Proyek TANDM bermitra dengan Ackcio untuk menerapkan sistem pemantauan nirkabel di fasilitas penyimpanan tailing kering di wilayah Limpopo. Proyek ini bertujuan untuk memverifikasi kinerja desain, memantau kondisi geoteknik selama operasi, dan memastikan stabilitas jangka panjang di lingkungan dengan persyaratan teknik yang ketat. Kolaborasi ini melibatkan tim teknik TANDM, kontraktor konstruksi, dan…

Ikhtisar Proyek
TANDM bermitra dengan Ackcio untuk menerapkan sistem pemantauan nirkabel di fasilitas penyimpanan tailing kering di wilayah Limpopo. Proyek ini bertujuan untuk memverifikasi kinerja desain, memantau kondisi geoteknik selama operasi, dan memastikan stabilitas jangka panjang di lingkungan dengan persyaratan teknik yang ketat. Kolaborasi ini melibatkan tim teknik TANDM, kontraktor konstruksi, dan tim dukungan teknis Ackcio yang bekerja sama untuk membangun jaringan akuisisi data yang andal dan dapat ditingkatkan.
Tantangan Pemantauan
Fasilitas penyimpanan tailing kering memerlukan pemantauan kinerja yang berkelanjutan dan tepat untuk mengonfirmasi asumsi desain serta mengelola risiko operasional. Sistem ini harus beroperasi secara andal dalam kondisi jarak jauh, tahan terhadap tekanan pembatas yang tinggi, dan mentransmisikan data dari berbagai jenis sensor yang dipasang di atas dan di bawah lapisan penahanan kritis—semuanya tanpa mengandalkan koneksi kabel atau server di lokasi. TANDM mengembangkan seperangkat sensor buatan khusus untuk mengukur regangan pelapis dan kelembapan bawah permukaan di bawah tekanan ekstrem, serta mencari sistem nirkabel yang dapat berintegrasi secara mulus dengan instrumen-instrumen ini.
Solusi Ackcio
Jaringan akuisisi data nirkabel Ackcio diterapkan untuk menghubungkan berbagai sensor geoteknik, memungkinkan transmisi data waktu nyata melalui jaringan jaring yang dapat memulihkan diri secara mandiri (self-healing mesh network). Pengaturan perangkat keras menggabungkan simpul kawat bergetar, analog, dan pengukuran regangan untuk mendukung campuran instrumentasi proyek. Parameter kinerja utama yang diukur meliputi:
- Tekanan air pori
- Regangan tarik dan tekan
- Kadar air volumetrik
Gerbang (gateway) dan simpul Ackcio dipasang secara bertahap selama konstruksi, selaras dengan pembangunan progresif lapisan tailing. Fleksibilitas jaring nirkabel memungkinkan pencakupan seluruh fasilitas secara efisien tanpa kehilangan data.
Hasil & Dampak
- Integrasi tanpa hambatan: Sensor regangan dan kelembapan buatan khusus terhubung dengan mudah ke simpul nirkabel Ackcio.
- Cakupan yang andal: Jaringan jaring secara otomatis beradaptasi dengan perubahan medan dan tata letak, memastikan cakupan komunikasi penuh.
- Operasi yang hemat biaya: Pembelian perangkat keras satu kali tanpa biaya transmisi data berulang.
- Kompatibilitas Cloud: Transmisi data waktu nyata langsung ke platform pemantauan pilihan klien.
- Dukungan jarak jauh: Insinyur Ackcio menyediakan pemecahan masalah langsung dan pembaruan perangkat tegar (firmware) selama pengujian kelayakan (commissioning), mengurangi waktu henti di lokasi.

Umpan Balik Klien
“Bekerja sama dengan Ackcio dalam proyek ini sungguh menyenangkan. Peralatan apa pun hanya sebaik dukungan yang menyertainya — dan dukungan Ackcio sangat luar biasa selama fase penyiapan dan pengujian kelayakan (commissioning).”
— Tim Proyek TANDM
Rencana Masa Depan
Menyusul keberhasilan penerapan di lokasi ini, TANDM sedang mengevaluasi peluang untuk menerapkan teknologi pemantauan nirkabel Ackcio pada tailing lainnya dan aplikasi pemantauan geoteknik di seluruh wilayah.
Rekomendasi alat pemantauan Nirkabel untuk proyek: Digital Nodes Ackcio BEAM-DG

Ackcio Digital Nodes adalah perangkat akuisisi data digital nirkabel yang dirancang untuk memantau berbagai jenis sensor dengan antarmuka komunikasi RS485, RS232, dan SDI-12. Perangkat ini memungkinkan data dari sensor digital dikumpulkan, disimpan, dan dikirim secara andal melalui Ackcio Mesh, jaringan komunikasi mesh jarak jauh yang terhubung ke Gateway dan server.
Kesimpulan
Kolaborasi antara TANDM dan Ackcio dalam proyek fasilitas penyimpanan tailing kering di Limpopo membuktikan bahwa sistem pemantauan nirkabel yang andal mampu mengatasi tantangan kondisi geoteknik yang ekstrem. Keberhasilan integrasi sensor khusus, ketahanan jaringan jaring (mesh network), serta dukungan teknis yang responsif menghasilkan pemantauan real-time yang hemat biaya dan efisien. Berdasarkan pencapaian tersebut, teknologi ini membuka peluang besar untuk diterapkan pada berbagai proyek pemantauan geoteknik lainnya di masa mendatang.

