ISO 12127 Protective Clothing Contact Heat Transmission Test Apparatus

Pendahuluan
ISO 12127 Protective Clothing Contact Heat Transmission Test Apparatus adalah alat uji laboratorium yang dirancang dan diproduksi sesuai dengan standar ISO 12127:2007 dan EN 702. Peralatan ini digunakan untuk mengukur perpindahan panas melalui kontak (Contact Heat Transmission) pada pakaian pelindung tahan panas dan tahan api maupun material penyusunnya.
Alat ini bekerja menggunakan silinder pemanas (Heating Cylinder) yang menghasilkan suhu konstan dan bersentuhan langsung dengan spesimen di bawah beban tertentu. Kalorimeter kemudian mengukur jumlah panas yang berpindah melalui material sehingga dapat dievaluasi kemampuan isolasi termalnya.
Peralatan ini mudah dioperasikan, menghasilkan data pengujian yang akurat dan andal, serta banyak digunakan oleh produsen pakaian pelindung tahan api, laboratorium pengujian, dan lembaga inspeksi kualitas.
Aplikasi
- Pengujian Pakaian Pelindung Keselamatan (Safety Protective Clothing)
- Industri Alat Pelindung Diri (APD)
- Laboratorium Pengujian Tekstil
- Produsen Pakaian Tahan Panas dan Tahan Api
- Lembaga Sertifikasi dan Inspeksi
Standar
ISO 12127:2007
Clothing for Protection Against Heat and Flame – Determination of Contact Heat Transmission Through Protective Clothing or Constituent Materials
Metode pengujian untuk menentukan perpindahan panas melalui kontak pada pakaian pelindung maupun material penyusunnya terhadap paparan panas dan api.
EN 702
Protective Clothing – Protection Against Heat and Flame – Test Method – Determination of Contact Heat Transmission Through Protective Clothing or Its Materials
Metode pengujian untuk mengukur perpindahan panas melalui kontak pada pakaian pelindung terhadap panas dan api.
Spesifikasi
- Peralatan terdiri dari panel kontrol dan rangka pengujian berbahan stainless steel yang kokoh dan tahan korosi.
- Dudukan spesimen menggunakan sistem pengangkatan otomatis, dengan kecepatan naik 5 ± 0,2 mm/detik.
- Menggunakan termokopel tipe-K berpelindung (K-Type Sheathed Thermocouple) berdiameter 2 mm dengan akurasi pengukuran suhu 0,1°C.
- Silinder pemanas mampu menghasilkan suhu di atas 500°C, dengan diameter permukaan kontak terhadap spesimen sebesar 25,2 ± 0,05 mm.
- Beban kontak silinder pemanas sebesar 49 N dan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pengujian.
- Rentang pengatur waktu 0 hingga 99.999 detik dengan akurasi 0,1 detik.
- Kalorimeter menggunakan cakram tetap berdiameter 25 mm dengan ketebalan 5 mm, dilengkapi sensor suhu Platinum Resistance Temperature Detector (RTD).
- Rangka penyangga kalorimeter terbuat dari Nylon 66 dengan diameter 40 mm dan tinggi 50 mm.
- Diameter spesimen yang digunakan adalah 80 mm.
- Menggunakan PLC dan layar sentuh (Touch Screen) sebagai sistem kontrol cerdas yang memudahkan pengoperasian.
- Dilengkapi sistem kontrol suhu PID yang secara otomatis mengumpulkan dan mengontrol data temperatur selama proses pengujian.
- Sistem secara otomatis menghitung, menyimpan data hasil pengujian, dan mendukung pencetakan laporan hasil uji kapan saja.
- Dimensi meja pengujian:
- 650 × 350 × 650 mm
- Catu daya:
- 220 V, 50/60 Hz
- Daya 800 Watt
- Spesifikasi daya dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pelanggan.
- Berat alat:
- Sekitar 50 kg
- Suhu lingkungan operasi:
- 25 ± 5°C
- Kebutuhan gas:
- Gas Propana
- Udara bertekanan (Compressed Air)







