Chair Arm Leg Durability Testing Equipment
Chair Arm Leg Durability Testing Equipment adalah alat pengujian yang dirancang untuk mengevaluasi kekuatan dan ketahanan komponen sandaran tangan (armrest), kaki kursi (chair leg), serta bagian struktural pendukung lainnya pada berbagai jenis kursi. Alat ini melakukan simulasi penggunaan nyata dengan memberikan beban statis maupun dinamis secara berulang pada armrest dan kaki kursi untuk mengukur kemampuan komponen dalam menahan tekanan, gaya tarik, benturan, serta kelelahan material selama periode penggunaan jangka panjang. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keausan, deformasi, kerusakan sambungan, maupun kegagalan struktur yang dapat memengaruhi keamanan dan kenyamanan pengguna. Dilengkapi dengan sistem kontrol otomatis, aktuator presisi tinggi, sensor gaya akurat, pengaturan beban dan jumlah siklus yang fleksibel, Chair Arm Leg Durability Testing Equipment mampu menghasilkan data pengujian yang konsisten dan dapat diandalkan. Peralatan ini banyak digunakan oleh produsen furnitur, laboratorium pengujian, dan lembaga sertifikasi untuk memastikan kualitas serta daya tahan kursi sesuai standar internasional seperti ANSI/BIFMA X5.1, EN 1728, dan standar furnitur lainnya, sehingga membantu menjamin keamanan, keandalan, dan umur pakai produk sebelum dipasarkan.

Standar Pengujian
- ANSI/BIFMA X5.1-2011 – General-Purpose Office Chairs – Tests, merupakan standar untuk mengevaluasi kekuatan, daya tahan, dan keamanan kursi kantor melalui pengujian mekanis yang mensimulasikan kondisi penggunaan sebenarnya
- Clause 18 – Leg Strength Test
Pengujian kekuatan kaki kursi (chair leg strength test) dengan memberikan beban pada bagian kaki atau struktur penopang kursi untuk memastikan kaki kursi mampu menahan gaya yang diberikan tanpa mengalami kerusakan, deformasi permanen, atau kegagalan struktur. - Clause 21 – Arm Durability Test – Cyclic
Pengujian ketahanan sandaran tangan (armrest durability test) secara siklik/berulang untuk mengevaluasi kemampuan sandaran tangan menahan penggunaan berulang dalam jangka panjang. Pengujian ini mensimulasikan aktivitas pengguna seperti memberikan tekanan berulang pada armrest saat duduk maupun berdiri.





