujian ketahanan api katup (Valve Fire Resistance Test) sesuai ISO 10497.
- Pengujian ketahanan api hose assembly sesuai ISO 19921 dan ISO 19922.
- Pengujian ketahanan api pipa plastik sesuai FTP Code Part 2 Resolution A.753.
Selama pengujian, spesimen dipanaskan menggunakan burner sesuai standar sambil diberikan tekanan internal. Setelah pengujian selesai, sistem akan mengevaluasi kemampuan kedap air (Watertightness) dari masing-masing spesimen untuk memastikan tidak terjadi kebocoran akibat paparan api.
Standar
ISO 19921 & ISO 19922
Fire Resistance of Metallic Pipe Components with Resilient and Elastomeric Seals
Standar pengujian ketahanan api untuk komponen pipa logam yang menggunakan seal elastomer.
ISO 10497
Fire Type-Testing Requirements and Fire Type-Test Method for Valves
Metode pengujian ketahanan api pada katup untuk memastikan kemampuan mempertahankan tekanan selama dan setelah kebakaran.
FTP Code Part II Resolution A.753
Guidelines for the Application of Plastic Pipes on Ships
Pedoman pengujian ketahanan api pada sistem perpipaan plastik yang digunakan di kapal.
ISO 15540
Ships and Marine Technology – Fire Resistance of Hose Assemblies – Test Methods
Metode pengujian ketahanan api untuk hose assembly pada aplikasi maritim.
ISO 15541
Ships and Marine Technology – Fire Resistance of Hose Assemblies – Requirements for the Test Bench
Persyaratan bangku uji untuk pengujian hose assembly tahan api.
Fitur
- Menggunakan antarmuka pengguna (GUI) yang sederhana dan intuitif, dikembangkan menggunakan LabVIEW sehingga mudah dioperasikan.
- Sistem kontrol otomatis mampu merekam serta menyimpan seluruh data pengujian secara real-time, sehingga hasil pengujian dapat direproduksi secara konsisten.
- Perangkat lunak mampu menganalisis data dan menghasilkan laporan hasil pengujian sesuai kebutuhan pengguna.
- Satu ruang uji dapat digunakan untuk tiga standar pengujian hanya dengan mengganti jenis burner yang sesuai.
- Mendukung pengujian FTP II Resolution A.753 Level 1 hingga Level 3.
- Ruang pengujian dibuat dari stainless steel sehingga tahan terhadap panas tinggi dan korosi.
- Posisi burner dapat disesuaikan sehingga mampu memenuhi kebutuhan kalibrasi berbagai jenis pengujian katup maupun hose assembly.
Hasil Pengujian
Peralatan mampu mengukur beberapa parameter penting, antara lain:
- Temperatur pusat nyala api (Center Flame Temperature).
- Temperatur nyala api pada terminal masuk air (Water Inlet Terminal Flame Temperature).
- Temperatur air pada terminal masuk spesimen (Water Inlet Temperature).
Spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Dimensi Ruang Uji | 1700 × 900 × 2000 mm |
| Dimensi Hood | 1700 × 900 × 2000 mm |
| Dimensi Saluran (Duct) | Ø400 × 2000 mm |
| Exhaust Fan | Tegangan Armature 180V, Kecepatan 3000 rpm, Daya 1,5 HP |
| Sumber Panas | Section Burner 150 × 500 mm, 20 nozzle/0,1 m², Stainless Steel 304 |
| Burner Tambahan | Multiple Burner 100 × 420 mm, 15 Jet Burner, Stainless Steel 304 |
| Mass Flow Controller Gas | Propana (C₃H₈) 150 SLPM, Output 0–5V, Akurasi ±1% F.S. |
| Mass Flow Controller Udara | 300 SLPM, Output 0–5V, Akurasi ±1% F.S. |
| Tangki Air | Ø350 × 500 mm |
| Booster Pump | AC 220V, Tekanan Maksimum 20 Bar |
| Kalorimeter | Kubus 38 × 38 × 38 mm |
| Termokopel | Tipe-K, Ø3,2 mm, Panjang 235 mm |
| Sistem DAQ | 2 Channel Analog Input/Output (±10 VDC) dan 2 Channel Digital Input/Output (±5 VDC) |





