Fungsi Utama dan Fitur (Main Functions and Features)
Gaya antarmolekul membentuk tegangan permukaan cairan. Besarnya nilai tegangan mencerminkan sifat fisik dan kimia dari sampel cairan, serta menjadi salah satu indikator terpenting untuk kualitas produk.
- Menggunakan transduser tipe electromagnetic force-balance, sehingga meningkatkan akurasi pengukuran secara signifikan.
- Kalibrasi cukup dilakukan pada satu titik (one-point demarcation), membuat penyesuaian instrumen menjadi sangat praktis dan mudah.
- Instrumen dapat menampilkan nilai berat saat ini (current weight values) serta ekuivalensi tegangan (tension equivalence).
- Dilengkapi sirkuit deteksi suhu terintegrasi untuk kompensasi suhu otomatis pada hasil pengujian.
- Layar LCD matriks titik $240 \times 128$, tanpa tombol logo, serta dilengkapi fungsi proteksi layar (screen protection).
- Menyimpan riwayat catatan pengujian dengan stempel waktu (time stamps), mampu menampung hingga 255 data.
- Printer mikro termal berkecepatan tinggi terpasang di dalam (built-in), menghasilkan cetakan yang rapi dan cepat, serta mendukung fungsi cetak luring (offline printing).
- Dilengkapi antarmuka RS232 untuk menghubungkan perangkat ke komputer, memudahkan proses pengolahan data.

Parameter Teknis (Technical Parameters)
| Measuring range: 0-200mN/m |
| accuracy:0.1%( test result)±0.1 mN/m |
| precision:0.1mN/m |
| sensibility:0.1mN/m |
| mains voltage:AC220V±20% 50HZ±10% |
| maximum power dissipation:20W |
| suit ambient temperature:10~30℃(25℃the best) |
| suit ambient humidity:≤85% RH |
| overall dimensions:200×300×330(mm) |
| weight:6kg |
Saat cincin platina ditarik ke atas dari antarmuka “cairan-gas” atau “cairan-cairan”, membran kolom cairan melingkar akan terbentuk di bawah cincin platina tersebut. Seiring dengan naiknya cincin, membran kolom cairan ini pada akhirnya akan putus. Dalam proses ini, nilai gaya maksimum yang dideteksi oleh sensor keseimbangan gaya elektromagnetik dikonversi menjadi nilai tegangan melalui rumus berikut:
$$M = \frac{mg}{2L}$$
di mana $L$ adalah keliling lingkaran cincin platina (Pt circle’s circumference).
Nilai pengujian ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor:
- Jari-jari rata-rata lingkaran Pt dan jari-jari kawat Pt.
- Kontras densitas antara sampel cairan dan medium lainnya.
- Kemurnian cairan; adanya kotoran elektrolit akan menurunkan nilai tegangan secara drastis.
- Suhu sekitar.
Karena kolom cairan yang terbentuk pada cincin platina tidak berbentuk silinder sempurna, faktor koreksi $F$ perlu diperkenalkan. Rumus perhitungan untuk faktor koreksi $F$ diberikan oleh Zuidema dan Waters. Hasil akhir setelah koreksi adalah:
Dalam rumus tersebut:
- $\rho_0$ (tertulis sebagai $P_0$): Densitas cairan bagian bawah, satuan: $\text{g/mL}$
- $\rho_1$ (tertulis sebagai $P_1$): Densitas cairan bagian atas atau densitas gas, satuan: $\text{g/mL}$
- $R_s$ (tertulis sebagai $Rs$): Jari-jari rata-rata kawat platina, satuan: $\text{mm}$
- $R_h$ (tertulis sebagai $Rh$): Jari-jari rata-rata cincin platina, satuan: $\text{mm}$
Secara keseluruhan, Penguji Tegangan Antarmuka Oli Trafo merupakan instrumen esensial untuk menjaga efisiensi dan keandalan trafo listrik. Presisi tinggi, kemudahan penggunaan, dan desainnya yang kokoh menjadikannya aset berharga bagi setiap profesional di industri kelistrikan, memastikan transformator Anda beroperasi pada performa puncak dan tetap berada dalam kondisi optimal selama bertahun-tahun ke depan.
No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com



