Mengukur intensitas cahaya pada frekuensi yang relevan untuk proses fotosintesis, dengan rentang pengukuran dari 0 hingga 2500 µmol/m²/detik pada panjang gelombang 400 hingga 700 nm.
Sensor ini mengukur intensitas cahaya pada frekuensi yang penting untuk fotosintesis, dengan rentang pengukuran dari 0 hingga 2500 µmol/m²/detik pada panjang gelombang 400 hingga 700 nm. Sensor dilengkapi dengan housing aluminium anodized, diffuser akrilik, dan seal o-ring untuk perlindungan optimal. Model ini memiliki kabel sepanjang 3 meter. Untuk pemasangan yang tepat, disarankan menggunakan bracket dan level khusus sensor cahaya.
Tersedia juga dalam model wireless yang kompatibel dengan sistem pemantauan lapangan HOBOnet.
Fitur Utama
Rentang pengukuran 0 hingga 2500 µmol/m²/detik pada panjang gelombang 400 hingga 700 nm
Sensor pintar plug-and-play yang mudah dipasang
Kompatibel dengan logger seri RX, H21, H22, dan U30
Spesifikasi
Parameter pengukuran: Rata-rata selama interval pencatatan, dengan interval sampling yang dapat diatur pengguna mulai dari 1 detik
Rentang pengukuran: 0 hingga 2500 µmol/m²/detik, pada panjang gelombang 400 hingga 700 nm
Rentang suhu operasi: -40° hingga 75°C (-40° hingga 167°F)
Akurasi: ±5 µmol/m²/detik atau ±5%, mana yang lebih besar dalam sinar matahari; error tambahan akibat suhu ±0,75 µmol/m²/detik/°C dari 25°C
RK200-07 adalah instrumen presisi tinggi yang digunakan untuk mengukur radiasi ultraviolet (UV) matahari di atmosfer, mencakup spektrum UVA dan UVB. Sensor ini dapat bekerja bersama alat akuisisi data untuk menyediakan informasi penting terkait indeks UV, pengukuran eritema akibat UV, serta dampak kesehatan dan biologis dari radiasi ultraviolet.
Sensor ini memiliki sensitivitas tinggi dan dirancang untuk berbagai aplikasi profesional yang membutuhkan akurasi dan keandalan dalam pemantauan radiasi UV.
(Sensor Radiasi Surya Berbasis Prinsip Thermopile)
RK200-03 diproduksi berdasarkan prinsip thermopile; elemen penginderaannya terbuat dari thermopile berlapis dengan banyak kontak yang dililit dan dilapisi. Permukaan sensor dilapisi dengan cat hitam berdaya serap tinggi untuk meningkatkan sensitivitas terhadap radiasi matahari.
Pada sensor, kontak panas berada di permukaan sensor, sedangkan persimpangan dingin terletak di dalam badan sensor. Perbedaan suhu antara kontak panas dan dingin menghasilkan gaya gerak listrik (electromotive force) akibat efek termoelektrik yang sebanding dengan intensitas radiasi matahari.
Untuk mengurangi pengaruh suhu lingkungan sekitar, sensor ini dilengkapi dengan sirkuit kompensasi suhu yang meminimalkan efek suhu terhadap karakteristik sensor, sehingga menjaga keakuratan pengukuran.
Sensor LI-191R Line Quantum mengukur radiasi fotosintesis aktif di bawah tajuk tanaman sepanjang 1 meter, dalam satuan Photosynthetic Photon Flux Density (PPFD). Output berupa sinyal millivolt.