Tim Engineering Ackcio terus mengembangkan berbagai fitur baru untuk sistem Ackcio Beam. Pembaruan utama ini dikembangkan berdasarkan masukan dari pelanggan dan mitra yang diperoleh dari implementasi sistem wireless monitoring Ackcio Beam pada berbagai proyek di seluruh dunia.
Pembaruan dilakukan pada tiga komponen utama:
- Ackcio Mesh – firmware yang berjalan pada seluruh perangkat Ackcio.
- Snape – software manajemen data yang berjalan pada Gateway.
- Nimbus – aplikasi konfigurasi yang digunakan pada smartphone Android.
Pembaruan ini telah terpasang secara default pada seluruh perangkat yang dikirim mulai 1 Oktober 2020. Jika perangkat diperoleh sebelum tanggal tersebut dan ingin diperbarui ke versi 5.X, pengguna dapat menghubungi tim Customer Success Ackcio untuk mendapatkan pembaruan sekaligus panduan singkat mengenai fitur-fitur baru.
Pembaruan Ackcio Mesh
Berikut berbagai peningkatan yang tersedia pada firmware Ackcio Mesh 5.X di seluruh perangkat Ackcio.
1. Automatic Network Setup – Self-Forming dan Self-Healing
Ackcio mengembangkan algoritma baru untuk mengotomatisasi proses pembentukan jaringan Ackcio Mesh pada proyek.
Perangkat Ackcio Beam dapat mengenali perangkat lain yang berada dalam proyek yang sama dan secara otomatis membentuk struktur jaringan yang menghubungkan seluruh Node, baik secara langsung maupun melalui Node lain, hingga terhubung ke Gateway.
Pada versi sebelumnya, proses ini harus dilakukan secara manual melalui aplikasi smartphone Nimbus dengan konfigurasi jumlah hop yang cukup kompleks. Pada versi 5.X, proses tersebut telah sepenuhnya diotomatisasi.
Proses pembentukan jaringan menggunakan algoritma RPL (Routing Protocol for Low-Power and Lossy Networks) yang telah distandardisasi dalam RFC 6550.
Setelah jaringan Ackcio Mesh terbentuk, konektivitas akan terus dipantau. Jika sebuah Node terputus atau Node baru ditambahkan, jaringan dapat secara otomatis menyesuaikan struktur tanpa memerlukan interaksi pengguna.
2. Long-Range dan Scalable Coverage
Jaringan Ackcio Mesh menggunakan standar IEEE 802.15.4g/e, yaitu standar jaringan wireless yang dirancang untuk komunikasi jarak jauh dan pengumpulan data sensor yang andal pada berbagai aplikasi industri.
Perangkat dapat membentuk jaringan hingga 8 hop, sehingga memungkinkan implementasi monitoring pada lingkungan yang menantang, khususnya tambang bawah tanah dan terowongan.
3. Peningkatan Keandalan dengan TSCH – Time Slotted Channel Hopping
Ackcio menerapkan protokol TSCH (Time Slotted Channel Hopping) untuk mengurangi tabrakan paket (packet collision) dan meningkatkan keandalan jaringan Ackcio Mesh.
Jaringan berbasis TSCH telah menunjukkan tingkat keandalan hingga 99,99%. Dengan konfigurasi TSCH hingga 100 channel, perangkat Ackcio memenuhi persyaratan FCC dan CE terkait frequency hopping.
TSCH juga membantu Ackcio Mesh beroperasi secara lebih andal di lingkungan dengan tingkat interferensi transmisi wireless yang tinggi. Jika pesan gagal dikirim antara dua perangkat, pesan tersebut akan dikirim ulang melalui channel berbeda pada time slot berikutnya. Mekanisme ini membantu mengurangi kehilangan data.
Peningkatan Lain pada Ackcio Mesh
Enhanced Security
Ackcio Beam kini dapat menghasilkan dynamic AES-128 encryption keys untuk menjaga keamanan data pada setiap implementasi sistem.
Low-Latency Bi-Directional Communication
Pengguna dapat mengirim pesan sesuai kebutuhan dari Gateway ke Node. Fitur ini memungkinkan perubahan seperti pengaturan frekuensi sampling sensor dikirimkan ke Node hanya dalam hitungan detik.
Millisecond-Level Time Synchronization
Dengan penerapan protokol TSCH, seluruh perangkat Ackcio Beam dapat melakukan sinkronisasi waktu hingga tingkat milidetik.
Dengan demikian, seluruh Node dalam satu proyek dapat melakukan pembacaan sensor secara bersamaan atau dalam rentang waktu yang sangat berdekatan.
Enhanced Sensor Support
Protokol wireless Ackcio telah direkayasa ulang sehingga mampu membawa lebih banyak data sensor dalam satu pesan.
Hal ini memungkinkan Ackcio Beam mendukung lebih banyak jenis sensor dengan jumlah data channel yang lebih banyak untuk ditransmisikan.

Pembaruan Snape
Snape merupakan software konfigurasi berbasis web yang berjalan pada Ackcio Gateway. Pada versi terbaru, Snape mendapatkan sejumlah peningkatan untuk mempermudah konfigurasi, monitoring, dan troubleshooting.
1. New and Improved Map Visualization
Fitur peta baru pada Snape dapat digunakan ketika Gateway terhubung maupun tidak terhubung ke Internet.
Peta menampilkan:
- kualitas koneksi antarperangkat,
- jarak antarperangkat,
- struktur jaringan yang sedang digunakan,
- perubahan topologi jaringan.
Jika topologi jaringan berubah akibat adanya penghalang atau penambahan maupun penghapusan Node, peta akan secara otomatis menampilkan topologi terbaru setelah jaringan terbentuk.
2. Quick Look at Recent Readings
Halaman Sensor Summary yang baru menampilkan 5 pembacaan sensor terbaru dalam bentuk grafik sederhana.
Fitur ini membantu pengguna memahami tren pembacaan sensor terbaru sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan secara cepat.
3. On-Site Troubleshooting dengan Diagnostics Report
Halaman Gateway Settings kini memiliki bagian Diagnostics yang memungkinkan pengguna membuat laporan mengenai kondisi Gateway.
Jika terjadi masalah, laporan diagnostik akan menunjukkan error yang dapat membantu pengguna melakukan troubleshooting secara mandiri atau memberikan informasi penting kepada tim Customer Success Ackcio untuk mempercepat proses penyelesaian masalah.
Peningkatan Lain pada Snape
Modern dan Clean Interface
Snape memiliki antarmuka pengguna yang lebih modern, bersih, dan responsif.
Sistem dapat digunakan melalui berbagai browser dan perangkat, termasuk smartphone dan tablet.
Quick APN Settings
Snape telah dilengkapi pengaturan APN (Access Point Name) untuk berbagai operator telekomunikasi di banyak negara.
Hal ini membantu mempercepat konfigurasi modem seluler Gateway agar dapat terhubung dengan jaringan operator yang digunakan.
Multi-Upload untuk Data Sensor
Pengguna kini dapat mengunggah data menggunakan beberapa metode secara bersamaan, termasuk API dan FTP, tanpa harus memilih salah satu metode saja.
Enhanced Sensor Support
Protokol wireless telah dikembangkan agar dapat membawa lebih banyak data sensor dalam satu pesan.
Peningkatan ini memungkinkan sistem mendukung berbagai jenis sensor dengan jumlah channel data yang lebih banyak.
Remote Connectivity melalui DDNS
Jika koneksi Internet memberikan public dynamic IP address kepada Gateway, pengguna dapat mengakses Gateway melalui URL yang mudah diingat.
Konfigurasi fitur ini dapat dilakukan melalui halaman Gateway Settings pada Snape.
Pembaruan Nimbus
Nimbus merupakan aplikasi konfigurasi Ackcio Beam untuk smartphone Android. Aplikasi ini juga mendapatkan beberapa peningkatan fitur.
1. Interference Scanning
Nimbus kini memiliki fitur Noise Test untuk memindai tingkat radio frequency (RF) noise pada spektrum yang akan digunakan.
Informasi ini dapat membantu proses troubleshooting terhadap masalah jangkauan sinyal.
Sebagai contoh, jika tingkat RF noise terlalu tinggi, jangkauan komunikasi yang dapat dicapai sistem dapat berkurang.
2. Quick Setup
Fitur Quick Setup pada Nimbus memungkinkan pengguna mengonfigurasi Node dengan satu kali tap.
Pengguna dapat melakukan konfigurasi Node melalui software Gateway Snape dari kantor, kemudian mentransfer pengaturan tersebut ke Node melalui Nimbus dengan menekan tombol Quick Setup.
Fitur ini membuat proses konfigurasi perangkat di lapangan menjadi lebih cepat dan sederhana.
Rekomendasi software: Ackcio Software

Sistem Ackcio Beam dilengkapi dengan dua perangkat lunak utama, yaitu Snape dan Nimbus, yang memiliki fungsi berbeda dalam konfigurasi perangkat dan pengelolaan data monitoring.
Snape
Snape merupakan perangkat lunak yang berjalan pada Ackcio Gateway dan digunakan untuk membantu melakukan konfigurasi sistem monitoring serta mengelola data sensor yang dikumpulkan oleh sistem monitoring.
Nimbus
Nimbus merupakan aplikasi yang dapat dijalankan pada sebagian besar perangkat Android. Aplikasi ini digunakan untuk melakukan konfigurasi Node secara langsung di lokasi pemasangan (on-site) selama proses deployment, hanya dengan beberapa langkah sederhana.
Kesimpulan
Pembaruan Ackcio Beam versi 5.X menghadirkan berbagai peningkatan pada Ackcio Mesh, Snape, dan Nimbus untuk meningkatkan keandalan, keamanan, fleksibilitas, serta kemudahan penggunaan sistem wireless monitoring.
Dengan fitur seperti automatic network setup, self-forming/self-healing network, long-range coverage, TSCH, AES-128 encryption, bi-directional communication, time synchronization, diagnostics, interference scanning, dan Quick Setup, Ackcio Beam semakin mampu mendukung kebutuhan monitoring geoteknik, struktural, pertambangan, terowongan, dan proyek infrastruktur yang membutuhkan komunikasi data wireless yang andal dan efisien.

