Tester Lightning Arrester Portabel Genggam Huazheng HZ-20AS

Handheld Portable Lighting Arrester Tester | Tester Lightning Arrester Portabel Genggam Huazheng HZ-20AS

Huazheng HZ-20AS Tester Lightning Arrester Portabel Genggam digunakan untuk memeriksa kinerja kelistrikan Lightning Arrester berbahan Seng Oksida (ZnO/MOA). Instrumen ini cocok digunakan untuk pemeriksaan on-site lightning arrester pada berbagai tingkat tegangan, serta untuk pengujian di pabrik dan pengujian penerimaan saat peralatan dalam kondisi tidak bertegangan.

Dengan mengukur berbagai parameter seperti arus total, arus resistif, dan parameter lainnya, instrumen ini dapat membantu mendeteksi kerusakan atau kondisi berbahaya pada lightning arrester, termasuk masalah isolasi internal dan penuaan elemen katup (valve) pada lightning arrester berbahan seng oksida.

I. Fungsi dan Fitur

1. Desain portabel dan ringkas
Memiliki desain mini dan genggam dengan ukuran kecil serta bobot ringan, sehingga instrumen mudah dibawa dan dioperasikan di lapangan.

2. Prosesor ARM berperforma tinggi
Menggunakan prosesor ARM berdaya rendah yang dilengkapi unit pemrosesan floating-point DSP. Kecepatan komputasi lebih tinggi, akurasi pengoperasian lebih baik, serta kapasitas pemrosesan data lebih besar untuk memastikan hasil pengujian yang akurat dan stabil.

3. Sirkuit sampling presisi tinggi
Dilengkapi sirkuit filter sampling presisi tinggi dan teknologi filter digital untuk menyaring sinyal gangguan dari lingkungan sekitar.

4. Analisis sinyal berpresisi tinggi
Menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) floating-point untuk melakukan analisis presisi tinggi terhadap sinyal gelombang fundamental, tegangan harmonik, dan arus.

5. Layar LCD warna beresolusi tinggi
Menggunakan layar LCD warna high-brightness berukuran 5,6 inci dengan resolusi 640 × 480 dot matrix. Tampilan jelas dengan antarmuka yang mudah digunakan. Untuk pengoperasian penting dan pengaturan parameter, sistem menampilkan petunjuk serta instruksi bantuan. Status bar di bagian atas layar menampilkan informasi kondisi kerja setiap periferal dan status pengujian.

6. Pengukuran tiga fasa secara simultan
Parameter kelistrikan lightning arrester seng oksida (ZnO/MOA) tiga fasa dapat diukur secara bersamaan. Gangguan antarfasa dapat dikompensasi secara otomatis. Instrumen juga mendukung pengukuran mode satu fasa dengan menggunakan tegangan sekunder PT fasa B sebagai tegangan referensi. Sudut kompensasi dihitung secara otomatis ketika fasa yang diukur berbeda dengan fasa tegangan referensi.

7. Mendukung metode pengujian kabel dan nirkabel
Tersedia metode pengujian berkabel maupun nirkabel. Mode nirkabel memberikan pengoperasian yang lebih sederhana dan fleksibel serta secara signifikan mengurangi beban kerja teknisi saat melakukan pengujian di lapangan.

8. Teknologi sensor khusus
Menggunakan sensor board khusus yang menggantikan teknologi pengukuran tegangan sekunder PT, sehingga proses pengukuran menjadi lebih aman dan cepat.

9. Voltage Collector dengan layar dan pemeriksaan urutan fasa
Voltage collector dilengkapi layar OLED LCD lokal berukuran 128 × 64 dot matrix serta fungsi pemeriksaan urutan fasa. Perangkat dapat menampilkan tegangan tiga fasa, gelombang fundamental tegangan, nilai RMS harmonik orde ke-3, ke-5, dan ke-7, frekuensi sistem, serta perbedaan fasa tegangan tiga fasa.

Fitur ini memungkinkan teknisi lapangan memverifikasi dengan cepat koneksi antara voltage collector dan terminal output tegangan sekunder PT, sekaligus memeriksa parameter tegangan tiga fasa.

10. Teknologi isolasi digital ganda
Voltage collector menggunakan teknologi isolasi digital ganda, sehingga memberikan tingkat keamanan dan keandalan yang lebih tinggi selama proses pengujian.

11. Catu daya AC dan DC
Mendukung catu daya dari baterai lithium internal maupun adaptor/charger 220V AC dengan sistem yang dapat menyesuaikan sumber daya secara otomatis.

12. Baterai lithium berkapasitas tinggi
Host dan voltage collector masing-masing dilengkapi baterai lithium isi ulang berkapasitas tinggi. Setelah terisi penuh, instrumen dapat beroperasi secara kontinu hingga 8 jam.

13. Manajemen baterai cerdas
Dilengkapi fitur manajemen baterai yang mencakup indikator daya tersisa, alarm daya rendah, pengingat saat tidak digunakan dalam waktu lama, serta penyesuaian lampu latar secara otomatis.

14. Real-Time Clock (RTC)
Jam real-time internal menampilkan tanggal dan waktu saat ini serta secara otomatis mencatat tanggal dan waktu pengujian.

15. Penyimpanan data internal dan U-Disk
Data pengujian dapat disimpan pada memori internal maupun U-Disk. Memori internal mampu menyimpan hingga 100 data pengujian yang dapat dipindahkan ke U-Disk.

U-Disk dapat menyimpan data pengujian dan gambar gelombang. Data pengujian disimpan dalam format TXT, sedangkan gambar gelombang disimpan dalam format BMP. File tersebut dapat diedit dan dicetak langsung menggunakan komputer.

16. Printer termal eksternal opsional
Printer termal eksternal tersedia sebagai aksesori opsional untuk mencetak data pengujian dan hasil pengujian yang tersimpan. Konten yang akan dicetak dapat dipilih sesuai kebutuhan untuk menghemat penggunaan kertas.

 

II. Indeks Teknis

1. Pengukuran Tegangan Referensi

1.1 Rentang input tegangan referensi: 25–250 V RMS, 50 Hz/60 Hz

1.2 Akurasi pengukuran tegangan referensi: ±(pembacaan × 5% + 0,2 V)

1.3 Akurasi pengukuran harmonik tegangan: ±(pembacaan × 10%)

1.4 Resistansi input kanal tegangan referensi: ≥1.500 kΩ

2. Pengukuran Arus

2.1 Rentang pengukuran arus total: 0–20 mA RMS, 50 Hz/60 Hz

2.2 Akurasi pengukuran arus: ±(pembacaan × 5% + 5 μA)

2.3 Akurasi pengukuran gelombang fundamental arus resistif: ±(pembacaan × 5% + 5 μA)

2.4 Akurasi pengukuran harmonik arus: ±(pembacaan × 10% + 10 μA)

2.5 Resistansi input kanal arus: ≤2 Ω

3. Pengukuran Intensitas Medan Listrik

3.1 Rentang input intensitas medan listrik: 30–300 kV/m

3.2 Akurasi pengukuran intensitas medan listrik: ±(pembacaan × 10%)

3.3 Akurasi pengukuran harmonik medan listrik: ±(pembacaan × 10%)

4. Kondisi Pengoperasian dan Dimensi

4.1 Catu daya: baterai lithium internal atau charger eksternal
Input charger: 100–240 VAC, 50 Hz/60 Hz
Output: DC 8,4 V, 2 A

4.2 Waktu pengisian: 4 jam

4.3 Masa pakai baterai:

  • Host: 8 jam
  • Voltage Collector: 8 jam

4.4 Dimensi host: 246 × 156 × 62 mm (panjang × lebar × tinggi)

4.5 Berat host: 1,0 kg (tidak termasuk kabel)

4.6 Dimensi Voltage Collector: 115 × 120 × 65 mm (panjang × lebar × tinggi)

4.7 Berat Voltage Collector: 0,6 kg (tidak termasuk kabel)

4.8 Suhu pengoperasian: -10°C hingga 50°C

4.9 Kelembapan relatif: <90%, tanpa kondensasi

III. Prinsip Pengukuran dan Kompensasi

6

1. Prinsip Pengukuran

Instrumen menggunakan metode proyeksi seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1 untuk menghitung arus resistif gelombang fundamental dan arus resistif pada setiap gelombang harmonik.

Keterangan Gambar 1:

  • U1 — Tegangan referensi gelombang fundamental
  • Ix1p — Nilai puncak arus total gelombang fundamental
  • Ir1p — Nilai puncak arus resistif gelombang fundamental
  • Ic1p — Nilai puncak arus kapasitif gelombang fundamental
  • Φ — Sudut phase advance arus total fundamental terhadap tegangan referensi fundamental

Rumus:

Ir1p = Ix1p × CosΦ

Ic1p = Ix1p × SinΦ

Arus total pada lightning arrester seng oksida (ZnO) mengandung harmonik tingkat tinggi yang berasal dari karakteristik nonlinier elemen seng oksida maupun harmonik yang terdapat pada tegangan bus.

Dibandingkan dengan Irp, nilai Ir1p lebih stabil dan lebih merepresentasikan kondisi aktual lightning arrester. Oleh karena itu, Ir1p direkomendasikan sebagai indikator arus resistif untuk mengevaluasi kondisi lightning arrester seng oksida.

Baik Φ maupun Ir1p dapat digunakan sebagai parameter pengukuran untuk mengevaluasi kinerja lightning arrester seng oksida.

2. Prinsip Gangguan Antarfasa dan Kompensasi Otomatis

7

Ketika lightning arrester seng oksida pada tiga fasa diuji dalam posisi sejajar pada lokasi yang sama, seperti ditunjukkan pada Gambar 2, keberadaan kapasitansi liar (stray capacitance) dapat menyebabkan pergeseran fasa arus pada fasa A dan C terhadap fasa B.

Sudut pergeseran yang umum terjadi adalah sekitar 2°–4°. Kondisi ini dapat menyebabkan sudut φ pada fasa A menjadi lebih kecil sehingga arus resistif meningkat. Sebaliknya, sudut φ pada fasa C menjadi lebih besar, sehingga arus resistif menurun atau bahkan dapat menjadi negatif. Fenomena ini disebut sebagai gangguan antarfasa (interphase interference).

Untuk mengatasi masalah tersebut, instrumen menggunakan algoritma kompensasi otomatis, yang diwujudkan melalui fungsi bawaan “Automatic Edge Repair”.

Dengan asumsi bahwa tanpa gangguan, perbedaan fasa antara Ia dan Ic adalah 120°, serta gangguan dari fasa B terhadap fasa A dan C memiliki nilai yang sama, instrumen terlebih dahulu mengukur Φca, yaitu sudut phase advance arus Ic terhadap Ia.

Sudut kompensasi kemudian dihitung sebagai berikut:

Kompensasi fasa A:

ΦA = 0,5 × (Φca − 120°)

Kompensasi fasa C:

ΦC = −0,5 × (Φca − 120°)

Metode ini pada dasarnya merata-ratakan nilai arus resistif pada fasa A dan C. Meskipun dapat mengurangi pengaruh gangguan antarfasa, metode ini juga memiliki kemungkinan yang cukup besar untuk menutupi masalah atau kondisi abnormal yang sebenarnya terdapat pada lightning arrester.

Oleh karena itu, untuk evaluasi kondisi lightning arrester yang lebih akurat, disarankan untuk terlebih dahulu menilai data asli tanpa kompensasi otomatis, yaitu dengan menetapkan sudut kompensasi = 0°, kemudian mengevaluasi tren perubahan data pengukuran dari waktu ke waktu.

 

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

 

Keranjang Belanja