WAW-C Servo Hydraulic Tensile Testing Machine
WAW-C Servo Hydraulic Tensile Testing Machine adalah mesin uji universal hidrolik servo yang dirancang untuk melakukan pengujian tarik, tekan, lentur, dan geser pada berbagai jenis material dengan akurasi tinggi. Menggunakan sistem kontrol servo hidrolik dan rangka berkekuatan tinggi, mesin ini memberikan performa pengujian yang stabil, presisi, serta memenuhi berbagai standar internasional seperti ASTM, ISO, DIN, JIS, dan GB, sehingga sangat ideal untuk kebutuhan Quality Control (QC), laboratorium pengujian, industri manufaktur, dan penelitian material.
Fitur Utama
- Sistem servo hidrolik dengan kontrol beban berpresisi tinggi.
- Desain oil cylinder di bagian bawah untuk stabilitas pengujian yang optimal.
- Piston menggunakan clearance sealing sehingga lebih tahan lama.
- Pengaturan posisi crosshead bawah menggunakan motor, worm gear, dan worm wheel.
- Menggunakan pompa hidrolik impor untuk performa yang lebih stabil.
- Dilengkapi servo valve impor dengan akurasi kontrol tinggi.
- Menggunakan controller dan software TIME untuk pengoperasian, analisis data, dan pengujian otomatis.
- Mendukung pengujian tarik, tekan, lentur, dan geser berbagai material.
Aplikasi
WAW-C Servo Hydraulic Tensile Testing Machine banyak digunakan untuk:
- Pengujian tarik (Tensile Test) logam dan material teknik.
- Pengujian tekan (Compression Test).
- Pengujian lentur (Bending Test).
- Pengujian geser (Shear Test).
- Pengujian baja, besi, aluminium, paduan logam, dan material teknik lainnya.
- Laboratorium Quality Control (QC).
- Industri manufaktur logam.
- Industri konstruksi dan baja.
- Laboratorium penelitian dan pengembangan (R&D).
- Universitas serta lembaga pengujian material.
Spesifikasi Teknis
| Parameter | WAW-300C | WAW-600C | WAW-1000C | WAW-2000C | WAW-3000C |
|---|---|---|---|---|---|
| Kapasitas Maksimum | 300 kN | 600 kN | 1000 kN | 2000 kN | 3000 kN |
| Rentang Pengukuran | 2%–100% Kapasitas Maksimum | ||||
| Akurasi Beban | ≤ ±1% | ||||
| Jarak Antar Kolom | 530 mm | 650 mm | 650 mm | 700 mm | 760 mm |
| Akurasi Perpindahan | ≤ ±1% | ||||
| Resolusi Deformasi | 0,01 mm | ||||
| Stroke Piston | 250 mm | ||||
| Jarak Maks. Rahang Tarik | 600 mm | 600 mm | 600 mm | 1000 mm | 850 mm |
| Jarak Maks. Rahang Tekan | 500 mm | 500 mm | 500 mm | 900 mm | 720 mm |
| Akurasi Deformasi | ≤ ±0,5% | ||||
| Perlindungan Overload | ≥5% Full Scale | ||||
| Diameter Spesimen Bulat | Ø10–32 mm | Ø13–40 mm | Ø12–60 mm | Ø15–70 mm | Ø15–90 mm |
| Ketebalan Spesimen Datar | 0–15 mm | 0–30 mm | 0–55 mm | 2–70 mm | 2–90 mm |
| Plat Tekan | Ø125 mm | Ø125 mm | Ø160 mm | Ø220 mm | Ø250 mm |
| Bentang Uji Lentur | 350 mm | 600 mm | 800 mm | 390 mm | — |
| Kecepatan Piston | ≥70 mm/menit | ≥70 mm/menit | ≥50 mm/menit | ≥70 mm/menit | — |
| Sistem Pengaturan Ruang Uji | Motor + Worm Gear | ||||
| Daya Motor | 3 kW | 3 kW | 3 kW | 7 kW | 10 kW |
| Berat Mesin | ±2300 kg | ±3000 kg | ±4200 kg | ±10000 kg | ±10000 kg |





