Rotawash Colorfastness Tester
Rotawash Colorfastness Tester adalah alat pengujian laboratorium yang dirancang untuk menentukan ketahanan luntur warna (color fastness) tekstil terhadap pencucian, dry cleaning, dan perlakuan basah lainnya sesuai standar internasional. Alat ini bekerja dengan mengaduk sampel tekstil bersama kain pembanding dalam larutan pencuci pada suhu, waktu, dan kecepatan putaran yang terkontrol untuk mensimulasikan kondisi pencucian nyata. Setelah pengujian selesai, perubahan warna pada sampel dan tingkat penodaan pada kain pembanding dievaluasi menggunakan Grey Scale atau metode penilaian standar lainnya. Rotawash Colorfastness Tester banyak digunakan untuk menguji kain katun, wol, sutra, serat sintetis, kain campuran, serta berbagai produk tekstil dan garmen guna memastikan kualitas pewarnaan dan daya tahan warna selama penggunaan. Dilengkapi dengan wadah uji stainless steel, sistem pemanas presisi, kontrol temperatur digital, pengatur waktu otomatis, kecepatan rotasi yang stabil, serta fitur keselamatan operasional, alat ini mampu menghasilkan hasil pengujian yang akurat, konsisten, dan dapat diulang. Peralatan ini banyak digunakan oleh industri tekstil, garmen, laboratorium pengujian, pusat penelitian, dan lembaga sertifikasi untuk memenuhi standar internasional seperti ISO 105-C06, ISO 105-C08, ISO 105-C09, ISO 105-D01, AATCC 61, AATCC 86, AATCC 132, BS 1006, JIS, dan standar ketahanan warna lainnya. Dengan simulasi proses pencucian yang terstandarisasi, Rotawash Colorfastness Tester membantu produsen memastikan kualitas, daya tahan warna, dan kepuasan pelanggan terhadap produk tekstil yang dihasilkan.

Standar Pengujian
-
ISO 105-C06 – Pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian rumah tangga dan komersial.
-
ISO 105-C08 – Pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian dengan kondisi khusus menggunakan bahan tambahan tertentu.
-
ISO 105-C09 – Pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian dengan pengaruh oksidasi dan pemutihan.
-
ISO 105-C10 – Pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian dalam kondisi pencucian yang lebih intensif.
-
ISO 105-D01 – Pengujian ketahanan luntur warna terhadap dry cleaning menggunakan pelarut organik.
-
ISO 105-E03 – Pengujian ketahanan luntur warna terhadap air yang mengandung klorin (chlorinated water).
-
AATCC 61 – Metode percepatan pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian.
-
AATCC 86 – Pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan pemrosesan basah tertentu.
-
AATCC 132 – Pengujian ketahanan luntur warna terhadap dry cleaning.
-
M&S C04 – Standar Marks & Spencer untuk ketahanan luntur warna terhadap pencucian.
-
M&S C05 – Standar Marks & Spencer untuk pengujian ketahanan warna pada proses pencucian khusus.
-
M&S C10A – Standar Marks & Spencer untuk pengujian ketahanan warna terhadap dry cleaning.
-
M&S C12A – Standar Marks & Spencer untuk ketahanan warna terhadap perlakuan basah tertentu.
-
M&S C37 – Standar Marks & Spencer untuk evaluasi performa ketahanan warna tekstil.
-
BS 1006 – Standar Inggris untuk berbagai metode pengujian ketahanan luntur warna tekstil.
-
JIS L0844 – Standar Jepang untuk pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan proses perawatan tekstil.




