Pengantar Umum (General Introduction)
Terdapat banyak jenis metode pengujian kekerasan yang umum digunakan, seperti HB, HRC, HV, HL, dan lainnya. Namun, semua metode konvensional tersebut memiliki keterbatasan. Gaya uji pada metode HB dan HRC tergolong besar sehingga meninggalkan bekas indentasi yang mencolok dan merusak permukaan benda kerja. Metode HV diuji menggunakan sistem optik yang memerlukan personel sangat profesional serta tidak dapat menguji benda kerja berukuran besar secara langsung.
Untuk mengatasi hal tersebut, Alat Uji Kekerasan Ultrasonik HUH-6M kami menggunakan metode Ultrasonic Contact Impedance (UCI) untuk pengujian perbandingan, menghadirkan keunggulan berupa presisi tinggi, kecepatan tinggi, portabilitas, dan kemudahan pengoperasian.
Metode UCI (Ultrasonic Contact Impedance)
Untuk mengatasi masalah pada mesin uji kekerasan Vickers konvensional (waktu pengujian lama, alat besar dan berat, tidak cocok untuk uji di lapangan maupun benda kerja besar, serta membutuhkan keahlian teknis tinggi dari operator), pada tahun 1961 metode pengujian kekerasan Ultrasonic Contact Impedance dikembangkan oleh Dr. Claus Kleesattel. Alat uji kekerasan yang dirancang dengan metode ini kemudian dikenal sebagai Ultrasonic Hardness Tester.
Metode UCI menggunakan pegas untuk menghasilkan gaya uji yang diperlukan layaknya pengujian kekerasan Vickers. Gaya uji diaplikasikan pada benda kerja melalui batang resonansi yang disematkan intan piramida bujur sangkar 136°, membentuk indentasi Vickers pada permukaan material. Panjang diagonal indentasi berbanding lurus dengan kekerasan Vickers serta memicu perubahan frekuensi pada batang resonansi, sehingga tingkat kekerasan benda kerja dapat diketahui secara instan dari perubahan frekuensi tersebut.
Aplikasi Utama (Application)
Uji kekerasan pada tepi flange, akar gigi roda gigi (gear root), komponen stamping, cetakan (mold), plat tipis, gigi roda yang dikeraskan permukaannya (face-hardened gear tooth), alur roda gigi, dan bagian tirus (taper part).
Uji kekerasan pada poros (axle), pipa berdinding tipis, dan bejana tekan.
Uji kekerasan pada roda dan rotor turbin.
Uji kekerasan pada tepi mata bor (bit edge).
Uji kekerasan pada komponen las.
Pengukuran kedalaman lubang dalam dengan diameter tertentu, permukaan cekung/cembung beradius besar, serta bidang tidak beraturan.
Pengujian kekerasan pada sebagian besar logam ferro, non-ferro, beserta paduannya dalam skala produksi industri.
Prinsip Kerja (Working Principle)
Menggunakan metode impedansi kontak ultrasonik (Ultrasonic Contact Impedance).
Karakteristik & Fitur Fungsional (Functional Characteristics)
Desain Modern: Tampilan baru yang inovatif, nyaman digenggam, dan pengerjaan yang presisi (good craft).
Layar Luar Biasa: Layar LCD besar berukuran 3.5 inci dengan matriks titik grafis warna 320×480, menampilkan teks dan grafik yang tajam, kaya informasi, serta mudah dibaca.
Antarmuka Ramah Pengguna: Tampilan penuh bahasa Inggris, pengoperasian berbasis menu, tombol minimalis, sangat sederhana dan praktis.
Kalibrasi Material Fleksibel: Untuk material dengan modulus elastisitas berbeda, hanya diperlukan kalibrasi titik sederhana untuk menyesuaikan material baru.
Kalibrasi Multi-Titik: Menyediakan fungsi kalibrasi multi-titik untuk standar kekerasan apa pun. Untuk material tanpa tabel konversi, pengguna cukup menyiapkan 2 hingga 10 sampel uji dengan kekerasan berbeda untuk kalibrasi langsung.
Akurasi Tinggi: ±3 %HV, ±3 %HB, ±1,5 HR (menggunakan test stand), sesuai dengan standar galat uji GB/T-34205, JJF1436, dan JB/T9377.
Indentasi Mikro: Jauh lebih kecil daripada alat uji kekerasan Leeb dan memerlukan mikroskop daya tinggi untuk melihatnya.
Kecepatan Uji Tinggi: Menampilkan hasil pengujian dalam kurung waktu kurang dari 2 detik.
Praktis untuk Jalur Produksi: Sangat mudah diuji pada lini perakitan dibandingkan alat uji kekerasan Leeb.
Penyimpanan Data Luas: Memori penyimpanan hingga 50 grup data lengkap dengan informasi waktu.
Pengujian 360°: Dapat menguji dari segala sudut tanpa perlu koreksi arah.
Spesifikasi Teknis (Technical Parameters)
| Parameter | Keterangan |
| Model | HUH-6M |
| Standar Acuan | DIN 50159-1-2008; ASTM-A1038-2005; JB/T 9377-2010; JJG-654-2013; GBT 34205-2017 |
| Rentang Ukur | HV 50–1599, HRC 20–76, HB 76–618, HRB 41–100, HRA 61–85.6, MPa 255–2180 |
| Galat Uji | HRC: ±2 HRC; HB: ±3 %HB; HV: ±3 %HV |
| Gaya Uji Probe | 2 kgf (opsional: 0,5 kgf, 1 kgf, 5 kgf, 10 kgf) |
| Suhu Operasional | -20℃ ~ 50℃ |
| Kelembapan Kerja | ≤ 85% |
Batas Kesalahan Relatif Maksimum Berdasarkan Blok Uji Standar
| Kekerasan Blok Standar | HV10 | HV5 | HV2 | HV1 | HV0.8 | HV0.3 | HV0.1 |
| < 250 HV | 4% | 4% | 4% | 4% | 4% | 5% | 5% |
| 250 HV – 500 HV | 4% | 4% | 4% | 4% | 4% | 6% | 6% |
| > 500 HV – 800 HV | 4% | 4% | 5% | 5% | 5% | 7% | 7% |
| > 800 HV | 4% | 4% | 6% | 6% | 6% | 8% | 8% |
Parameter Probe (Probe Parameters)
| Spesifikasi Probe | Probe 0,5 kgf | Probe 1 kgf | Probe 2 kgf (Standar) | Probe 5 kgf | Probe 10 kgf |
| Tipe Aksesori | Opsional | Opsional | Standar | Opsional | Opsional |
| Gaya Uji | 5 N | 10 N | 20 N | 50 N | 98 N |
| Diameter | 22 mm | 22 mm | 22 mm | 22 mm | 22 mm |
| Panjang | 150 mm | 150 mm | 150 mm | 150 mm | 150 mm |
| Diameter Batang Resonansi | 2,4 mm | 2,4 mm | 2,4 mm | 2,4 mm | 2,4 mm |
| Maks. Kekasaran Permukaan (Ra) | Ra < 3,2 µm | Ra < 3,2 µm | Ra < 5 µm | Ra < 10 µm | Ra < 15 µm |
| Min. Berat Benda Kerja | 0,3 kg | 0,3 kg | 0,3 kg | 0,3 kg | 0,3 kg |
| Min. Ketebalan Benda Kerja | 2 mm | 2 mm | 2 mm | 2 mm | 2 mm |
Konfigurasi Produk (Standard Delivery & Optional Accessories)
Standar Pengiriman (Standard Delivery): Unit utama, Probe (2 kgf), Kabel probe, Adaptor daya AC 5V, Koper pelindung khusus (custom-made carrying case), dan Blok uji standar.
Aksesori Opsional (Optional Accessories): Pilihan probe tambahan (0,5 kgf, 1 kgf, 5 kgf, 10 kgf).






