Parameter Spesifikasi Mesin Pelet Logam SuperbMelt
| Spesifikasi / Fitur | Keterangan |
| Sumber Daya | 3 fasa 380V, 50/60Hz |
| Daya Listrik | 25 – 160 kW (Dapat disesuaikan / Adjustable) |
| Logam yang Kompatibel | Emas, Perak, Tembaga, Platina, Paladium, dan berbagai paduannya |
| Waktu Peleburan | 8 menit |
| Kapasitas Maksimal | 30 – 200 kg |
| Suhu Maksimal | 2600℃ |
| Metode Pendinginan | Pendinginan air (Water cooling) |
| Metode Granulasi | Pembentukan butiran berdasarkan berat sendiri (Graining by self-weight) |
| Jenis Krusibel | Kompatibel untuk kuarsa dan grafit |
Fitur & Keunggulan Mesin
Kecepatan Granulasi Tinggi: Dilengkapi dengan kapabilitas pengisian bahan baku secara kontinu untuk kecepatan produksi yang optimal.
Tangki Air Terpisah: Tangki air dirancang terpisah khusus untuk proses pembentukan granulasi, sehingga pengambilan material hasil produksi menjadi jauh lebih mudah dan praktis.
Sistem Pemanas Hemat Energi: Menggunakan sistem pemanas berteknologi tinggi dan hemat energi dengan desain pemisahan air-elektrik (water-electric separation), memastikan masa pakai komponen hingga lebih dari 10 tahun.
Pengoperasian Mudah: Dilengkapi tombol one-key start yang praktis, sehingga mudah dioperasikan bahkan oleh tenaga kerja biasa.
Komponen Global Berkualitas Tinggi: Menggunakan komponen inti dari merek internasional terkemuka, seperti sakelar Schneider dan IGBT Infineon asal Jerman, untuk memastikan kestabilan operasional mesin jangka panjang.
Aplikasi & Kegunaan Industri
Daur Ulang Logam (Metal Recycling): Pabrik daur ulang memanfaatkan granulator logam secara ekstensif untuk mengolah dan mendaur ulang sisa potongan logam, memecah objek logam berukuran besar menjadi butiran kecil untuk proses lanjutan.
Pekarangan Besi Tua (Scrap Yards): Membantu memperkecil ukuran potongan logam guna mempermudah penanganan dan pengiriman, yang merupakan tahap esensial dalam persiapan material daur ulang.
Pabrik Pengecoran (Foundries): Digunakan untuk mengolah limbah logam menjadi butiran siap lebur yang dapat digunakan kembali dalam prosedur cetak dan tempa.
Industri Manufaktur Umum (Industrial): Digunakan di berbagai sektor industri untuk memecah sisa limbah logam atau produk logam rusak menjadi serpihan kecil demi keperluan daur ulang atau penggunaan ulang.
Fabrikasi Logam (Metal Fabrication): Mengubah sisa atau kelebihan material logam yang tidak terpakai menjadi butiran granul untuk mengontrol limbah secara efektif.
Industri Otomotif (Automobile Industry): Memproses komponen sisa, kendaraan akhir masa pakai (end-of-life cars), serta komponen logam untuk mendukung pemulihan logam mulia.
Daur Ulang Elektronik (Electronics Recycling): Memproses limbah elektronik (e-waste) dengan cara mereduksi komponen logam dari peralatan elektronik lama menjadi butiran untuk pemurnian lebih lanjut.
Konstruksi & Demolition: Memproses komponen logam dari limbah pembangunan dan pembongkaran bangunan untuk mendukung daur ulang logam dari berbagai sumber.
Sektor Energi (Energy Sector): Memproses komponen logam guna memastikan pengelolaan limbah logam yang efisien dari proses produksi dan pemeliharaan peralatan energi.
Remediasi Lingkungan (Environmental Remediation): Digunakan untuk memproses dan memperkecil ukuran material yang terkontaminasi logam pada area yang memerlukan pemulihan lingkungan.







