Tantangan Tambang
Sebuah tambang emas dan tembaga di Eropa Timur memiliki sekitar 100 kilometer terowongan bawah tanah yang integritas strukturalnya harus dipantau secara berkala untuk memastikan keselamatan pekerja dan mengelola risiko.
“Tantangannya adalah mengambil pembacaan,” kata Rupert Birch, Wakil Presiden EMENA di Ramjack, mitra implementasi teknologi layanan penuh untuk industri pertambangan yang telah menyediakan solusi pemantauan mutakhir bagi tambang tersebut selama beberapa tahun terakhir.
Pendekatan lama tambang yang mengharuskan pekerja mengambil pembacaan manual menggunakan data logger genggam sangat memakan waktu, tidak efisien, dan berpotensi berbahaya.
“Setiap perjalanan ke bawah tanah selalu mendatangkan risiko,” ujar Rupert Birch. “Semakin sedikit orang yang harus turun ke bawah tanah, semakin baik.”
Selain itu, pembacaan manual hanya memberikan gambaran sesaat (snapshot) mengenai kondisi bawah tanah, sehingga meningkatkan risiko secara signifikan karena pergerakan gaya geologis dapat memicu perubahan berbahaya pada keselamatan dan stabilitas terowongan di antara waktu pengambilan data. Diakui sebagai pemimpin dalam inovasi digital, pihak tambang akhirnya mendekati Ramjack untuk mengotomatisasi pengumpulan data geoteknik mereka dengan menghubungkan sensor ke jaringan WiFi tambang.

Solusi & Keunggulan
Ramjack memilih solusi akuisisi data nirkabel Ackcio Beam untuk mengatasi tantangan transmisi tambang. Sistem ini terdiri dari tiga Node Analog Ackcio (BEAM-AN-S4) yang memantau tiga ekstensometer lubang bor multi-titik hingga 150 meter dari titik akses terdekat. Node bertenaga baterai ini mentransmisikan pembacaan ke dua Gateway Ackcio (BEAM-GW) tanpa memerlukan kabel atau catu daya tambahan, sebelum data diteruskan ke jaringan WiFi tambang.
Manfaat Utama
- Komunikasi yang andal di lingkungan bawah tanah yang ekstrem
- Penghapusan total kebutuhan pengumpulan data manual
- Konsumsi daya ultra-rendah pada node nirkabel
- Desain bebas kabel dan tanpa catu daya eksternal
- Kemampuan penyesuaian frekuensi pembacaan dari jarak jauh
- Skabilitas sistem yang mudah untuk ekspansi masa depan
Hasil & Dampak Nyata
Sejak Juli 2021, teknologi Ackcio Mesh yang dipatenkan telah mentransmisikan data real-time secara konsisten, mengeliminasi risiko pekerja turun ke tambang untuk pembacaan manual. Inovasi ini meningkatkan manajemen risiko secara drastis, memberikan operator pemahaman menyeluruh tentang pergerakan batuan, serta menawarkan fleksibilitas penuh dalam mengubah interval pembacaan sesuai kebutuhan operasional. Berkat kesuksesan proyek percontohan ini, Ramjack berencana memperluas sistem Ackcio ke 14 lokasi sensor tambahan dengan bentang jarak yang lebih panjang.
Rekomendasi alat Pemantauan Tambang Bawah Tanah: Analogue Nodes Ackcio BEAM-AN-S4

Ackcio Analogue Nodes dapat digunakan untuk memantau berbagai jenis sensor yang memiliki output analog, termasuk output tegangan (voltage), current loop, dan Wheatstone Bridge.
- BEAM-AN-S4: Mendukung 4 sensor, dengan 8 kanal analog dan 4 kanal termistor.
Kesimpulan
Implementasi solusi nirkabel Ackcio Beam oleh Ramjack berhasil mengubah sistem pemantauan geoteknik di tambang emas dan tembaga bawah tanah secara drastis. Dengan menggantikan pembacaan manual yang berisiko dan tidak efisien dengan transmisi data real-time yang otomatis, tambang ini berhasil meningkatkan keselamatan pekerja, mengoptimalkan manajemen risiko, serta mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai pergerakan batuan. Kesuksesan proyek percontohan ini tidak hanya membuktikan keandalan teknologi Ackcio di lingkungan bawah tanah yang ekstrem, tetapi juga membuka jalan bagi ekspansi sistem ke lebih banyak titik sensor di masa depan.

