Sofa Iron Frame Fatigue Tester
Sofa Iron Frame Fatigue Tester adalah alat pengujian yang dirancang untuk mengevaluasi ketahanan, kekuatan, dan umur pakai rangka besi sofa melalui simulasi gerakan dan pembebanan berulang yang menyerupai kondisi penggunaan sebenarnya. Alat ini bekerja dengan menggunakan aktuator pneumatik atau servo untuk mensimulasikan berbagai gerakan pada sandaran, dudukan, dan penyangga kaki sofa secara terus-menerus, sehingga dapat mengukur kemampuan rangka dalam menahan kelelahan material (fatigue), deformasi, kelonggaran sambungan, retakan, maupun kegagalan struktural setelah ribuan hingga ratusan ribu siklus pengujian. Sistem pengujian dirancang untuk mereplikasi berbagai posisi dan gerakan yang umum terjadi pada sofa recliner maupun sofa multifungsi, sehingga memberikan evaluasi yang realistis terhadap performa rangka selama masa pakai produk. Dilengkapi dengan sistem kontrol PLC, layar sentuh, aktuator presisi tinggi, pengaturan beban dan jumlah siklus otomatis, serta pencatatan data digital, Sofa Iron Frame Fatigue Tester mampu menghasilkan hasil pengujian yang akurat dan konsisten untuk kebutuhan kontrol kualitas, penelitian, dan pengembangan produk. Peralatan ini banyak digunakan oleh produsen furnitur, laboratorium pengujian, dan lembaga sertifikasi untuk memastikan sofa memenuhi standar ketahanan dan keamanan furnitur internasional, sehingga menjamin kualitas, keandalan, dan umur pakai produk sebelum dipasarkan.

Fungsi Pengujian
Peralatan ini dirancang untuk melakukan uji ketahanan rangka besi (iron frame durability test) pada sofa recliner atau furnitur dengan mekanisme sandaran dan pijakan kaki yang dapat bergerak.
Proses Pengujian
1. Aktuator Rotasi Bekerja
- Aktuator rotasi menggerakkan mekanisme kursi.
- Sistem mengaktifkan mekanisme pijakan kaki (leg rest mechanism).
2. Silinder Mendorong Sandaran
- Silinder pneumatik mendorong sandaran ke belakang.
- Pada saat yang sama, pijakan kaki terangkat seperti kondisi penggunaan normal.
3. Silinder Kembali ke Posisi Awal
- Silinder menarik kembali sandaran.
- Sandaran kembali ke posisi semula secara otomatis.
4. Silinder Pijakan Kaki Bekerja
- Silinder menggerakkan mekanisme pijakan kaki.
- Pijakan kaki kembali ke posisi awal.
5. Siklus Pengujian Berulang
- Seluruh rangkaian gerakan diulang secara otomatis sesuai jumlah siklus yang telah ditentukan.
- Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi ketahanan dan umur pakai rangka besi serta mekanisme recliner.
Parameter Teknis Utama
Beban Pengujian (Load Mass)
Mesin dilengkapi dengan dua konfigurasi beban pengujian yang dapat dipilih sesuai standar atau kebutuhan pengujian.
| Konfigurasi Beban | Total Beban | Dudukan (Seat) | Sandaran (Backrest) | Pijakan Kaki (Leg Rest) |
|---|---|---|---|---|
| Standar Internasional | 113,5 kg (250 lb) | 76,5 kg (67–70%) | 25 kg (20–25%) | 12 kg (10–12%) |
| Standar Domestik | 70 kg (154 lb) | 47 kg (67–70%) | 15,5 kg (20–25%) | 7,5 kg (10–12%) |
Distribusi Beban
Konfigurasi Internasional (113,5 kg / 250 lb)
- Beban pada dudukan (seat load): 76,5 kg
- Beban pada sandaran (backrest load): 25 kg
- Beban pada pijakan kaki (leg rest load): 12 kg
Konfigurasi Domestik (70 kg / 154 lb)
- Beban pada dudukan (seat load): 47 kg
- Beban pada sandaran (backrest load): 15,5 kg
- Beban pada pijakan kaki (leg rest load): 7,5 kg





