Spesifikasi Teknis (Model: SPB-2YXP-10P)
| Parameter | Spesifikasi |
| Model | SPB-2YXP-10P |
| Daya (Power) | 7,5 kW |
| Tegangan (Voltage) | 3 fasa, 380V, 50/60 Hz |
| Ukuran Roller | 120 × 200 mm × 2 |
| Material Roller | DC53 |
| Kecepatan Putar (Rotation) | 22/30 rpm (Kecepatan Ganda / Double Speed) |
| Ketebalan Rolling Lembaran | 12 mm – 1,0 mm |
| Ukuran Rolling Kawat Kotak | 1 × 1 mm hingga 12 × 12 mm |
| Lebar Produk Maksimal | 190 mm |
| Sistem Pelumasan | Pelumasan Otomatis (Auto Lubrication) |
| Dimensi (P x L x T) | 980 × 650 × 1450 mm |
| Berat | 980 kg |
Aplikasi Penggunaan
Mesin rolling mill kepala ganda (double head rolling machine) ini utamanya digunakan dalam industri manufaktur perhiasan serta berbagai industri pengolahan logam lainnya. Mesin ini dapat memproses berbagai logam mulia—seperti emas, perak, platinum, paladium, dan rhodium—menjadi lembaran serta kawat logam dengan ukuran yang presisi sesuai kebutuhan.
Berbagai gaya perhiasan di pasaran tidak terlepas dari peran mesin rolling mill:
Pembuatan Cincin & Gelang (Rings & Bangles): Kelahiran sebuah cincin dan gelang memerlukan bantuan mesin rolling mill perhiasan untuk memproses logam mulia seperti emas dan perak menjadi lembaran pipih terlebih dahulu, sebelum dilanjutkan ke tahap pembentukan (forming) berikutnya.
Produksi Rantai (Chain Making): Pembuatan rantai juga membutuhkan proses awal menggunakan rolling mill untuk mengubah material logam menjadi batang kawat (wire rods), yang kemudian ditarik (drawing wires) dan dirangkai melalui mesin pembuat rantai menjadi perhiasan rantai yang indah.
Kustomisasi Sesuai Kebutuhan: Berdasarkan spesifikasi produk akhir dari berbagai klien, ukuran unik dapat dikustomisasi, seperti ketebalan potongan, ukuran masukan terbesar, dan ukuran keluaran terkecil. Bagi pabrik perhiasan skala menengah hingga besar, mesin ini merupakan pilihan terbaik untuk mewujudkan pembuatan prototipe produk jadi secara cepat (rapid prototyping).
Keunggulan (Benefit) Mesin SPB-2YXP-10P
Desain Kepala Ganda (Double Head Design): Memungkinkan produksi yang fleksibel. Satu mesin dapat memproses lembaran dan kawat secara bersamaan di kedua sisinya, sehingga mendongkrak efisiensi produksi dan mewujudkan sistem manufaktur massal.
Kecepatan yang Dapat Disesuaikan (Adjustable Speed): Digerakkan oleh motor terpisah yang mendukung konversi frekuensi serta pengaturan kecepatan operasional.
Finale dengan Kekerasan Tinggi (High Hardness Finale): Bagian akhir atau komponen utama mesin dibuat dari material berketahanan tinggi, menghasilkan biaya perawatan serta perbaikan yang rendah dengan masa pakai yang jauh lebih panjang.
Mekanisme Roller Aktif Bertaut (Active Roller of Linkage Mechanism): Roller bekerja secara serentak di bagian atas dan bawah, memastikan keseragaman material yang diproses sehingga tingkat akurasi dimensi dan ketebalan produk akhir menjadi jauh lebih tinggi.
Struktur Mesin yang Kokoh & Stabil (Stable Machine): Rangka bodi mesin terbuat dari paduan berkualitas tinggi dengan konstruksi tebal dan berat, memberikan stabilitas maksimal saat beroperasi sekaligus menghindari anomali kinerja mesin.
Pengisian Oli Otomatis (Automatic Refueling): Dilengkapi perangkat pelumasan otomatis yang mampu menyaring partikel kotor, memangkas pekerjaan manual yang melelahkan, menghemat waktu, serta dirancang lebih ramah pengguna (humane).
Mudah Digunakan (Easy to Use): Desain mesin yang ringkas dan efisien tidak memakan banyak ruang di lantai pabrik (workshop), beroperasi hampir tanpa suara (no-noise), serta sangat mudah dioperasikan.
Tanpa Kehilangan Material Produk Jadi (No Loss of Finished Product): Proses penekanan material tidak menimbulkan sisa terbuang (zero loss). Sebagai contoh, pencetakan kawat dialurkan berdasarkan standar data profesional asal Italia, menghasilkan kualitas produk akhir yang lebih sempurna dan bermutu tinggi.
Aman dan Handal (Safe and Reliable): Dilengkapi dengan dua sakelar darurat (emergency stop switches) yang dapat menghentikan kinerja mesin seketika jika terjadi anomali, guna menjamin keselamatan kerja karyawan serta menghindari risiko operasional.





