RK100-01G adalah sensor kecepatan angin yang menggunakan teknologi die casting presisi dari paduan aluminium, menghasilkan toleransi dimensi yang kecil dan akurasi permukaan yang tinggi.
Sensor ini dilengkapi dengan sirkuit internal berkinerja tinggi, serta menawarkan kekuatan mekanik yang tinggi, ketahanan cuaca yang sangat baik, daya tahan terhadap korosi, dan perlindungan terhadap air yang optimal.
Sensor ini banyak digunakan di berbagai lokasi yang memerlukan pengukuran kecepatan angin, seperti di pembangkit listrik tenaga surya, meteorologi, kapal, dermaga, crane menara, pelabuhan, pertanian, dan lain sebagainya.
RK120-03S Economical Ultrasonic Wind Sensor adalah detektor digital sepenuhnya yang menggabungkan sensor kecepatan dan arah angin ultrasonik dengan presisi tinggi.
Sensor CO ini menggunakan teknologi elektrokimia untuk mendeteksi konsentrasi karbon monoksida (CO) secara cepat dan akurat. Dengan sensitivitas tinggi dan respons yang cepat, sensor ini sangat cocok digunakan dalam pemantauan kualitas udara, sistem rumah pintar, serta berbagai aplikasi lain yang memerlukan deteksi CO secara andal.
Cangkang sensor dirancang dengan tingkat perlindungan tinggi, memungkinkan perangkat ini beroperasi dengan stabil bahkan dalam kondisi lingkungan yang keras dan menantang.
RK120-08 bekerja dengan prinsip waktu tempuh gelombang ultrasonik (ultrasonic transit-time) untuk mengukur kecepatan angin secara akurat. Anemometer ini memiliki keunggulan berupa bobot yang ringan, tanpa komponen yang bergerak, serta daya tahan tinggi, menjadikannya ideal untuk penggunaan jangka panjang di berbagai kondisi lingkungan.
(Sensor Radiasi Surya Berbasis Prinsip Thermopile)
Pyranometer RK200-03 dibuat berdasarkan prinsip thermopile; elemen penginderaannya terdiri dari thermopile berlapis dengan banyak kontak yang dililit dan dilapisi. Permukaan sensor dilapisi dengan cat hitam berdaya serap tinggi untuk meningkatkan sensitivitas terhadap radiasi matahari.
Pada sensor ini, kontak panas terletak di permukaan sensor, sedangkan persimpangan dingin berada di dalam badan sensor. Perbedaan suhu antara kontak panas dan dingin menghasilkan gaya gerak listrik (electromotive force) melalui efek termoelektrik yang sebanding dengan intensitas radiasi matahari.
Untuk mengurangi pengaruh suhu lingkungan sekitar, sensor ini dilengkapi dengan sirkuit kompensasi suhu yang dirancang khusus agar efek suhu tidak memengaruhi karakteristik pengukuran sensor.