EC-1550 Digital Conductivity & Temperature Sensor
EC-1550 Digital Conductivity & Temperature Sensor adalah sensor konduktivitas listrik (Electrical Conductivity/EC) dan suhu digital yang dirancang khusus untuk aplikasi pemantauan kualitas air dengan konsumsi daya rendah. Sensor ini sangat ideal digunakan pada lokasi terpencil atau area yang sulit dijangkau, di mana akses untuk inspeksi dan perawatan rutin sangat terbatas.
Berbeda dengan sensor konduktivitas konvensional yang menggunakan elektroda, EC-1550 mengadopsi teknologi toroid encapsulated (electrode-less) yang meminimalkan kebutuhan perawatan serta menghilangkan masalah korosi pada elektroda. Desain tabung berbahan Delrin yang tahan terhadap lingkungan air, dipadukan dengan sensor suhu yang tertanam di dalam unit, memberikan performa yang stabil dan umur pakai yang panjang tanpa memerlukan kalibrasi ulang secara berkala.
Sensor telah dikalibrasi di pabrik dengan pilihan rentang pengukuran penuh (full-scale) mulai dari 500 hingga 75.000 µS/cm, sehingga siap digunakan setelah instalasi. Sensor suhu internal juga dapat dikonfigurasi di pabrik untuk memberikan kompensasi temperatur otomatis pada hasil pengukuran konduktivitas, sehingga data yang diperoleh menjadi lebih akurat.
Spesifikasi EC-1550 Digital Conductivity & Temperature Sensor
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Model | EC-1550 |
| Jenis Sensor | Digital Conductivity (EC) & Temperature Sensor |
| Teknologi Sensor | Magnetic Inductive Coupling (Toroid / Electrode-less) |
| Media Pengukuran | Air tawar, air limbah, air proses, dan aplikasi kualitas air lainnya |
Spesifikasi Pengukuran Konduktivitas (Electrical Conductivity)
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Rentang Pengukuran (Factory Range) | 500, 1.000, 2.000, 5.000, 10.000, 20.000, 50.000, atau 70.000 µS/cm (rentang lain tersedia berdasarkan permintaan) |
| Akurasi Linieritas EC | < ±2% dari skala penuh (Full Scale), pada suhu 0–30°C |
| Waktu Respons | ±2 detik hingga pembacaan akurat |
| Metode Pengukuran | Magnetic Inductive Coupling (Toroidal Sensor) |
Spesifikasi Pengukuran Suhu
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Rentang Pengukuran | 0 hingga 50°C |
| Akurasi | ±0,2°C (pada rentang 0–30°C) |
| Rentang Kompensasi Suhu | 0 hingga 30°C |
| Rentang Penyimpanan | -10 hingga 60°C (lingkungan kering) |
| Suhu Operasional | 0 hingga 50°C |
Output Sinyal
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Output Analog | 4–20 mA (Konduktivitas & Suhu) |
| Output Digital | SDI-12 (Konduktivitas & Suhu) |
| Persamaan Output EC | EC = (Cm / 16) × (R – 4) Cm = Rentang maksimum sensor (µS/cm) R = Arus keluaran (mA) |
| Contoh Perhitungan EC | Untuk sensor 20.000 µS/cm: EC = 1250 × (R – 4) µS/cm |
| Persamaan Output Suhu | Temperature = 3,125 × (R – 4) °C (rentang 0–50°C) |
Catu Daya
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Tegangan Operasi | 9–30 VDC |
| Konsumsi Daya (Mode 4–20 mA) | < 50 mA |
| Konsumsi Daya (Mode SDI-12) | < 50 mA saat pengukuran, 2 mA saat mode siaga (Standby) |
Perlindungan
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Proteksi Surge | Secondary Surge Protection, mampu menyerap energi hingga 0,6 Joule |
Dimensi
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Panjang Sensor | 262 mm |
| Diameter Sensor | 56 mm |










