Jual ASTM D893 Centrifugation Method Lubricant Insoluble Matter Analyzer Lubricating Oil Insoluble Matter Determinator
ASTM D893 / GB/T 8926 Centrifugal Insoluble Matter Determinator adalah instrumen laboratorium presisi tinggi untuk memisahkan dan mengukur kandungan zat tak larut (insoluble matter) seperti endapan karbon, debu, atau oksidasi dalam oli pelumas in-service menggunakan media pelarut n-pentana dan toluena melalui metode sentrifugasi berstandar ASTM D893 dan GB/T 8926.
Sistem dilengkapi kontroler suhu digital real-time (suhu ruang s.d. 60°C, daya pemanas 300W), pengaturan waktu dan gaya sentrifugal terprogram, rotor kapasitas 4 tabung aluminium ($100\text{ ml} \times 4$), serta RCF maksimum $3850 \times g$ untuk separasi cepat dan bersih.
Keunggulan Utama:
Kepatuhan Standar Ganda: Mengacu pada ASTM D893 dan GB/T 8926 untuk kuantifikasi zat tak larut oli bekas.
Pemisahan Cepat & Efisien: Gaya sentrifugal relatif (RCF) $3850 \times g$ dengan kecepatan variabel 0–3000 rpm.
Kontrol Termal Terintegrasi: Pemanasan terkelola dari suhu ruang s.d. 60°C (akurasi ±1°C) untuk konsistensi viskositas pelarut-sampel.
Operasi Terprogram: Pengaturan waktu sentrifugasi dan gaya sentrifugal fleksibel via panel digital real-time.
Kapasitas Optimal: Akomodasi 4 tabung sentrifugal paduan aluminium berdiameter $\phi 40 \times 190\text{ mm}$ (kapasitas $100\text{ ml}$ per tabung).

Spesifikasi Teknis Utama:
Standar Acuan: ASTM D893, GB/T 8926.
Kecepatan Putar: 0 – 3000 rpm.
Kapasitas Tabung Sentrifugal: $100\text{ ml} \times 4$ (material aluminium, lubang $\phi 40 \times 190\text{ mm}$).
Gaya Sentrifugal Relatif (RCF): $3850 \times g$.
Rentang & Akurasi Suhu: Suhu ruang – 60°C | Akurasi ±1°C (daya pemanas 300W).
Lingkungan Operasional: Suhu 5–45°C, kelembapan relatif 10%–80% RH.
Catu Daya & Konsumsi: 220V ±10%, 50Hz | Daya total 900W.
Dimensi & Berat Fisik: 620 x 720 x 470 mm | Berat bersih 55 kg.
Bidang Penggunaan Utama:
Laboratorium condition monitoring pelumas mesin, pusat pengujian mutu minyak & pelumas industri, kilang petrokimia, lembaga inspeksi komoditas, serta riset akademis tribologi.




