Alat Uji Titik Tuang Produk Minyak Bumi dan Penguji Titik Tuang Oli Huazheng HZNQ-1101

Pour Point Apparatus Petroleum Products Oil Pour Point Tester | Alat Uji Titik Tuang Produk Minyak Bumi dan Penguji Titik Tuang Oli Huazheng HZNQ-1101

Titik tuang (pour point) merujuk pada suhu maksimum di mana seluruh fluida cair berhenti mengalir di bawah kondisi pendinginan yang ditentukan.
Penguji Titik Tuang Oli HZNQ-1101 digunakan dalam penentuan titik tuang oli trafo, minyak pelumas, oli ringan, serta berbagai jenis bahan baku kimia, dan telah sesuai dengan standar ASTM D97. Instrumen ini mengadopsi kompresor pendingin impor dengan laju pendinginan yang lebih cepat serta fungsi pendinginan yang lebih kuat. Dilengkapi dengan sensor presisi tinggi impor untuk memastikan akurasi pengujian yang tinggi, alat ini banyak digunakan di bidang kelistrikan, industri kimia, perkeretaapian, perminyakan, dan sektor industri lainnya.

I. Gambaran Umum (Overview)

Titik beku (freezing point) mengacu pada suhu maksimum di mana seluruh fluida cair berhenti mengalir di bawah kondisi pendinginan yang ditentukan.
Penguji Titik Tuang Oli HZNQ-1101 digunakan dalam penentuan titik tuang oli trafo, minyak pelumas, oli ringan, serta berbagai jenis bahan baku kimia, dan telah sesuai dengan standar ASTM D97. Instrumen ini mengadopsi kompresor pendingin impor dengan laju pendinginan yang lebih cepat serta fungsi pendinginan yang lebih kuat. Dilengkapi dengan sensor presisi tinggi impor untuk memastikan akurasi pengujian yang tinggi, alat ini banyak digunakan di bidang kelistrikan, industri kimia, perkeretaapian, perminyakan, dan sektor industri lainnya.

II. Pengantar Instrumen & Cara Pengoperasian

Peralatan ini menempatkan sampel ke dalam tabung uji yang direndam dalam penangas alkohol (alcohol bath) di dalam ruang pembekuan sesuai kondisi yang ditentukan oleh standar nasional. Suhu tertinggi di mana fluida cair berhenti mengalir merupakan titik kondensasi dari sampel tersebut.
  • Pemasangan Instrumen:
    1. Buka kemasan instrumen untuk memeriksa apakah terdapat kerusakan.
    2. Periksa model peralatan dan aksesoris berdasarkan daftar kemasan (packing list).
    3. Instrumen siap di-debug setelah proses pemeriksaan selesai.
  • Langkah-Langkah Pengoperasian:
    1. Colokkan kabel daya tungku uji ke soket tiga inti AC 220V (pastikan soket memiliki sistem pembumian/grounding yang andal).
    2. Tambahkan etanol anhidrat ke dalam ruang pembekuan minimal hingga merendam pipa tembaga evaporator.
    3. Masukkan sampel uji ke dalam tabung uji hingga garis kalibrasi, letakkan tabung ke dalam freezer (terendam etanol anhidrat), lalu masukkan termometer ke dalam sampel.
    4. Nyalakan sakelar daya, sakelar pengaduk, dan sakelar pendingin. Atur suhu prasetel pada termostat dan amati suhu pendinginan. Saat sampel berhenti mengalir ketika tabung dimiringkan, itulah nilai titik sampel tersebut.

III. Parameter Teknis (Technical Parameters)

ParameterSpesifikasi
Rentang SuhuSuhu kamar $\sim -45^\circ\text{C}$
Akurasi$\pm 0,1^\circ\text{C}$
TampilanTabung digital (digital tube display)
Mode UjiKontrol suhu otomatis, uji manual
Sensor SuhuResistansi platina PT100
Lubang UjiDua lubang (two holes)
Laju PendinginanTidak kurang dari $70^\circ\text{C}/\text{jam}$
Mode PendinginanKompresor pendingin
Daya$1500\text{ W}$
Tegangan Catu DayaAC $220\text{V}$, $50\text{Hz}$
Lingkungan KerjaSuhu $\le 40^\circ\text{C}$, kelembapan $\le 80\%$
Berat InstrumenSekitar $40\text{ kg}$

IV. Tindakan Pencegahan dan Pemeliharaan Peralatan

  1. Instrumen harus digunakan di lingkungan yang bebas dari zat korosif.
  2. Saat mengganti sampel, tabung uji harus dibersihkan terlebih dahulu.
  3. Termometer harus dijaga agar tetap bersih dan tidak berminyak guna menghindari penurunan sensitivitas deteksi.
  4. Selama pengujian berlangsung, jangan memasukkan tangan ke dalam freezer untuk menghindari risiko radang dingin (frostbite).

V. Metode Operasi Titik Tuang (Pour Point Operation Method)

  1. Nama Parameter: Titik Tuang (Pour Point)
  2. Ringkasan Metode: Setelah sampel didinginkan, periksa fluiditasnya setiap penurunan $3^\circ\text{C}$, lalu catat suhu terendah di mana sampel masih dapat mengalir sebagai titik tuang.
  3. Prosedur Operasi:
    • Tuangkan sampel ke dalam tabung uji yang kering dan bersih hingga tanda batas cincin. Pasang termometer di tengah tabung menggunakan sumbat sedemikian rupa sehingga bagian bawah gelembung termometer berada pada jarak $8\text{ mm} \sim 10\text{ mm}$ dari dasar tabung, lalu masukkan $1\text{ mL} \sim 2\text{ mL}$ etanol absolut ke bagian bawah selongsong (sleeve). Masukkan rangkaian tabung uji ini ke dalam penangas pendingin.
    • Mulai dari pengamatan pertama terhadap fluiditas sampel, periksa aliran sampel setiap kali suhu turun $3^\circ\text{C}$. Berhati-hatilah agar tidak mengganggu gumpalan kristal yang terbentuk di dalam sampel. Termometer tidak boleh digerakkan setelah kristal parafin mulai terbentuk. Jika embun es menghalangi pengamatan, usap tabung uji menggunakan kain pembersih yang dibasahi cairan bersuhu mendekati penangas dingin.
    • Ketika tabung uji dimiringkan dan sampel tidak mengalir, segera posisikan tabung secara horizontal selama 5 detik (ukur dengan pengatur waktu) dan amati permukaannya. Jika sampel menunjukkan pergerakan, segera kembalikan ke penangas. Saat suhu turun $3^\circ\text{C}$ berikutnya, amati kembali.
    • Lakukan langkah ini hingga saat tabung diposisikan horizontal selama 5 detik, sampel di dalamnya sama sekali tidak bergerak. Catat pembacaan termometer pada saat itu, lalu tambahkan $3^\circ\text{C}$ pada hasil yang tercatat sebagai nilai titik tuang (pour point).

Packing List

No.ItemQty
1Main engine1
2Power line1
3Fuse pipe2
4Test tube3
5Thermometer3

 

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Keranjang Belanja