Apa Itu Alat Capping Silinder Beton?
Alat Capping Silinder Beton digunakan untuk meratakan permukaan ujung benda uji silinder beton sebelum dilakukan uji kuat tekan beton. Proses capping bertujuan menghilangkan ketidakrataan pada permukaan benda uji sehingga beban tekan dapat terdistribusi secara merata selama pengujian. Dengan persiapan yang tepat, hasil uji kuat tekan menjadi lebih akurat, konsisten, dan mengurangi risiko kegagalan akibat permukaan benda uji yang tidak rata.
Fitur Utama
- Dirancang untuk meratakan permukaan benda uji silinder beton.
- Kompatibel untuk benda uji berdiameter 75 mm, 100 mm, dan 150 mm.
- Konstruksi kokoh dan tahan lama.
- Memudahkan penempatan benda uji selama proses capping.
- Menghasilkan permukaan capping yang rata dan konsisten.
- Desain ringkas, ideal untuk laboratorium.
- Berat: 12 kg.
- Dimensi: 210 × 190 × 240 mm.
- Cocok untuk laboratorium pengujian rutin maupun penelitian.
Aplikasi
BCO-118 Alat Capping Silinder Beton banyak digunakan di:
- Laboratorium pengujian beton.
- Laboratorium pengujian material konstruksi.
- Pabrik beton siap pakai (ready mix).
- Universitas dan lembaga penelitian.
- Laboratorium teknik sipil.
- Proyek infrastruktur dan transportasi.
- Laboratorium pengendalian mutu (Quality Control/QC).
Keunggulan Menggunakan Alat Capping Silinder Beton
Permukaan benda uji yang tidak rata dapat menyebabkan hasil uji kuat tekan beton menjadi kurang akurat. Dengan menggunakan BCO-118 Alat Capping Silinder Beton, proses persiapan benda uji menjadi lebih optimal sehingga memberikan berbagai manfaat, antara lain:
- Meningkatkan distribusi beban saat pengujian.
- Menghasilkan hasil uji yang lebih konsisten.
- Mengurangi kesalahan selama proses pengujian.
- Membantu memenuhi standar pengujian internasional.
- Meningkatkan keakuratan hasil uji kuat tekan beton.
Bagi laboratorium pengujian beton, proses capping merupakan tahapan penting untuk memastikan hasil pengujian yang valid dan dapat dipercaya.
Standar Acuan
BCO-118 Alat Capping Silinder Beton diproduksi untuk mendukung prosedur pengujian sesuai standar internasional, antara lain:
- EN 12390-3
- ASTM C31
- ASTM C192
- ASTM C617
- AASHTO T32
- TS 126
Standar tersebut mengatur prosedur persiapan benda uji dan pelaksanaan uji kuat tekan beton agar menghasilkan data yang akurat, konsisten, dan sesuai dengan persyaratan laboratorium internasional.




