Standar yang Didukung
- EN 196-1 – Standar metode pengujian semen, termasuk pembuatan dan pemadatan benda uji mortar.
- EN ISO 679 – Standar pembuatan benda uji serta pengujian kuat lentur dan kuat tekan mortar semen.
- ASTM C109/C109M – Standar pengujian kuat tekan mortar semen hidrolik.
- ASTM C348 – Standar pengujian kuat lentur mortar semen hidrolik.
- BS 4550 – Standar metode pengujian sifat fisik dan mekanis semen.
Fitur Utama
- Terdiri dari unit getar, rangka utama, dan sistem kontrol penghitung inframerah untuk memastikan proses pemadatan berlangsung otomatis dan akurat.
- Penghitung inframerah otomatis yang menghentikan alat setelah 60 kali getaran, sehingga memudahkan pengoperasian dan meningkatkan konsistensi hasil pengujian.
- Sistem pemadatan presisi tinggi dengan frekuensi getaran yang sesuai standar laboratorium.
- Jarak pusat meja getar ke pusat poros lengan sebesar 800 mm, dirancang untuk menghasilkan distribusi getaran yang stabil dan merata.
- Konstruksi kokoh dan tahan lama, ideal untuk penggunaan di laboratorium pengujian material, pabrik semen, perusahaan konstruksi, dan institusi penelitian.
Spesifikasi Teknis
| Spesifikasi | Nilai |
|---|---|
| Jarak Jatuh (Drop Distance) | 15 ± 0,3 mm |
| Frekuensi Getaran | 60 getaran dalam 60 ± 2 detik |
| Berat Bagian Bergetar | 20 ± 0,5 kg |
| Daya Motor | 70 W |
| Catu Daya | AC 220 V (±10%), 50 Hz |
| Dimensi | 1010 × 300 × 460 mm |
| Berat | 65 kg |




