N95 RESPIRATORS-ISOAMYL ACETATE TIGHTNESS TESTER
N95 Respirators – Isoamyl Acetate Tightness Tester adalah alat pengujian yang dirancang untuk mengevaluasi tingkat kekedapan (tightness) dan kecocokan (fit) respirator N95 serta berbagai jenis alat pelindung pernapasan lainnya menggunakan metode Isoamyl Acetate (IAA), yang dikenal sebagai metode “banana oil test” karena memiliki aroma khas pisang. Pengujian ini termasuk dalam kategori qualitative fit testing, yaitu metode lulus/gagal (pass/fail) yang digunakan untuk menentukan apakah respirator mampu memberikan segel yang efektif antara masker dan wajah pengguna. Selama pengujian, pengguna mengenakan respirator di dalam ruang uji yang mengandung uap isoamyl acetate. Jika aroma zat tersebut terdeteksi oleh pengguna, maka respirator dianggap tidak memberikan perlindungan yang memadai dan dinyatakan gagal dalam pengujian.
Alat ini umumnya terdiri dari ruang atau tudung pengujian, sistem pembangkitan uap isoamyl acetate, perangkat kontrol konsentrasi uap, sistem ventilasi, serta perlengkapan pendukung untuk evaluasi kesesuaian respirator. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa respirator dapat membentuk segel yang baik pada berbagai bentuk wajah sehingga mampu memberikan perlindungan optimal terhadap partikel berbahaya di udara. Metode IAA telah lama digunakan sebagai salah satu prosedur evaluasi kecocokan respirator dalam berbagai standar keselamatan kerja dan sertifikasi alat pelindung pernapasan.
N95 Respirators – Isoamyl Acetate Tightness Tester banyak digunakan oleh produsen respirator, laboratorium pengujian, lembaga sertifikasi, fasilitas kesehatan, industri manufaktur, serta pusat penelitian untuk memverifikasi performa dan kualitas respirator sebelum digunakan. Alat ini mendukung prosedur pengujian yang mengacu pada standar dan regulasi seperti NIOSH 42 CFR Part 84, prosedur NIOSH Isoamyl Acetate Fit Test, serta berbagai metode pengujian fit respirator yang diakui secara internasional. Dengan kemampuan mengevaluasi kekedapan respirator secara konsisten dan terstandarisasi, alat ini membantu memastikan keamanan, kenyamanan, dan efektivitas perlindungan pernapasan bagi pengguna.

Standar Pengujian
-
GB 2626-2019 – Respiratory Protection: Non-Powered Air-Purifying Particle Respirator
Standar nasional Tiongkok yang menetapkan persyaratan teknis, metode pengujian, klasifikasi, serta kinerja respirator penyaring partikel. Standar ini mencakup pengujian efisiensi filtrasi, hambatan pernapasan, kebocoran, dan berbagai parameter keselamatan lainnya. -
EN 149 – Respiratory Protective Devices: Filtering Half Masks to Protect Against Particles
Standar Eropa untuk masker penyaring partikel (Filtering Facepiece Respirators/FFP) yang digunakan sebagai alat pelindung pernapasan. Standar ini mencakup klasifikasi FFP1, FFP2, dan FFP3, serta metode pengujian efisiensi filtrasi, resistansi pernapasan, dan kebocoran total ke dalam masker.
Spesifikasi Produk
| Flowmeter range | 0-10L/min |
| Buffer capacity | greater than 5L |
| Micro differential pressure | 0~2kPa, accuracy: 1% |
| Rate of vacuum pump | 2L/min |
| Display | Touch screen panel |
| Power | Single phase, 220V 50Hz |
| Dimension (W*D*H) | 600*700*1300mm |
| Weight | approx. 70Kg |




