Film impact testing instrument Haida

Film Impact Testing Instrument adalah alat uji yang digunakan untuk mengukur ketahanan benturan (impact resistance) dan ketangguhan pada film plastik, film laminasi, material kemasan, serta berbagai material lembaran fleksibel lainnya. Alat ini mengevaluasi kemampuan material dalam menahan gaya benturan secara tiba-tiba tanpa mengalami tusukan, sobekan, atau kerusakan. Peralatan ini banyak digunakan dalam industri kemasan, plastik, dan manufaktur film untuk pengendalian kualitas, pengembangan material, perbandingan performa produk, serta memastikan kesesuaian dengan standar pengujian internasional.

Film impact testing instrument

 

Film Impact Testing Instrument adalah alat pengujian yang digunakan untuk menentukan ketahanan film plastik, lembaran tipis, dan material kemasan fleksibel terhadap benturan mendadak. Pengujian dilakukan dengan menjatuhkan beban atau dart dari ketinggian tertentu ke permukaan spesimen untuk mengukur energi benturan yang menyebabkan kegagalan material. Hasil pengujian membantu mengevaluasi kekuatan, daya tahan, dan kualitas film dalam menghadapi kondisi penanganan, penyimpanan, serta transportasi. Pengujian ini banyak digunakan untuk material kemasan berbahan PE, PP, PVC, multilayer film, dan berbagai jenis film fleksibel lainnya.

Dilengkapi dengan sistem pelepas dart presisi, pemberat yang dapat disesuaikan, penjepit sampel yang kokoh, serta panel kontrol yang mudah dioperasikan, Film Impact Testing Instrument mampu menghasilkan pengujian yang akurat dan konsisten. Alat ini banyak digunakan dalam industri kemasan, plastik, laboratorium pengujian, dan pusat penelitian untuk pengendalian kualitas serta pengembangan material sesuai standar internasional seperti ASTM D1709 dan ISO 7765.

 

 

Film impact testing instrument 1

 

Spesifikasi Teknis Utama

 

  1. Energi Benturan Maksimum: 3 J
  2. Diameter Lubang Dudukan Spesimen:
    • Φ89 mm
    • Φ60 mm
    • Φ50 mm
  3. Ukuran Spesimen Uji: 100 × 100 mm
  4. Jangkauan Ayunan (Swing Range): R300 mm
  5. Ukuran Penumbuk (Punch):
    • Φ25,4 mm
    • Φ12,7 mm
  6. Sudut Ayunan: 90°

Kondisi Pengujian Spesimen

Sebelum pengujian dilakukan, spesimen harus dikondisikan pada lingkungan dengan:

  • Suhu: 23 ± 2°C
  • Kelembapan Relatif: 45% – 55% RH
  • Waktu Kondisioning: Minimal 4 jam

Setelah proses kondisioning selesai, pengujian harus dilakukan pada kondisi lingkungan yang sama untuk memastikan hasil pengujian yang akurat dan konsisten sesuai standar.

Metode Pengujian

 

  1. Pengukuran Ketebalan Spesimen
    Sesuai standar GB 6672, ketebalan setiap spesimen diukur pada titik tengah. Pengukuran dilakukan pada 10 spesimen, kemudian nilai rata-rata aritmatika digunakan sebagai ketebalan representatif sampel uji.
  2. Pemilihan Energi Benturan
    Pilih ukuran punch dan energi benturan yang sesuai dengan kebutuhan pengujian sehingga nilai pembacaan berada pada kisaran 10% hingga 90% dari kapasitas penuh skala alat, untuk memastikan hasil pengujian yang akurat.
  3. Kalibrasi Instrumen
    Sebelum pengujian dilakukan, instrumen harus dikalibrasi sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku untuk menjamin akurasi hasil pengukuran.
  4. Pemasangan Spesimen
    Letakkan spesimen secara rata pada penjepit (sample holder) dan kencangkan dengan benar. Pastikan:
    • Spesimen tidak berkerut.
    • Tidak terjadi tegangan berlebih pada keempat sisi spesimen.
    • Seluruh spesimen dipasang dengan orientasi permukaan yang sama terhadap arah benturan.
  5. Pelaksanaan Pengujian
    • Hubungkan pendulum dengan perangkat pelepas (release device).
    • Tekan tombol Start pada sistem komputer untuk memulai pengujian.
    • Pendulum akan bergerak dan memberikan benturan pada spesimen.
    • Ulangi prosedur yang sama untuk 10 spesimen uji.
    • Setelah seluruh pengujian selesai, sistem akan secara otomatis menghitung nilai rata-rata aritmatika dari 10 hasil pengujian dan menampilkan hasilnya.

 

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Keranjang Belanja