Jual ASTM D92 Fuel Oil Flash Fire Point Test Equipment Open Cup Flash Point Device Petroleum Flash Point Tester Fire Point Machine
ASTM D92 / GB/T 3536 Cleveland Open Cup Flash & Fire Point Tester adalah instrumen laboratorium esensial untuk menentukan titik nyala (flash point) dan titik bakar (fire point) material minyak bumi dengan titik nyala lebih dari 79°C menggunakan metode mangkuk terbuka (Cleveland open cup method).
Sistem dilengkapi pemanas keramik far-infrared bermukaan luas untuk distribusi panas yang konsisten dan laju pemanasan cepat, regulator tegangan solid-state dengan pembacaan voltase via voltmeter, serta penyulut api gas (coal/butane/LPG) dengan kontrol ketinggian api yang dapat disesuaikan.
Keunggulan Utama:
Kepatuhan Standar Global: Direkayasa sesuai ASTM D92 dan GB/T 3536-2008.
Pemanas Far-Infrared Keramik: Menyediakan permukaan pemanasan yang lebar, termal uniform, dan ramp-up cepat.
Kontrol Tegangan Presisi: Solid-state voltage regulator menjamin stabilitas daya, keamanan operasional, dan masa pakai panjang dengan monitoring voltmeter langsung.
Sistem Ignisi Fleksibel: Penyulut api gas dengan tinggi/ukuran api adjustable (kompatibel gas batu bara, butana, atau LPG).
Desain Portabel & Ringkas: Dimensi 300 x 200 x 300 mm dengan bobot ringan 3 kg, mudah ditempatkan di benchtop laboratorium.

Spesifikasi Teknis Utama:
Standar Acuan: ASTM D92, GB/T 3536-2008.
Rentang Pengukuran Titik Nyala/Bakar: 79°C – 400°C.
Metode Pemanasan: Pemanas elektrik keramik far-infrared.
Regulasi Tegangan: Solid-state voltage regulator + pembacaan voltmeter.
Sumber Gas Ignisi: Gas batu bara, gas butana, atau Liquefied Petroleum Gas (LPG).
Catu Daya & Konsumsi: AC 220V ±10%, 50Hz | Konsumsi daya 700W.
Lingkungan Operasional: Suhu 5–40°C, kelembapan relatif ≤85%.
Dimensi & Berat Fisik: 300 x 200 x 300 mm | Berat bersih 3 kg.
Kelengkapan Standar: Bejana uji open cup (open cup test vessel) dan termometer titik nyala open cup.
Bidang Penggunaan Utama:
Laboratorium Quality Control dan R&D produk minyak bumi, industri pelumas/lubricant, kilang petrokimia, serta balai pengujian mutu bahan bakar cair bertitik nyala tinggi (>79°C).




