Mencegah Stres Kekeringan pada Pohon
Ketersediaan air merupakan salah satu faktor terpenting yang memengaruhi kesehatan, pertumbuhan, dan stabilitas pohon. PiCUS Tension dirancang untuk memantau kondisi kelembapan tanah secara berkelanjutan sehingga membantu mencegah stres akibat kekeringan (drought stress) pada pohon.
Selain mendukung sensor tegangan air tanah (Soil Water Tension Sensor), sistem ini juga dapat dihubungkan dengan sensor kelembapan tanah (Soil Moisture Sensor) untuk mengukur beberapa parameter sekaligus, antara lain:
- Kelembapan tanah (Soil Moisture)
- Konduktivitas tanah (Soil Conductivity)
- Suhu tanah (Soil Temperature)
Dengan menggabungkan data dari kedua jenis sensor tersebut, PiCUS Tension mampu menghasilkan rekomendasi penyiraman (watering recommendations) yang lebih akurat sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien. Sistem ini membantu mengurangi risiko kelebihan penyiraman (overwatering) maupun kekurangan penyiraman (underwatering).
Untuk menghasilkan rekomendasi yang optimal, sistem juga mempertimbangkan beberapa parameter tambahan, seperti:
- Luas area sekitar pangkal pohon (Tree Disc)
- Kapasitas tanah dalam menyimpan air (Available Water Holding Capacity)
- Kedalaman sistem perakaran (Root Penetration Depth)
Instalasi dan Pengoperasian
Sensor PiCUS Tension dapat dipasang sejak proses penanaman pohon muda maupun dipasang kemudian pada pohon dewasa yang memiliki nilai konservasi tinggi atau memerlukan pemantauan khusus.
Sensor dapat ditempatkan secara fleksibel pada berbagai posisi dan kedalaman di sekitar sistem perakaran untuk memperoleh data kelembapan tanah yang lebih representatif.
Unit elektronik utama dapat dipasang:
- Di atas permukaan tanah, misalnya pada tiang penyangga pohon muda.
- Di bawah permukaan tanah untuk instalasi yang lebih tersembunyi.
Untuk memudahkan pemasangan, tersedia earth auger dan IML Installation Aid yang membantu menempatkan sensor tegangan air tanah secara presisi.
Parameter yang Diukur
Tegangan Air Tanah (Soil Water Tension)
Tegangan air tanah menunjukkan besarnya gaya yang menahan air di dalam pori-pori tanah. Nilai ini menggambarkan seberapa besar usaha yang harus dilakukan akar tanaman untuk menyerap air.
- Nilai tegangan rendah menunjukkan air mudah diserap oleh akar.
- Nilai tegangan tinggi menunjukkan air semakin sulit tersedia bagi tanaman sehingga meningkatkan risiko stres kekeringan.
Selain itu, unit sensor juga mengukur suhu tanah, yang kemudian ditampilkan dalam bentuk grafik untuk memudahkan analisis kondisi lingkungan di sekitar akar.
Sensor Kelembapan Tanah (Opsional)
Sensor kelembapan tanah dengan panjang kabel hingga 10 meter mampu mengukur:
- Kelembapan tanah
- Konduktivitas tanah
- Suhu tanah
Dengan memasukkan parameter karakteristik tanah, sistem dapat menghitung kapasitas air yang masih dapat diserap oleh tanah atau media tanam, sehingga penyiraman dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan tanaman.
Pilihan Perangkat Keras
PiCUS Tension tersedia dalam dua pilihan sistem komunikasi.
PiCUS Tension LTE MIX (7 Input)
Fitur
- Sudah termasuk koneksi IML Cloud dan jaringan data LTE.
- Instalasi sangat mudah karena unit telah dikonfigurasi dan dirakit sebelumnya.
- SIM Card 500 MB sudah termasuk dalam paket.
- Dapat digunakan di berbagai negara tanpa biaya langganan tambahan.
- Kapasitas data mencukupi untuk penggunaan jangka sangat panjang.
- Mendukung hingga 7 sensor.
- Mendukung kombinasi:
- Sensor tegangan air tanah (pF)
- Sensor kelembapan tanah (%RH)
- Sensor suhu
- Jenis sensor lain sesuai permintaan
- Panjang kabel sensor dapat disesuaikan.
- Mendukung aplikasi Android dan iOS.
PiCUS Tension LoRaWAN MIX (7 Input)
Fitur
- Instalasi cepat dengan unit yang telah dikonfigurasi.
- Mendukung hingga 7 sensor.
- Mendukung kombinasi sensor tegangan air tanah dan sensor kelembapan tanah.
- Frekuensi operasi 863.870 MHz (Eropa).
- Panjang kabel sensor dapat disesuaikan.
Aksesori Opsional
Untuk mempermudah instalasi dan perlindungan sistem, tersedia berbagai aksesori, antara lain:
Installation Aid 120 cm
Alat bantu pemasangan sensor agar posisi sensor di dalam tanah lebih presisi.
Cable Protection 50 cm
Selang pelindung logam untuk melindungi kabel sensor dari kerusakan, misalnya akibat kegiatan pemotongan rumput atau aktivitas di sekitar pohon.
Pointed Probing Rod 30 cm
Batang probe yang digunakan bersama Installation Aid untuk mempermudah pemasangan sensor.
Earth Auger 30 × 1000 mm
Bor tanah untuk membuat lubang instalasi sensor secara cepat dan presisi.
Installation Shaft with Screw Cap
Rumah pelindung sensor yang dilengkapi tutup ulir untuk memudahkan inspeksi dan perawatan.
IML GIS
Seluruh data pengukuran dapat dikelola melalui IML GIS, yang menyediakan berbagai fitur analisis dan integrasi data.
Fitur utama meliputi:
- Menyaring (filter) data berdasarkan parameter tertentu.
- Mengekspor data ke berbagai format file.
- Mengintegrasikan data dengan perangkat lunak lain.
- Meneruskan data secara otomatis dari IML Cloud ke database milik pengguna.
- Terintegrasi dengan sistem inventaris pohon atau basis data aset (cadastre database).
IML GIS Reporting
yediakan fitur pelaporan otomatis.
Data hasil pengukuran dapat difilter, misalnya berdasarkan nilai pF (Soil Water Tension), kemudian diekspor ke dalam format Microsoft Excel.
Laporan ini memudahkan pengguna untuk:
- Mengidentifikasi pohon yang memerlukan penyiraman.
- Menentukan prioritas irigasi.
- Mengoptimalkan penggunaan air.
- Mendukung program pemeliharaan pohon berbasis data.
Dengan kemampuan tersebut, PiCUS Tension menjadi solusi modern untuk monitoring kelembapan tanah, manajemen irigasi, dan pemeliharaan kesehatan pohon. Sistem ini sangat cocok digunakan pada taman kota, kawasan hijau, arboretum, kebun raya, area konservasi, hingga proyek lanskap yang memerlukan pemantauan kondisi tanah secara akurat dan berkelanjutan.


IML Cloud Devices App
IML Cloud Devices App merupakan aplikasi yang digunakan untuk melakukan konfigurasi awal, pengelolaan perangkat, serta dokumentasi seluruh parameter yang berkaitan dengan sistem PiCUS Tension.
Melalui aplikasi ini, pengguna dapat melakukan:
- 🌳 Input data pohon (Tree Parameters)
- 🌱 Input karakteristik tanah (Soil Parameters)
- 📍 Menentukan jumlah sensor dan kedalaman pemasangan sensor
- 🗺️ Menentukan lokasi instalasi yang akan ditampilkan pada IML GIS
- 📊 Melihat kondisi sistem dan hasil pengukuran secara real-time
- 💧 Mencatat aktivitas penyiraman atau penambahan air (Water Input Documentation)
- ⚙️ Konfigurasi perangkat secara mudah melalui smartphone Android maupun iOS
Aplikasi ini mempermudah proses instalasi sekaligus mendukung pengelolaan data monitoring pohon secara digital.
IML Cloud
Pada PiCUS Tension LTE, seluruh sensor melakukan pengukuran setiap 1 jam sekali.
Data hasil pengukuran kemudian disimpan pada memori perangkat dan secara otomatis dikirim ke IML Cloud setiap 12 jam melalui jaringan LTE.
Interval pengiriman data ini dirancang agar konsumsi daya tetap rendah sehingga sistem dapat beroperasi hingga 3 tahun tanpa perlu mengganti baterai.
Seluruh data disimpan secara aman pada server IML di Rostock, Jerman, kemudian diproses dan divisualisasikan melalui:
- IML GIS
- IML Cloud Devices App
Pengguna dapat mengakses histori pengukuran, kondisi sensor, maupun perkembangan kelembapan tanah secara praktis melalui aplikasi maupun web.
Opsi LoRaWAN
Selain versi LTE, PiCUS Tension juga tersedia dalam varian LoRaWAN.
Pada jaringan LoRaWAN milik pengguna, misalnya dalam proyek Smart City, data dikirim langsung ke infrastruktur data milik pengguna.
Dalam konfigurasi ini, pengguna bertanggung jawab untuk:
- Mengolah data
- Menampilkan visualisasi
- Mengembangkan dashboard sesuai kebutuhan
Sebagai alternatif, pengguna dapat mengirimkan raw data ke IML Cloud, sehingga seluruh data dapat diproses dan divisualisasikan melalui IML GIS.
Konfigurasi ini bersifat custom dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.
Integrasi dengan The Things Network (TTN)
PiCUS Tension juga mendukung integrasi dengan jaringan publik The Things Network (TTN).
Melalui TTN, data dapat diteruskan ke IML Cloud sehingga pengguna tetap dapat menikmati seluruh fitur visualisasi dan analisis di IML GIS tanpa harus membangun sistem perangkat lunak sendiri.
Keuntungan menggunakan TTN antara lain:
- Tidak perlu mengembangkan software visualisasi sendiri.
- Tidak perlu membeli platform monitoring tambahan.
- Data tetap dapat dianalisis menggunakan IML GIS.
- Implementasi menjadi lebih cepat dan ekonomis.
Catatan: Penggunaan opsi ini memerlukan ketersediaan jaringan TTN di lokasi pemasangan.
Shared Comparative Database (Opsional)
Sebagai fitur tambahan, IML Cloud menyediakan Shared Comparative Database, yaitu basis data pembanding yang dapat digunakan sebagai referensi dalam evaluasi kondisi pohon.
Apabila pengguna mengaktifkan fitur ini, data hasil pengukuran akan dibandingkan dengan data dari pohon atau lokasi lain yang memiliki karakteristik serupa.
Dengan demikian, pemilik pohon dapat memperoleh gambaran mengenai:
- Kondisi kelembapan tanah pada lokasi sejenis.
- Kebutuhan penyiraman berdasarkan data pembanding.
- Referensi untuk perencanaan pemeliharaan pohon.
Privasi Data Tetap Terjaga
Sistem hanya menampilkan informasi mengenai:
- Jenis pohon
- Karakteristik instalasi
Tanpa menampilkan:
- Identitas pengguna
- Lokasi spesifik
- Informasi pribadi
Keikutsertaan dalam database pembanding ini bersifat sukarela (opsional).
Keberlanjutan (Sustainability)
PiCUS Tension dirancang sebagai sistem pemantauan jangka panjang dengan masa operasional hingga 3 tahun dalam penggunaan normal.
Unit Transmitter
Unit pemancar dapat digunakan kembali hanya dengan mengganti baterai setelah masa pakainya habis.
Hal ini membantu mengurangi limbah elektronik sekaligus menekan biaya operasional.
Sensor Soil Water Tension
Sensor Watermark Soil Water Tension tetap berada di dalam tanah selama masa penggunaan.
Apabila sensor perlu diganti, proses penggantian dan penyambungan kembali ke unit transmitter sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman agar akurasi pengukuran tetap terjaga.
Keunggulan Sistem Cloud PiCUS Tension
- 📱 Konfigurasi mudah melalui aplikasi Android & iOS.
- ☁️ Monitoring kelembapan tanah berbasis cloud.
- 📊 Visualisasi data melalui IML GIS.
- 📍 Menampilkan lokasi setiap pohon yang dipantau.
- 💧 Dokumentasi aktivitas penyiraman.
- 🌐 Mendukung komunikasi LTE maupun LoRaWAN.
- 📈 Data historis tersimpan secara otomatis.
- 🔄 Dapat diintegrasikan dengan database pengguna.
- 🌳 Mendukung pengelolaan pohon berbasis data (Data-Driven Tree Management).
- 🔋 Operasional hingga 3 tahun dengan konsumsi daya rendah.
Paket Standar (Standard Scope of Delivery)
Setiap pembelian PiCUS Tension sudah mencakup komponen berikut:
- Central Electronics Unit
Unit elektronik utama yang berfungsi sebagai pusat pengumpulan, pemrosesan, dan pengiriman data dari seluruh sensor yang terhubung. - 1 × Sensor
Satu buah sensor sesuai konfigurasi sistem (misalnya Soil Water Tension Sensor atau Soil Moisture Sensor) untuk melakukan pengukuran kondisi tanah. - Dukungan IML Cloud Selama 3 Tahun
Akses layanan IML Cloud selama 3 tahun, termasuk penyimpanan data, sinkronisasi, dan pengelolaan data hasil pengukuran. - PiCUS Environmental Cloud
Platform cloud untuk mengumpulkan, menyimpan, dan mengelola seluruh data monitoring secara aman, serta memungkinkan akses data dari berbagai perangkat. - PEC.Service App
Aplikasi untuk konfigurasi perangkat, pengaturan sistem, dokumentasi parameter pohon dan tanah, pemantauan kondisi sensor, serta pencatatan aktivitas penyiraman. - Web-GIS
Platform berbasis web yang digunakan untuk menampilkan lokasi instalasi sensor, memvisualisasikan data pengukuran, menganalisis tren kelembapan tanah, serta menghasilkan laporan monitoring secara online.
Prinsip Kerja PiCUS Tension
Prinsip pengukuran utama pada PiCUS Tension adalah tegangan air tanah (Soil Water Tension) yang dinyatakan dalam bentuk nilai pF (pF Value).
Tegangan air tanah menunjukkan besarnya gaya yang menahan air di dalam pori-pori tanah. Nilai ini menggambarkan seberapa besar usaha yang harus dilakukan akar tanaman untuk menyerap air dari dalam tanah.
Semakin rendah nilai tegangan air tanah, maka air akan semakin mudah tersedia bagi tanaman. Sebaliknya, jika tegangan air tanah tinggi, akar tanaman harus bekerja lebih keras untuk memperoleh air sehingga risiko kekurangan air atau stres kekeringan (drought stress) akan meningkat.
Solusi Cerdas untuk Mencegah Stres Kekeringan pada Pohon
PiCUS Tension AW merupakan sistem irigasi otomatis (Automatic Watering System) yang dikembangkan berdasarkan prinsip pengukuran PiCUS Tension. Sistem ini mampu mengontrol proses penyiraman secara otomatis berdasarkan kondisi kelembapan tanah yang sebenarnya, sehingga pohon memperoleh air sesuai kebutuhannya.
Dengan memanfaatkan data dari sensor Soil Water Tension dan Soil Moisture, PiCUS Tension AW dapat menentukan kapan penyiraman harus dilakukan dan berapa banyak air yang diperlukan untuk menjaga kondisi tanah tetap optimal.
Cara Kerja PiCUS Tension AW
Teknologi PiCUS Tension mengukur dua parameter utama, yaitu:
- Kadar air tanah (Soil Water Content)
- Tegangan air tanah (Soil Water Tension)
Kedua parameter tersebut menunjukkan tingkat ketersediaan air bagi akar tanaman.
Berdasarkan data tersebut, sistem dapat:
- Mengidentifikasi lokasi pohon yang mulai mengalami kekurangan air.
- Menentukan tingkat risiko stres akibat kekeringan (Drought Stress).
- Menghitung kebutuhan penyiraman secara lebih akurat.
Selanjutnya, PiCUS Tension AW akan secara otomatis mengaktifkan sistem irigasi sebelum tanaman mengalami kerusakan akibat kekurangan air.
Dirancang untuk Sistem Penampungan Air Hujan
PiCUS Tension AW dirancang khusus untuk bekerja bersama cistern atau tangki penampungan air hujan.
Air hujan yang telah ditampung dapat digunakan kembali sebagai sumber irigasi selama musim kemarau atau ketika curah hujan rendah.
Pendekatan ini membantu:
- Menghemat penggunaan air bersih.
- Memanfaatkan air hujan secara maksimal.
- Mendukung sistem irigasi yang lebih ramah lingkungan.
- Mengurangi biaya operasional penyiraman.
Sistem Kontrol yang Fleksibel
PiCUS Tension AW memiliki output kontrol universal sehingga dapat digunakan pada berbagai jenis sistem irigasi.
Sistem mampu mengendalikan:
- Katup bola bermotor (Motorized Ball Valve) berukuran kecil secara langsung.
- Pompa air berkapasitas besar melalui bistable relay untuk sistem yang menggunakan listrik PLN.
Dengan fleksibilitas tersebut, PiCUS Tension AW dapat diterapkan pada berbagai konfigurasi irigasi, antara lain:
Irigasi Gravitasi (Gravity Irrigation)
Menggunakan aliran air alami tanpa pompa sehingga lebih hemat energi.
Irigasi Aktif (Active Irrigation)
Menggunakan pompa berkapasitas besar untuk distribusi air yang lebih luas dan cepat.
Pilihan Sumber Daya
PiCUS Tension AW dapat dioperasikan menggunakan dua pilihan sumber daya:
Operasi Menggunakan Listrik PLN
Menggunakan adaptor Switch Mode Power Supply (SMPS) eksternal.
Operasi Menggunakan Baterai
Sistem juga dapat bekerja secara mandiri menggunakan baterai.
Lama waktu operasi bergantung pada:
- Frekuensi penyiraman.
- Jenis aktuator yang dikendalikan.
- Beban sistem irigasi.
Terintegrasi dengan PiCUS Cloud
PiCUS Tension AW dapat diintegrasikan dengan seluruh ekosistem PiCUS melalui:
- IML Cloud
- IML GIS
- IML Cloud Devices App
Seluruh data dari berbagai perangkat PiCUS milik pengguna akan dikumpulkan dalam satu platform sehingga monitoring menjadi lebih mudah dan terpusat.
Melalui sistem ini pengguna dapat:
- Memantau kondisi kelembapan tanah.
- Melihat histori penyiraman.
- Mengontrol sistem irigasi.
- Mengelola beberapa lokasi pohon secara bersamaan.
Koneksi LTE
Saat ini PiCUS Tension AW tersedia dalam versi LTE, sehingga mampu mengirimkan data secara otomatis ke IML Cloud tanpa memerlukan jaringan Wi-Fi di lokasi pemasangan.
IML Cloud Devices
Aplikasi Monitoring PiCUS Tension Berbasis Cloud
IML Cloud Devices merupakan aplikasi yang dirancang khusus untuk mendukung operasional PiCUS Tension Cloud System di lapangan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna memantau kondisi kelembapan tanah dan kesehatan pohon secara praktis melalui smartphone, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.
Melalui antarmuka yang intuitif, pengguna dapat mengakses data pengukuran terbaru (real-time) dari seluruh sensor yang terpasang pada sistem PiCUS Tension. Informasi tersebut membantu menentukan kebutuhan penyiraman berdasarkan kondisi aktual di sekitar zona perakaran pohon.
Kesimpulan
PiCUS Tension merupakan sistem pemantauan kelembapan tanah (soil monitoring system) berbasis cloud yang dirancang untuk membantu menjaga kesehatan pohon melalui pengukuran tegangan air tanah (Soil Water Tension) dan ketersediaan air di zona perakaran. Berbeda dengan sensor kelembapan tanah konvensional yang hanya mengukur jumlah air di dalam tanah, PiCUS Tension mampu menentukan seberapa mudah air tersebut dapat diserap oleh akar tanaman, sehingga memberikan informasi yang lebih akurat mengenai kebutuhan air pohon.
Sistem ini mendukung pemasangan hingga 7 sensor yang dapat ditempatkan pada berbagai posisi dan kedalaman di sekitar sistem perakaran. Selain mengukur tegangan air tanah (nilai pF), PiCUS Tension juga dapat dikombinasikan dengan sensor kelembapan tanah, sensor suhu tanah, dan sensor konduktivitas tanah, sehingga menghasilkan analisis kondisi tanah yang lebih komprehensif.














