Bench Hardness Tester Rockwell, Brinell, dan Vickers untuk Pengujian Kekerasan Material

Bench Hardness Tester adalah mesin uji kekerasan berukuran besar yang digunakan untuk mengukur tingkat kekerasan berbagai jenis material dengan tingkat akurasi tinggi. Alat ini mencakup Rockwell Hardness Tester, Brinell Hardness Tester, Vickers Hardness Tester, hingga Universal Hardness Tester.

Bench hardness tester umumnya digunakan di ruang metrologi (metrology room), lembaga penelitian, laboratorium universitas, serta departemen Quality Control (QC) di berbagai industri. Keunggulan utamanya adalah presisi tinggi, rentang pengukuran yang luas, serta kemampuan menghasilkan pengujian yang konsisten untuk berbagai jenis material.


Klasifikasi Bench Hardness Tester

Berdasarkan metode atau gaya pembebanan yang digunakan, bench hardness tester dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Rockwell Hardness Tester
  • Brinell Hardness Tester
  • Vickers Hardness Tester
  • Universal Hardness Tester

Masing-masing metode memiliki karakteristik dan aplikasi yang berbeda sesuai dengan jenis material dan kebutuhan pengujian.


Apa Itu Rockwell Hardness Tester?

Rockwell Hardness Tester adalah alat uji kekerasan yang menentukan nilai kekerasan material berdasarkan kedalaman permanen indentasi yang dihasilkan setelah pemberian beban tertentu. Metode ini merupakan salah satu teknik pengujian kekerasan yang paling banyak digunakan karena prosesnya cepat, mudah, dan tidak memerlukan pengukuran jejak tekan menggunakan mikroskop.

Prinsip Kerja Rockwell Hardness Tester

Metode Rockwell bekerja dengan langkah-langkah berikut:

  1. Indentor (diamond cone atau bola baja) ditekan ke permukaan benda uji menggunakan beban awal (minor load).
  2. Setelah itu diberikan beban utama (major load) sesuai skala Rockwell yang digunakan.
  3. Beban utama kemudian dilepas, sementara beban awal tetap dipertahankan.
  4. Kedalaman permanen indentasi yang terbentuk akan diukur secara otomatis dan dikonversi menjadi nilai kekerasan Rockwell.

Semakin kecil kedalaman indentasi, semakin tinggi nilai kekerasan material.


Klasifikasi Rockwell Hardness Tester

Rockwell Hardness Tester dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kategori berikut:

1. Berdasarkan Aplikasi

  • Rockwell Hardness Tester
  • Superficial Rockwell Hardness Tester
  • Full Rockwell Hardness Tester

2. Berdasarkan Sistem Pengoperasian

  • Manual Rockwell Hardness Tester
  • Motorized Rockwell Hardness Tester

3. Berdasarkan Jenis Tampilan

  • Analog Rockwell Hardness Tester
  • Digital Rockwell Hardness Tester

4. Berdasarkan Sistem Pembebanan

  • Dead Weight Type, menggunakan beban mekanis sebagai sumber gaya uji.
  • Load Cell Driven System Type, menggunakan sensor beban (load cell) yang dikendalikan secara elektronik untuk menghasilkan gaya uji dengan akurasi dan stabilitas yang lebih tinggi.
ModelRockwellSuperficial RockwellManualMotorizedAnalogDigitalDead WeightLoad-Cell Driven System
TH300
TH320
TH500
TIME6101
TIME6102
TIME6103
TIME6356

Rockwell Hardness Tester banyak digunakan untuk menguji kekerasan berbagai jenis material yang telah melalui proses perlakuan panas maupun material logam teknik. Metode ini sangat cocok untuk pengujian cepat di laboratorium maupun lini produksi karena memberikan hasil yang akurat dan mudah diperoleh.

Material yang dapat diuji meliputi:

  • Baja hasil quenching (pengerasan)
  • Baja hasil tempering (modulating)
  • Baja annealing (pelunakan)
  • Chilled cast iron (besi cor dingin)
  • Malleable cast iron (besi cor mampu tempa)
  • Baja paduan keras (hard alloy steel)
  • Paduan aluminium (aluminum alloy)
  • Tembaga dan paduannya (copper alloy)
  • Baja bantalan (bearing steel)
  • Berbagai komponen otomotif, mesin, dan manufaktur

Rockwell Hardness Tester menjadi pilihan utama dalam Quality Control (QC) karena mampu melakukan pengujian dengan cepat tanpa memerlukan pengukuran jejak indentasi menggunakan mikroskop.


2. Brinell Hardness Tester

Prinsip Kerja Brinell Hardness Tester

Brinell Hardness Tester bekerja dengan cara menekan indentor berbentuk bola (steel ball atau tungsten carbide ball) ke permukaan benda uji menggunakan beban yang besar, umumnya berkisar antara 500 hingga 3000 kgf. Setelah beban diberikan selama waktu tertentu, gaya dilepaskan dan diameter jejak tekan (indentasi) diukur untuk menentukan nilai Brinell Hardness (HB/HBW).

Karena menggunakan gaya uji yang tinggi, metode Brinell mampu mengurangi pengaruh ketidakteraturan pada permukaan maupun struktur bawah permukaan material. Hal ini membuat hasil pengukuran lebih representatif dan sangat akurat, terutama untuk material dengan struktur kasar atau tidak homogen.

Aplikasi Brinell Hardness Tester

Metode Brinell sangat sesuai untuk menguji material dengan permukaan kasar atau material yang memiliki struktur besar, seperti:

  • Material cor (Castings)
  • Material tempa (Forgings)
  • Baja karbon
  • Baja struktural
  • Besi cor
  • Logam non-ferrous
  • Paduan aluminium
  • Paduan tembaga
  • Paduan lunak (Soft Alloys)

Brinell Hardness Tester banyak digunakan pada industri pengecoran, manufaktur baja, otomotif, alat berat, perkapalan, dan metalurgi.

Perbandingan Brinell Hardness Tester TIME6201 dan TIME6202

TIME Group menyediakan dua model Brinell Hardness Tester, yaitu TIME6201 dan TIME6202, yang dirancang untuk memberikan hasil pengujian kekerasan dengan akurasi tinggi sesuai standar internasional.

ModelSpesifikasiFitur UtamaRingkasan
TIME6201Rentang Kekerasan: 8–650 HBGaya Uji:• 612,9 N / 62,5 kgf• 980 N / 100 kgf• 1226 N / 125 kgf• 1839 N / 187,5 kgf• 2452 N / 250 kgf• 4900 N / 500 kgf• 7355 N / 750 kgf• 9800 N / 1000 kgf• 14700 N / 1500 kgf• 29400 N / 3000 kgfKapasitas Benda Uji: 220 mm (tinggi) × 135 mm (lebar)Resolusi Mikrometer: 0,005 mmSistem Pembebanan: Servo MotorWaktu Penahanan Beban: 0–99 detikLensa Objektif: Manual / 20ו Indentor presisi tinggi• Sistem kontrol berbasis mikrokomputer• Teknologi Closed-Loop Control untuk menjaga stabilitas dan akurasi beban uji• Rentang pengujian luas• Pengoperasian mudahModel ekonomis dan praktis untuk pengujian Brinell. Nilai kekerasan dibaca secara manual menggunakan mikroskop dan tabel konversi. Sangat cocok untuk laboratorium, institusi pendidikan, dan kebutuhan pengujian dasar.
TIME6202Rentang Kekerasan: 8–650 HB (spesifikasi lengkap mengikuti model produk)• Indentor presisi tinggi• Dirancang untuk pengujian Brinell dengan akurasi tinggi• Cocok untuk kebutuhan Quality Control dan laboratoriumModel Brinell dengan fitur yang lebih lengkap untuk aplikasi industri yang membutuhkan efisiensi dan akurasi lebih tinggi dibanding model dasar. (Spesifikasi lengkap dapat disesuaikan dengan datasheet resmi TIME6202.)

Rekomendasi alat untuk pengujian Brinell standar: TIME®6201

TIME6201 Electronic Brinell Hardness Tester adalah mesin uji kekerasan Brinell elektronik yang menggabungkan struktur mekanis presisi dengan sistem kontrol load cell untuk menghasilkan pengujian yang akurat, stabil, dan mudah dioperasikan. Alat ini menggunakan pembebanan otomatis tanpa pemberat, dilengkapi sensor kompresi berakurasi 0,5‰, serta memungkinkan pengaturan gaya uji dan waktu penahanan (dwell time) melalui panel sentuh. Selain itu, TIME6201 dapat dipadukan dengan V1.0 Brinell Image Automatic Measuring System untuk pengukuran indentasi otomatis, sehingga menjadi solusi ekonomis yang ideal bagi laboratorium pengujian material, quality control (QC), dan industri manufaktur.

Kesimpulan

TIME6201 merupakan pilihan yang ekonomis dan andal untuk pengujian Brinell standar dengan pembacaan hasil menggunakan mikroskop. Sementara itu, TIME6202 menawarkan kemampuan yang lebih tinggi untuk kebutuhan industri dan laboratorium yang memerlukan efisiensi serta performa pengujian yang lebih canggih. Kedua model memberikan hasil pengujian yang akurat dan konsisten untuk mendukung pengendalian kualitas material.

No Telp / WhatsApp : 0812 1248 2471
Email : rusditeknikindo@gmail.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja