RK400-04 adalah instrumen hidrologi dan meteorologi yang digunakan untuk mengukur intensitas curah hujan. Sensor ini bekerja dengan prinsip ember jungkit, di mana setiap jumlah tertentu dari curah hujan akan menyebabkan ember menumpahkan air dan menghasilkan sinyal pulsa sebagai output.
Dirancang untuk penggunaan ekonomis tanpa mengorbankan akurasi, alat ini mengonversi presipitasi menjadi sinyal digital yang dapat digunakan untuk pencatatan data dan analisis lebih lanjut. Sangat cocok untuk aplikasi seperti stasiun cuaca otomatis (AWS), monitoring lingkungan, dan pengelolaan sumber daya air.
Home/Weather Station Sensor/Ambient Sensor/Rika Sensor Curah Hujan Tipe Ember Jungkit Plastik Ekonomis RK400-04 Economical Plastic Tipping Bucket Rain Gauge Sensor
Deskripsi Produk
Dirancang dengan jaring anti-serangga, nosel anti-tersumbat, dan alat perata bawaan untuk memastikan pengukuran tetap akurat dan bebas gangguan. Model ini dapat digunakan dalam berbagai bidang seperti meteorologi, hidrologi, pertanian, kehutanan, serta stasiun pemantauan lapangan dan industri lainnya. Jika dikombinasikan dengan pencatat curah hujan, alat ini dapat digunakan untuk mengukur jumlah curah hujan, intensitas curah hujan, dan durasi waktu hujan.
RK220-01 adalah sensor suhu tipe tempel yang menggunakan elemen resistansi presisi tinggi PT100 Class A sebagai komponen pengindera suhu, sesuai dengan standar IEC 751.
Sensor ini dirancang untuk pengukuran suhu permukaan yang membutuhkan akurasi tinggi dan stabilitas jangka panjang, menjadikannya sangat ideal untuk aplikasi seperti pemantauan suhu modul surya PV, peralatan industri, dan lingkungan pengujian.
RK220-01 merupakan sensor suhu tipe tempel berkinerja tinggi yang dirancang khusus untuk mengukur suhu permukaan modul surya fotovoltaik (PV). Sensor ini menggunakan elemen resistansi PT100 Class A berpresisi tinggi, sesuai dengan standar IEC 751, serta dilengkapi dengan modul konversi sinyal yang dapat mengubah data suhu menjadi tegangan, arus, atau sinyal RS485, tergantung pada kebutuhan pengguna.
Fitur Utama:
Konversi sinyal fleksibel: dapat menghasilkan output berupa tegangan, arus (4–20 mA), atau RS485
Desain ringkas dan mudah dipasang
Linearitas yang baik dan kapasitas beban tinggi
Jarak transmisi panjang, cocok untuk instalasi berskala besar
Performa anti-gangguan yang unggul, ideal untuk lingkungan industri
Memenuhi standar IEC 61724 untuk sensor suhu modul PV
Aplikasi:
Pemantauan suhu modul PV di pembangkit listrik tenaga surya
Kotoran (soiling) yang menempel pada kaca modul surya merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi efisiensi pembangkitan daya di pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Perangkat pemantauan kotoran ini menggunakan teknologi pengukuran polutan berbasis cahaya biru (blue light pollutant measurement technology) untuk mendeteksi tingkat penumpukan debu dan kotoran secara presisi.
Perangkat ini mudah dipasang langsung di area susunan panel surya (PV array) dan dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen pembangkit listrik untuk pemantauan otomatis dan real-time.
RK100-01 adalah sensor kecepatan angin yang dirancang khusus untuk mengukur kecepatan angin secara akurat dan andal, bahkan dalam kondisi lingkungan yang keras.
Sensor ini dilengkapi dengan sirkuit digital yang memiliki ketahanan tinggi terhadap gangguan frekuensi radio (RFI) dan gangguan elektromagnetik (EMI), serta dilengkapi dengan kompensasi suhu otomatis. Sinyal keluaran berupa tegangan dan arus dihasilkan melalui induksi elektromagnetik, dengan hubungan linear antara nilai keluaran dan kecepatan angin horizontal.
Bagian cangkang sensor terbuat dari paduan aluminium berkekuatan tinggi, sedangkan cangkir angin (wind cup) dibuat dari baja tahan karat 304. PCB internal juga telah dilapisi dengan cat anti-korosi, menjadikan sensor ini memiliki ketahanan terhadap air, korosi, serta keandalan tinggi untuk penggunaan jangka panjang di luar ruangan.
(Sensor Radiasi Surya Berbasis Prinsip Thermopile)
Pyranometer RK200-03 dibuat berdasarkan prinsip thermopile; elemen penginderaannya terdiri dari thermopile berlapis dengan banyak kontak yang dililit dan dilapisi. Permukaan sensor dilapisi dengan cat hitam berdaya serap tinggi untuk meningkatkan sensitivitas terhadap radiasi matahari.
Pada sensor ini, kontak panas terletak di permukaan sensor, sedangkan persimpangan dingin berada di dalam badan sensor. Perbedaan suhu antara kontak panas dan dingin menghasilkan gaya gerak listrik (electromotive force) melalui efek termoelektrik yang sebanding dengan intensitas radiasi matahari.
Untuk mengurangi pengaruh suhu lingkungan sekitar, sensor ini dilengkapi dengan sirkuit kompensasi suhu yang dirancang khusus agar efek suhu tidak memengaruhi karakteristik pengukuran sensor.