Shoes Outsole Flexing Test Equipment
Shoes Outsole Flexing Test Equipment adalah alat pengujian yang digunakan untuk mengevaluasi ketahanan lentur (flexing resistance) pada outsole sepatu terhadap pembengkokan berulang. Pengujian ini bertujuan untuk mensimulasikan kondisi berjalan dan penggunaan normal sehingga dapat menilai ketahanan outsole terhadap retak, pecah, sobek, atau kerusakan akibat kelelahan material (fatigue).
Dilengkapi dengan sistem pembengkokan otomatis, pengaturan sudut lentur dan jumlah siklus yang presisi, fixture penahan sampel yang kuat, serta perangkat kontrol dan pencatatan data digital, Shoes Outsole Flexing Test Equipment mampu menghasilkan hasil pengujian yang akurat, konsisten, dan dapat diulang. Alat ini banyak digunakan dalam industri alas kaki, manufaktur outsole, laboratorium kontrol kualitas, dan pusat penelitian untuk memastikan produk memenuhi persyaratan daya tahan lentur sesuai standar SATRA, ISO, EN, dan standar pengujian terkait lainnya.

Standar Pengujian
ASTM D1052 – Standard Test Method for Measuring Rubber Deterioration Caused by Flexing
Digunakan untuk menentukan ketahanan material karet terhadap kerusakan dan retak akibat pembengkokan berulang.
ISO 5423
Menetapkan metode pengujian ketahanan lentur pada material yang digunakan dalam industri alas kaki.
ISO 4643 – Rubber, Vulcanized or Thermoplastic – Determination of Flex Cracking and Crack Growth
Digunakan untuk mengevaluasi ketahanan retak dan pertumbuhan retak pada material karet setelah mengalami siklus pembengkokan berulang.
Spesifikasi Produk





