Standar yang Didukung
- EN 196-1 – Standar metode pengujian semen, termasuk proses perawatan benda uji mortar sebelum pengujian kuat tekan dan kuat lentur.
- 196-08 – Standar metode pengujian dan perawatan benda uji semen.
- ISO 679 – Standar pembuatan dan pengujian mortar semen untuk menentukan kuat tekan dan kuat lentur.
- ASTM C109/C109M – Standar pengujian kuat tekan mortar semen hidrolik.
- ASTM C511 – Standar persyaratan ruang perawatan lembap (moist cabinet), ruang curing, dan tangki air untuk benda uji semen dan beton.
Fitur Utama
- Kontrol suhu presisi 20 ± 1°C untuk menjaga kondisi curing sesuai standar pengujian laboratorium.
- Pengaturan kelembapan 60–80% RH guna menciptakan lingkungan perawatan yang stabil untuk benda uji semen dan beton.
- Rak spesimen terbagi menjadi 6 tingkat penyimpanan sehingga memudahkan penempatan dan pengaturan benda uji.
- Sistem pendingin dan pemanas terintegrasi untuk mempertahankan kondisi suhu ruang perawatan secara optimal.
- Desain ruang yang luas dan efisien, cocok untuk laboratorium semen, konstruksi, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.
- Konstruksi kokoh dengan pengoperasian mudah untuk mendukung proses curing standar secara konsisten.
Spesifikasi Teknis
| Spesifikasi | Nilai |
|---|---|
| Akurasi Kontrol Suhu | 20 ± 1°C |
| Kontrol Kelembapan | 60–80% RH |
| Catu Daya | AC 220 V (±10%) |
| Daya Kompresor | 138 W |
| Daya Pemanas | 500 W |
| Ukuran Ruang Dalam | 580 × 500 × 1180 mm |
| Rak Spesimen Internal | Terbagi menjadi 6 bagian dengan ukuran 580 × 490 × 180 mm |
| Dimensi Keseluruhan | 1000 × 700 × 1530 mm |
| Berat | 130 kg |




