P Standpipe Piezometer, juga dikenal sebagai Casagrande Piezometer, adalah instrumen sederhana namun andal yang digunakan untuk mengukur tekanan air pori dan tinggi muka air tanah dalam tanah yang permeabel. Alat ini banyak digunakan dalam berbagai aplikasi geoteknik dan hidrogeologi.
CP Standpipe Piezometer – Alat Ukur Tekanan Air Pori Akurat dan Andal
CP Standpipe Piezometer merupakan instrumen geoteknik yang digunakan untuk mengukur tekanan air pori (pore-water pressure) dalam tanah. Alat ini terdiri dari elemen filter yang dihubungkan ke pipa riser (pipa tegak). CP piezometer cocok untuk pemantauan jangka panjang dan digunakan dalam berbagai aplikasi seperti bendungan, lereng, dan proyek lingkungan.
Cara Pemasangan
Elemen filter diposisikan dalam zona pasir (intake zone) pada kedalaman yang diinginkan.
Di atas zona pasir, ditambahkan segel bentonit (dalam bentuk pellet atau chip).
Lubang bor kemudian diisi kembali (backfill) dengan grout hingga permukaan.
Seal bentonit di permukaan mencegah air hujan atau limpasan masuk ke dalam pipa monitoring.
Prinsip Kerja
Air tanah masuk melalui filter berpori ke dalam pipa riser.
Ketinggian air dalam pipa mencerminkan tekanan air pori di lokasi tersebut.
Pengukuran dilakukan menggunakan alat pengukur tinggi muka air (water level meter).
Untuk pemantauan kontinu, CP15 dapat dikombinasikan dengan PWS piezometer.
Varian Produk dan Spesifikasi
Fitur / Tipe
CP1
CP15
Jenis Filter
Plastik berpori (~50 μm)
Plastik berpori (~50 μm)
Panjang
350 mm
300 mm atau 600 mm
Diameter
33 mm
38 mm
Adaptor
3/4″ Sch 40 (opsional)
Untuk pipa PVC 19 mm atau 25 mm (rigid)
Tahanan Tekan
Standar
Tahan tekan tinggi
Tekanan Masuk Udara
~10 kPa (low air entry)
~10 kPa (low air entry)
Aplikasi Umum
Pemantauan tekanan air pori di tanah lempung atau pasir
Deskripsi Interrogator RAMAN OTDR yang andal dan berkinerja tinggi untuk aplikasi lapangan. Mengukur profil suhu penuh sepanjang kabel sensor serat optik dengan akurasi tinggi dan keandalan maksimal.
d-REBAR mengukur bagaimana tegangan atau beban gaya berkembang sepanjang baut kaku. Teknologi ini dapat diterapkan pada elemen rebar, baut berulir, dan berbagai elemen lain yang digunakan dalam proyek pertambangan, sipil, dan konstruksi.
Sensor pengukur tegangan batuan 3-D dengan output digital dirancang untuk mengukur tegangan internal pada massa batuan secara presisi dalam tiga dimensi (X, Y, Z). Alat ini memberikan data digital langsung, sehingga sangat ideal untuk aplikasi pemantauan geoteknik bawah tanah seperti di tambang, terowongan, dan proyek infrastruktur skala besar.